Sejak 30 Maret, Total Korban Tembak Mati Israel Capai 180 Jiwa

KIBLAT.NET, Jalur Gaza- Sejak aksi The Great March of Return dicetuskan warga Palestina pada 30 Maret lalu, tentara Israel telah menewaskan 180 jiwa. Warga Palestina terus menuntut hak atas tanah keluarga mereka yang direbut paksa oleh Israel 70 tahun lalu.

Aksi protes The Great March of Return memuncak pada 15 Mei, bertepatan dengan Hari Nakba (bencana). Di hari itu, gambar kunci menjadi simbol bagi penduduk Palestina, menandakan pengusiran paksa 750.000 warga oleh Israel pada tahun 1948.

Mengutip dari Al Jazeera, Kementerian Kesehatan Palestina mengungkap jumlah korban jiwa selama aksi The Great March of Return mencapai 180 jiwa. Sedangkan korban luka mencapai 18.000 orang.

Laporan terakhir menyebutkan bahwa pada Rabu (03/10/2018), Israel kembali menewaskan seorang remaja Palestina dan melukai 24 orang lainnya. Korban tewas bernama Ahmed Abu Habel (15 tahun). Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, Ashraf Al-Qidra, nyawa Ahmed tak terselamatkan akibat luka parah di bagian kepala akibat tembakan tentara Israel.

Mengenai banyaknya korban yang jatuh, Israel masih bungkam. Namun pihak militer Israel mengklaim bahwa seluruh tindakan tentaranya di lapangan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafei Irman

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat