... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Ratna Sarumpaet, Operasi Plastik atau Operasi Intelijen?

Dalam laporan itu pula, polisi menyebut bahwa kasus itu bisa dikenai dua pasal. Yang pertama ialah pasal tentang menyiarkan berita bohong dan menimbulkan keonaran di hadapan publik. Yaitu pasal 1 dan 2 UU KUHP No 1 Tahun 1946. Sementara yang kedua ialah pasal penebaran ujaran kebencian atau permusuhan individu berdasarkan SARA di media elektronik dengan pasal 28 UU ITE.

Kita belum bisa menerka siapa yang dikenakan pasal ini sampai Kadiv Humas Setyo Wasisto kemudian memberikan penjelasan. Menurutnya, Ratna tak mungkin dikenai Pasal UU ITE, karena Ratna tidak pernah menyiarkan kebohongannya itu lewat media sosial. Penjelasan polisi ini diutarakan setelah pengakuan Ratna pada Rabu sore, 3 Oktober 2018. Ratna mengaku bahwa ia telah berbohong. Ia mengiyakan hasil penyelidikan polisi bahwa tanggal 21-24 September 2018 dirinya tengah dirawat di RS Bina Estetika di Jakarta.

Pertanyaannya, jika ada dua analisis yuridis yang telah disiapkan polisi, sementara satu pasalnya tak bisa diterapkan kepada Ratna Sarumpaet, lalu pasal itu akan diterapkan pada siapa?

Babak selanjutnya pun dimulai. Muncullah aktor berikutnya, yakni Farhat Abbas. Pengacara kontroversial yang pernah dilantik sebagai jubir Jokowi-Maruf Amin ini melaporkan 17 nama. Mereka adalah Prabowo Subianto, Ratna Sarumpaet, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli, Nanik Deyang, Ferdinand Hutahaean, Arief Puyono, Natalius Pigai, Fahira Idris, Habiburokhman, Hanum Rais, Said Didu, Eggy Sudjana, Captain Firdaus, Dahnil Azar Simanjuntak, dan Sandiaga Uno.

Farhat Abbas laporkan Prabowo Subianto ke Bareskrim Mabes Polri. Foto: CNN Indonesia

Bak seorang petani ketiban untung, Farhat panen raya. Dengan sigap, setelah Ratna membuat pengakuan, mantan suami Nia Daniati ini segera membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri. Jika laporan itu diproses oleh Mabes Polri, maka situasinya barangkali akan serupa dengan nasib yang dialami oleh Ahok. Ahok terjegal dengan kasus hukum saat tengah mencalonkan diri kembali sebagai Gubernur DKI Jakarta. Tapi, beranikah polisi mengambil resiko untuk memproses kasus itu? Bagaimana dengan peran yang dimainkan oleh Ratna Sarumpaet.

BACA JUGA  Syarh Safinatun Naja 01: Mengenal Tanda-Tanda Baligh

Jika benar ada skenario yang dimainkan oleh pihak tertentu kepada kubu Prabowo dkk dalam bentuk kriminalisasi oposisi, maka hitungan resikonya tentu sangat besar. Apabila polisi memproses laporan tersebut dan mempidanakan Capres dan sejumlah tokoh oposisi maka kemungkinan terjadinya chaos sangatlah tinggi. Namun barangkali, bukan itu tujuan utamanya. Anda tentu ingat ucapan Rocky Gerung bahwa produsen hoax terbesar adalah penguasa. Jadi, menciptakan kesan bahwa kubu oposisi sebagai produsen hoax saja sudah semacam pelimpahan beban yang selama ini dipikul Jokowi. Tentu saja, delegitimasi figur oposan akan semakin menguatkan posisi petahana.

Sementara itu, kita bisa menggali lebih dalam apa sesungguhnya motivasi Ratna Sarumpaet saat ia berbohong, mengadu kepada oposisi pemerintah, lalu membuat pengakuan. Dilihat dari pendekatan intelijen, ada 5 motif utama mengapa seseorang bisa digalang intelijen sehingga berkhianat terhadap kawannya sendiri. Kelima motif itu sering disingkat dengan sebutan M-I-C-E-R (Money, Ideology, Compromise, Ego, Revenge).

Teori Maslow dan motivasi orang bisa tergalang oleh intelijen.

Yang pertama, Money. Seseorang bisa saja direkrut karena alasan kekurangan uang, dilanda masalah finansial, sifat tamak, didera masalah utang dan semacamnya. Kedua, Ideology. Bisa saja seseorang digalang karena dia benci dengan ideologi kawan-kawannya atau kagum terhadap ideologi musuhnya. Ketiga, Compromise. Seseorang digalang karena telah diketahui kelemahannya, diancam, atau didekati lewat hubungan emosional dengan agen. Keempat, Ego. Seseorang bisa didekati karena terlihat kesepian, tidak diapresiasi oleh kawannya, mencari jabatan, diidentifikasi suka petualangan, haus pujian, egomaniak, atau terlalu percaya diri bisa mengatasi tantangan. Sementara, yang terakhir adalah Revenge. Karena alasan dendam atau sakit hati.

BACA JUGA  Evaluasi Fase Pertama Masterplan Al-Qaidah: Menjebak Amerika dalam Pasir Hisap

Sebelum ada bukti yang kuat, kita sukar menebak posisi Ratna Sarumpaet ada di mana. Yang jelas, tindakannya itu jelas bukan sebuah kebetulan belaka. Ada tangan tak terlihat yang lihai memainkan adegan demi adegan dalam satu rangkaian sandiwara.

 

 

1 2
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

15 comments on “Ratna Sarumpaet, Operasi Plastik atau Operasi Intelijen?”

  1. Dedi Supriadi Mihardja

    Kasus ini mrpk drama menjijikan dr seorang RS, publik tdk tahu apa yg sebenarnya terjadi .. yg beredar adalah isu2 yg menjadi tdk jelas antara pro dan kontra thdp kebenaran kejadian ini, skenario apa yg sdg di mainkan oleh RS dan apa tujuannya pastinya akn berdampak pada situasi perpolitikan DN, scr dia adalah seorang Timses Nasional Prabowo-Sandi.
    Banyak yg di RUGIKAN, merasa terfitnah, terbully bahkan bisa jadi menjadi TERGUGAT dgn kasus ini,
    Org2/Instansi2 yg diaebutkan di skenario ini oleh RS, warga Bandung dan Cimahi mjd terfitnah, Bandara Husein, Taksi bahkan Polisi Bandung/Jabar dan terlebih terpukul adalah kubu Prabowo-Sandi yg dianggap menyebarkan berita HOAX.
    Kondisi ini akan menjadi bahan baku yg asyik utk di goreng2 jelang Pilpres 2019 oleh kubu Rival ato orang2 yg punyq kepentingan scr politik … kisruh
    Mnrt pandangan saya yg awam, Semua berpulang pada kejujuran dan kebersihan hati seorang RS, Orang sekaliber RS, seorang aktivis kemanusiaan bercerita bohong … Hilang sudah kepercayaan publik kpd dia, omongan dia slm ini di berbagai event NOTHING, NOL BESAR …
    Jadi kesimpulannya, kalaulah polisi mau memperkarakan terkait dgn UU Hoax dan kebohongan publik sdh jelas RSlah orangnya yg hrs jadi TERSANGKA, tidak ada orang lain
    Clear sudah masalah, trims

  2. Irma

    Artikel yg bagus dan berbobot. Membuat wawasan lebih luas. Trm kasih

  3. Agus sutiasmo

    Mengapa utk Novel Baswedan tdk cepat seperti RS ya?

  4. MAsyahab

    Menurut sy jg demikian, yg perlu dipertanyakan RS ini sedang berdiri dipihak mana? Memang sulit tapi perlahan pasti terbongkar,
    No 2 blunder sehari sebelum RS jumpa pers, itu juga perlu menjadi tanda tanya besar,
    Permainan RS ini indah sekali dan sangat cerdas,

  5. Sadirun

    Analisa ini menunjukkan Pendukung PS dan direct menyerang Pemerintah. Sebaliknya saya berpendapat ini drama ketiga yg berhasil cepat dibongkar Polri. Drama pertama bom ngelotok di pohon pekarangan rumah Mardani Ali Sera. Drama kedua terbakarnya aki mobil Neno. Drama ketiga seperti diungkap oleh Irma Chaniago di acara Dua Sisi TV One 3 Okt 2018 tentang kebohongan RS merupakan Persekongkolan Keji Oposisi yg bertujuan memantik konflik horizontal antar pendukung 01 dan 02. Persekongkolan ini sangat-sangat berbahaya. Kami bersyukur aksi jahat dan keji itu cepat dan harus segera dibongkar Polri karena berpotensi menumpahkan darah dua kubu. Kalau saya teliti kayaknya ketiga drama itu memang dirancang dan dilancarkan oleh ide dari Konsultan Asing yg disewa oleh PS. Kita tunggu drama selanjutnya dan semoga Polri tetap sigap membongkar niat-niat keji yg mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

  6. Wang

    Bila pihak Kepolisian dalam waktu 1 Hari setengah bisa mengungkap kasus ini, maka bagaimana dengan kasus Deni Siregar yg merekayasa suara kalimat Tauhid yg sakral bagi Ummat Islam dalam video pengeroyokan fans Persija? Sudah 2 minggu lebih namun tetap tidak ada kejelasannya?

  7. ustadz_anons

    Selalu teringat pesan ‘ayah/guru’ sy M. Natsir alm.A.Y.(Perdana Menteri Pertama RI. “Orang Bijak adalah orang yg mampu melihat Gelombang Besar dibawah permukaan Air yg Tenang”. Semoga PADI kembali menjadi orang Bijak…..

  8. Jokobodo baring

    Kasihan Ratna Sarumpaet dibuang oleh oposisi gara2 dikira inteligen. Demi menyelamatkan capres terpaksa dia dihianati dan disebut sebagai mata2

  9. Jokobodo baring

    Cari kesalahan lagi, inteligen disalahkan lagi. Hati2 menyebut inteligen itu berarti sdh menyebut bin,.

  10. Azat

    Sudah di siapkn denganatang untuk mengjancurkn oposisi

  11. Hamba Allah

    Yg ngelapor siapa? Yg minta di interogerasi siapa? Yg mendesak polisi turun utk menyelidiki kasus nya siapa? Giliran diselidiki dgn cepat. Malah ngaku nya negara melakukan operasi intelijen. Sehat bro?

  12. Netral

    Dagelan dari kubu yang sdh panik akibat kalah elektebilitasnya…..

  13. Embuh

    Wkwkwk.. pernyataan yg tidak logis, membenarkan argumen sendiri

  14. Ninja warior prabowo

    Iyaa lah dalam sehari udah kelar penyelidikan, orang semuanya udah disusun rencananya , dan jalan ceritanya , yaa seperti pemain sinetron ,ada sutradara, ada actor pemeran, cuma sutradaranya siapa? Hayoo ngaku

  15. Prio

    Dari awal kejadian,, aku udah gak simpatik banget sm nenek ini ,,
    Eeeeh,, gk tau nya beneran,, perasaan suuzon ku ke dia ternyata benar terbukti,, kasihan temen 2 nya yg di tipu,,,,, kecolongan kena tipu nenek tua,

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Kebohongan dalam Pusaran Politik

Tak perlu canggih, kebohongan kadang dalam bentuknya yang dangkal. Presiden Soekarno misalnya, pernah terperdaya oleh dua orang rakyat jelata.

Kamis, 04/10/2018 00:24 0

Afghanistan

Taliban Tegaskan Lawan AS dan ISIS di Afghanistan

Zabihullah curiga bahwa Amerika Serikat bekerja sama dengan ISIS.

Rabu, 03/10/2018 19:43 0

Video News

Kiblat Review: Asyura & Syiah di Indonesia

KIBLAT.NET- Hari Asyura adalah hari kesepuluh Muharram dalam penanggalan Hijriah. Kaum Muslimin disunahkan puasa sebagai...

Rabu, 03/10/2018 17:24 0

Indonesia

Badan Geologi Kementrian ESDM Dalami Peristiwa Likuifaksi di Palu

Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, telah mengirim tim pemetaan khusus ke wilayah bencana di Sulawesi tengah.

Rabu, 03/10/2018 15:38 0

Indonesia

Kemensos Klaim Habiskan 70 Milyar untuk Logistik Korban Bencana Sulteng

ementerian Sosial (Kemensos) berupaya memenuhi kebutuhan dan pelayanan dasar bagi para pengungsi yang terdampak gempa di wilayah Sulawesi Tengah

Rabu, 03/10/2018 14:00 0

Indonesia

Sistem Telekomunikasi di Sulawesi Tengah Pulih 49%

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama para operator sudah memulihkan 49% sistem telekomunikasi di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

Rabu, 03/10/2018 13:22 0

Indonesia

Polri Kirim Ribuan Personel ke Lokasi Bencana Sulteng

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa ada 2.430 personel polri yang siap diterjunkan ke lokasi bencana bencana Sulawesi Tengah (Sulsel).

Rabu, 03/10/2018 13:03 0

Indonesia

Keluarga Korban Jiwa Gempa Sulteng Akan Dapat Santunan Rp15 Juta

KIBLAT.NET, Jakarta – Proses identifikasi korban jiwa menjadi proses penting dalam penanggulangan bencana gempa di...

Rabu, 03/10/2018 12:59 0

Indonesia

Sebut Relawan FPI ke Sulteng Hoaks, Kemkominfo Dianggap Lakukan Distorsi Informasi

KH. Ahmad Sobri Lubis menegaskan bahwa pembelokan informasi yang dilakukan oleh Kemkominfo.

Rabu, 03/10/2018 12:34 0

Indonesia

Tangan Kosong, Cerita Relawan Onecare Evakuasi Jenazah

Terdapat 142 mayat korban gempa Palu yang berhasil dievakuasi yang dilakukan di pegudangan Mamburo ke Talise.

Rabu, 03/10/2018 11:40 0

Close