... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Anak Istri Selamat, Tapi Adiknya yang Hafal 30 Juz Lenyap

Foto: Dampak Gempa di Sulawesi Tengah, Jumat (28-09-2018)

KIBLAT.NET, Palu — Gempa Palu beruntun yang mengguncang beberapa waktu lalu menorehkan kesedihan bagi korban. Termasuk yang dialami Idham, yang belum lama kembali dari Lombok menjadi relawan.

“Dua hari sebelum hari Jumat, gempa sudah beberapa kali terasa. Saya perkirakan sekitar 5-6 SR,” ujarnya kepada Kiblat.net, Rabu (03/10/2018).

“Gempa terasa keras. Berdasarkan pengalaman di Lombok, saya memperkirakan akan terjadi gempa susulan yang besar dan kuat,” tambah pria lulusan pondok pesantren di Palu ini.

Dari sini, dia mempersiapkan strategi penyelamatan untuk keluarga ketika gempa besar benar-benar terjadi. Maka, dikumpulkanlah istri dan tiga anaknya.

“Ada dua arah penyelamatan; pertama ke arah halaman depan, kedua ke arah dapur. Karena untuk menuju halaman depan terhalang lemari-lemari yang berjajar sehingga jalannya sempit, maka saya arahkan ke dapur,” jelasnya.

“Saya perkirakan tembok-tembok jika runtuh tidak akan mengenai (istri dan anak-anak) di posisi itu,” tambahnya.

Siang hari Jumat terjadi gempa cukup kencang. Waktu itu istri saya bilang, “Ini sebentar lagi seperti mau kiamat,” kata Idham menirukan ungkapan istrinya saat itu.

Dan terjadilah pada waktu Maghrib, gempa dengan kekuatan 7,7 SR mengguncang. Pria asli Lamongan Jawa Timur itu mengungkapkan bagaimana diri dan keluarganya ditakdirkan selamat ketika gempa, meski dalam kondisi sulit.

Kerusakan akibat gempa tsunami di wilayah pesisir Kota Palu

Kerusakan akibat gempa tsunami di wilayah pesisir Kota Palu, Sulawesi Tengah

Saat itu, dia dan dua anaknya hendak menunaikan shalat Maghrib. Tiba-tiba para jamaah berteriak, “Gempa!!!” Seketika jamaah keluar dari masjid, sementara dia berusaha meraih dua anaknya yang berlarian di dekatnya sambil terhuyung. Ketika anak telah berada di dekapannya, dia langsung menuju pintu keluar.

BACA JUGA  Sekjen MUI: Tak Boleh Memaksa Orang Ucapkan Salam Agama Lain

“Tapi pintunya otomatis menutup. Jedarrr. Saya masih di dalam, tapi tetap berusaha keluar dengan anak saya. Padahal di samping-samping saya bangunan sudah rubuh. Akhirnya dengan sekuat tenaga saya bisa keluar,” ungkapnya.

“Di luar saya melihat motor-motor sudah ambruk. Maka saya ambil motor saya kemudian langsung menuju rumah untuk melihat kondisi keluarga,” tambahnya.

Di rumah, ia mendapati istri dan anaknya yang berusia 1,5 tahun meringkuk di tempat yang telah diatur sebelumnya. Saat itu kondisi gelap-gulita dan terlihat bangunan tingkat dua di samping rumah ambruk.

“Saya lupa memperkirakan, bangunan itu bisa saja mengarah ke dapur kalau ambruk. Tapi alhamdulillah tidak. Istri saya selamat,” ujarnya.

Baca juga: Sedang Mendaras Hafalan Quran, Seorang Hafizah Wafat Tertimpa Reruntuhan Bangunan

Setelah beberapa saat, dia pun membawa istri dan anak-anaknya ke tempat pengungsian. Di tengah malam saat gempa masih saja terus terjadi, istrinya bilang, “Mas, adikmu gimana?”

Idham adalah kakak kandung dari Inayah, salah satu santriwati pengahafal 30 juz yang jasadnya masih terkubur di bawah bangunan tingkat tiga Ma’had Banuwah Quran Palu yang ambruk ketika gempa terjadi.

Reporter: Bashirudin
Editor: Hamdan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Kisah Bung Karno Tertipu Raja Idrus dan Ratu Markonah

Ratu Markonah dan Raja Idroes berdandan sangat mewah dan berpenampilan sangat meyakinkan. Ratu Markonah mengenakan kaca mata hitam yang tak pernah dilepasnya. Konon kaca mata ini untuk menutupi luka pada salah satu bola matanya.

Kamis, 04/10/2018 12:34 0

Konsultasi

Begini Pandangan Ulama Tentang Operasi Plastik

Bagaimana hukumnya bila ada seseorang yang ingin mempercantik diri atau biar terlihat lebih muda, lalu dia melakukan perasi plastik, apakah hal itu dibenarkan dalam syariat islam?

Kamis, 04/10/2018 10:00 0

Suriah

Lagi, Konvoi Puluhan Kendaraan Militer Turki Masuki Idlib

Konvoi itu berjumlah 40 kendaraan lebih.

Kamis, 04/10/2018 09:09 0

Afrika

Perbatasan Kenya Jadi Arena Serangan Al-Shabaab Somalia

Kenya menjadi sasaran serangan sengit Al-Shabaab sejak Negara itu turut menerjunkan pasukan di barisan militer Uni Afrika di Somalia

Kamis, 04/10/2018 08:34 0

Palestina

Sejak 30 Maret, Total Korban Tembak Mati Israel Capai 180 Jiwa

Sejak aksi The Great March of Return dicetuskan warga Palestina pada 30 Maret lalu, tentara Israel telah menewaskan 180 jiwa.

Kamis, 04/10/2018 08:00 0

Myanmar

India Serahkan Tujuh Pengungsi Rohingya ke Pemerintah Myanmar

"Pemerintah India dan Myanmar telah menyelesaikan prosedur-prosedur deportasi dan akan dilaksanakan Kamis," katanya.

Kamis, 04/10/2018 07:14 0

Arab Saudi

Syaikh Salman Al-Audah Hadapi Sidang Kedua

Akun aktivis pemantau penangkapan ulama dan aktivis Saudi, Muktaqaly Rakyi, mengatakan bahwa Salman Al-Audah hari ini kembali dihadapkan di persidangan “terorisme” di ibukota Riyadh. Persidangan itu berlangsung singkat.

Kamis, 04/10/2018 06:32 0

Analisis

Ratna Sarumpaet, Operasi Plastik atau Operasi Intelijen?

Hingga pada babak ini, Ratna Sarumpaet tampak melakukan lakonnya dengan apik. Kubu Prabowo memanfaatkan isu penganiayaan ini untuk dieksploitasi di media sosial. Ramai-ramai publik diajak untuk menyerang pemerintah.

Kamis, 04/10/2018 03:06 15

Artikel

Kebohongan dalam Pusaran Politik

Tak perlu canggih, kebohongan kadang dalam bentuknya yang dangkal. Presiden Soekarno misalnya, pernah terperdaya oleh dua orang rakyat jelata.

Kamis, 04/10/2018 00:24 0

Afghanistan

Taliban Tegaskan Lawan AS dan ISIS di Afghanistan

Zabihullah curiga bahwa Amerika Serikat bekerja sama dengan ISIS.

Rabu, 03/10/2018 19:43 0

Close