... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tangan Kosong, Cerita Relawan Onecare Evakuasi Jenazah

Foto: Asmar, relawan Onecare di depan RS Undata (foto: Facebook Ardy Hitachy)

KIBLAT.NET, Palu —  Tak banyak relawan yang bisa langsung bergerak untuk melakukan evakuasi mayat pasca gempa Palu berkekuatan  7,4 SR disusul tsunami yang menerjang pada Jumat 28 Oktober 2018. VOICE (Volunteer of Indonesian Care), termasuk yang mendapat kesempatan untuk melakukannya.

Ardi (23), relawan VOICE menceritakan bagaimana ia dan seorang temannya mengangkat mayat-mayat yang tergeletak di pinggir pantai usai tsunami menghempas. Ia sendiri menjadi korban, karena rumahnya tak jauh dari laut.

“Waktu itu saya keluar Maghrib. Selesai Maghrib saya langsung naik ke atas karena dapat kabar air naik. Waktu saya cek ke bawah, air ternyata naik. Sekitar 100 meter dari laut,” ujarnya kepada Kiblat.net, Selasa (03/10/2018).

Ardi, relawan Onecare

VOICE adalah sebutan bagi para relawan yang bekerja di bawah naungan lembaga kemanusiaan Onecare.

“Pagi harinya kita ke Rumah sakit Undata (Universitas Tadulako). Di situ sudah tergeletak pasien habis tergulung air. Waktu itu ada 2 polisi bawa mobil, dan tergelatak 5 mayat. Kita langsung ikut polisi itu untuk membawa mayat-mayat ke bibir pantai, kemudian dibawa ke rumah sakit,” terangnya.

Proses evakuasi pada hari itu dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Terdapat 142 mayat korban gempa Palu yang berhasil dievakuasi yang dilakukan di pegudangan Mamburo ke Talise. Lalu berlanjut lokasi tanah amblas di Petobo.

BACA JUGA  DPR Belum Setujui Usulan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

“Terdapat 5 mayat ditemukan di Petobo, ada satu mayat wanita yang terkubur separuh badan. Suaminya mengorek-ngorek tanah untuk membantunya keluar,” ujar relawan VOICE lain bernama Asmar.

Jenazah di halaman RS Undata

Angkat mayat tanpa sarung tangan, langsung santap makan

Berdua, mereka mengangkut mayat bersama 2 orang polisi yang ditemui, 1 wartawan dibantu 2 orang warga. Evakuasi itu mereka lakukan dengan tangan kosong, alias tanpa alat sanitasi.

“Baru kali itu (saya mengangkut mayat). Kita tidak ada persiapan. Ndak ada kaos tangan, kita langsung angkut,” kata Ardi, yang diamini oleh Asmar.

“Habis angkat mayat, kami langsung makan tanpa cuci tangan karena kondisi tidak memungkinkan dan lapar yang berat,” imbuh Asmar.

Bagi Asmar, menjadi relawan itu tugasnya membantu korban dalam kondisi apapun.

“Kami sebagai relawan dan harus melakukan tugas semestinya,” tegas pemuda jurusan farmasi Universitas Tadulako ini.

Reporter: Bashirudin
Editor: Hamdan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

JWT Tolak Kehadiran Militer Rusia di Zona Demiliterisasi Idlib

“Sikap terakhir, (Turki) tidak akan mengizinkan militer Rusia masuk,” ungkapnya.

Rabu, 03/10/2018 09:36 0

Suriah

Menlu Suriah: Perjanjian Rusia-Turki Langkah Awal Merebut Idlib

Ia menambahkan, tahap pertama dimulai dengan penyerahan senjata berat dan menengah oleh faksi oposisi sebelum akhir tahun ini.

Rabu, 03/10/2018 08:22 0

Info Event

Dihadiri Bupati KLU, Rela Baik Serahkan 55 Hunian Untuk Warga Lombok

KIBLAT.NET – Relawan RELA BAIK menyerahkan 55 rumah sebagai Hunian Sementara (Huntara) untuk korban gempa...

Rabu, 03/10/2018 07:38 1

Palestina

Drone Militer Israel Jatuh di Jalur Gaza

Sejak Januari 2017, Skylarks setidaknya delapan kali jatuh, termasuk insiden terakhir. Sebagian jatuh tanpa diketahui sebabnya sebagian ditembak.

Rabu, 03/10/2018 07:12 0

Amerika

AS Gelontorkan $38 Miliar untuk Perkuat Keamanan Penjajah Israel

"Menurut kesepakatan yang dicapai pada tahun 2016, Washington akan terus menyediakan jumlah tersebut kepada Israel, untuk memperkuat keamanan dan kemampuan militer modern, dan memperkuat hubungan bilateral antara Washington dan Tel Aviv," katanya.

Rabu, 03/10/2018 06:27 0

Artikel

Berkaca dari Chili, Mengukur Usaha Indonesia Menekan Jumlah Korban Gempa

Berkaca dari Chili, Mengukur Usaha Indonesia Menekan Jumlah Korban Gempa

Selasa, 02/10/2018 21:15 0

Prancis

Turki dan AS Gelar Latihan Gabungan untuk Patroli di Manbij, Suriah

"Latihan bersama sedang berlangsung dan kami harus menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya," kata Menteri Pertahanan AS, Jim Matisse, kepada sekelompok kecil wartawan yang menemaninya selama kunjungannya ke Paris pada Senin (01/10).

Selasa, 02/10/2018 08:20 0

Suriah

Faylaq Al-Syam Bantah Tarik Senjata Berat dari Zona Demiliterisasi

“Apa yang disebutkan lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) bohong, fitnah dan tidak benar sama sekali,” kata salah satu komandan Faylaq, Umar Hudzaifah, kepada Reuters.

Selasa, 02/10/2018 07:06 0

Afrika

Al-Shabaab Serang Konvoi Militer Italia di Pusat Ibukota Mogadishu

Gerakan Al-Shabaab menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.

Selasa, 02/10/2018 06:30 0

Arab Saudi

Pengarang ‘Hisnul Muslim’, Syaikh Sa’id Al-Qahthani Meninggal Dunia

Pemakaman akan dilaksanakan di kuburan umum Naseem.

Senin, 01/10/2018 19:56 0

Close