Kemensos Klaim Habiskan 70 Milyar untuk Logistik Korban Bencana Sulteng

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) berupaya memenuhi kebutuhan dan pelayanan dasar bagi para pengungsi yang terdampak gempa di wilayah Sulawesi Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kemensos, Syahabuddin.

Syahabuddin menjelaskan, adapun kebutuhan dan pelayanan dasar yang terus disiapkan adalah dapur umum, logistik, dan dukungan psikososial.

“Dapur umum minimal ada 9 yang terletak di mana-mana. Satu dapur umum dalam 1 jam bisa memasak 500 bungkus nasi. Anak-anak Tagana (Taruna Siaga Bencana) juga sudah dalam kondisi siap,” ujarnya.

Syahabuddin melanjutkan, dapur umum tersebut dilengkapi beras dan makanan siap saji, sehingga bisa langsung disebar kepada para pengungsi. Menurutnya, yang menjadi permasalahan saat ini dalam pendistribusian logistik adalah transportasi dan komunikasi, dan hal tersebut masih terus diupayakan oleh Pemerintah.

“Sampai sekarang bantuan dari kami dari segi permakanan sudah (menghabiskan) 70 miliar sekian. Tadi mau terbang makanan 1 ton dari Makassar. Di samping itu juga ada 20-25 ton dari Halim (Jakarta) yang akan dikirim sesegera mungkin,” ungkapnya.

Sementara terkait dukungan psikososial, Syahabuddin mengaku pihaknya telah mengerahkan ratusan personel Tagana dan juga dari beberapa stakeholder yang disebar ke beberapa titik pengungsian untuk memberikan penyuluhan dan dukungan psikososial, khususnya bagi anak-anak dan orang tua yang mengalami stres dan depresi.

Syahabuddin mengaku, yang saat ini dikhawatirkan pihaknya adalah terjadinya bencana sosial karena tidak meratanya penyebaran bantuan.

BACA JUGA  Gelar Pernikahan dan Maulid, Habib Rizieq Disanksi Satpol PP

“Oleh karena itu, Kemensos memaksimalkan untuk permakananan dan layanan psikososial, tim tagana, tim rehabilitasi sosialnya. Saat ini sampai 11 oktober sudah dinyatakan tanggap darurat, sehingga Kemensos wajib bantu,” tandasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat