... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

JWT Tolak Kehadiran Militer Rusia di Zona Demiliterisasi Idlib

Foto: Para pejuang Jabhah Wathaniyah lit Tahrir, aliansi militer oposisi Suriah di Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Jabhah Wathaniyah lit Tahrir (JWT) menolak adanya patroli polisi militer Rusia di zona demiliterisasi yang disepakati oleh Ankara dan Moskow bulan lalu. Aliansi faksi yang didukung Turki itu tidak menerima kehadiran militer Rusia di wilayah kontrolnya.

Kesepakatan yang ditandatangani Turki-Rusia di Sochi, atau lebih dikenal Kesepakatan Sochi, salah satu poinnya militer Turki dan polisi militer Rusia yang akan mengendalikan keamanan di zona demiliterisasi. Kekuatan kedua Negara akan menggelar patroli bersama di wilayah tersebut.

“Militer Rusia tidak mungkin masuk ke wilayah kontrol oposisi karena itu sama saja memperkuat posisi mereka. Garis merah (kontrol) tidak boleh dilanggar,” kata komandan JWT, Umar Hudzaifah kepada Reuters pada Selasa (02/10).

Ia mengungkapkan, hal itu yang kami minta dari saudara-saudara kami di pihak Turki. Kami tidak akan menyepakati kehadiran militer Rusia di wilayah oposisi.

“Sikap terakhir, (Turki) tidak akan mengizinkan militer Rusia masuk,” ungkapnya.

Sikap Turki itu, jelas Hudzaifah, ditegaskan setelah pihaknya menggelar pertemuan dengan para petinggi di dinas intelijen dan militer Turki dua hari lalu. Dalam pertemuan itu, kami menyampaikan keberatan kehadiran patroli militer Rusia di zona demiliterisasi yang akan dibangun.

Sumber komandan oposisi lainnya yang hadir dalam pertemuan itu menambahkan bahwa pihak Turki juga mengabulkan usulan oposisi Suriah bahwa senjata berat akan tetap berada di posisi semula namun militer Turki yang akan mengendalikannya.

BACA JUGA  Disokong Rusia, Rezim Assad Akan Buat Hagia Sophia Tandingan

Pada bagiannya, juru bicara JWT, Naji Abu Hudzaifah, menegaskan bahwa pejuangnya akan tetap berada di front dan markas militer. Dia menekankan, kami sudah tak percaya kepada Rusia.

Zona demiliterisasi yang disepakati Turki-Rusia akan dibangun di garis kontak antara wilayah oposisi dan rezim di Suriah utara. Pejuang jihadis dan senjata berat harus steril dari wilayah tersebut.

Kendati oposisi menyambut Kesepakatan Sochi namun mereka masih waspada terhadap poin-poin perjanjian. Pasalnya, sebagian poin pejanjian itu multitafsir sementara Turki dan Rusia sendiri masih berselisih dalam realisasi sejumlah poin yang ada.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Dihadiri Bupati KLU, Rela Baik Serahkan 55 Hunian Untuk Warga Lombok

KIBLAT.NET – Relawan RELA BAIK menyerahkan 55 rumah sebagai Hunian Sementara (Huntara) untuk korban gempa...

Rabu, 03/10/2018 07:38 1

Indonesia

Perjuangan Surantina Melarikan Diri dari Gempa Tsunami Saat Hamil Tua

Surantina, wanita Palu yang tengah hamil tua, selamat dari gempa setelah berlari sejauh dua kilometer

Selasa, 02/10/2018 21:46 0

Artikel

Berkaca dari Chili, Mengukur Usaha Indonesia Menekan Jumlah Korban Gempa

Berkaca dari Chili, Mengukur Usaha Indonesia Menekan Jumlah Korban Gempa

Selasa, 02/10/2018 21:15 0

Indonesia

Negara Langgar HAM Jika Biarkan Habib Rizieq Dicekal

Negara Langgar HAM Jika Biarkan Habib Rizieq Dicekal

Selasa, 02/10/2018 20:18 2

Indonesia

Ribuan Rumah di Palu Amblas Ditelan Bumi Saat Gempa, Begini Penjelasan BNPB

Ribuan Rumah di Palu Amblas Ditelan bumi Saat Gempa, Begini Penjelasan BNPB

Selasa, 02/10/2018 18:07 0

Indonesia

Pasca Gempa Sulteng, 100 Lebih WNA Dievakuasi

Pasca Gempa Sulteng, 100 Lebih WNA Dievakuasi

Selasa, 02/10/2018 17:17 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF Ulama Adukan Pencekalan Habib Rizieq ke Komnas HAM

Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) melaporkan pencekalan yang diterima Habib Rizieq Syihab ke Komnas HAM

Selasa, 02/10/2018 17:10 0

Indonesia

Ini Kendala yang Dihadapi dalam Proses Evakuasi Korban Gempa Tsunami Palu

Ini Kendala yang Dihadapi Dalam Proses Evakuasi Korban Gempa Tsunami Palu

Selasa, 02/10/2018 13:20 0

Indonesia

Ini Saran Polisi Untuk Konvoi Bantuan yang Lewat Donggala

Untuk mencegah penjarahan, Kapolres Mamuju Utara sarankan agar sebagian bantuan diturunkan di wilayah Donggala

Selasa, 02/10/2018 10:00 0

Indonesia

Antisipasi Gangguan, Polisi Kawal Distribusi Bantuan Gempa Palu

Gempa Palu sisakan PR keamanan distribusi bantuan. Aparat kepolisian berkomitmen menyediakan pengamanan untuk relawan atau warga yang hendak menyalurkan bantuan kepada korban gempa Palu-Donggala

Selasa, 02/10/2018 08:43 0

Close