... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Faylaq Al-Syam Bantah Tarik Senjata Berat dari Zona Demiliterisasi

KIBLAT.NET, Idlib – Faksi oposisi Suriah, Faylaq Al-Syam, Senin (01/10), membantah laporan bahwa pejuangnya menarik senjata berat dari zona demiliterisasi yang disepakati oleh Turki dan Rusia. Kabar tersebut merupakan kebohongan.

“Apa yang disebutkan lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) bohong, fitnah dan tidak benar sama sekali,” kata salah satu komandan Faylaq, Umar Hudzaifah, kepada Reuters.

Bantahan tersebut dikuatkan oleh komandan aliansi faksi Jabhah Al-Wathaniyah lit Tahrir (JWT), Abdussalam Abdurrazaq. Dia mengaku telah mengunjungi front pedesaan Aleppo pada Ahad (30/09) dan tak ada perubahan di wilayah itu.

“Tak ada sesuatu baru di front-front tersebut sampai hari ini. Mayoritas senjata berat ditempatkan di garis belakang dan bukan di garis kontak dengan rezim,” ujarnya.

Sebelumnya, banyak media melaporkan Faylaq Al-Syam telah menarik senjata berat dari zona demiliterisasi. Mayoritas laporan dilansir dari keterangan SOHR.

Dalam pernyataannya, SOHR mengungkapkan bahwa Faylaq menjadi faksi oposisi pertama yang menarik senjata berat dari zona demiliterisasi.

Faylaq sendiri dikenal faksi oposisi yang mendapat dukungan Turki. Faksi tersebut bergabung dalam aliansi JWT.

Faksi-faksi di JWT menyatakan menerima kesepakatan Turki-Rusia terkait Idlib namun menolak menyerahkan senjata. Mereka juga melihat antara Turki dan Rusia masih terdapat perbedaan dalam menerapkan poin-poin kesepakatan.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

6 Prioritas Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng

6 Prioritas Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng

Senin, 01/10/2018 22:28 0

Indonesia

FSLDK Solo Raya Galang Dana untuk Bantu Korban Gempa Sulteng

FSLDK Solo Raya Galang Dana untuk Bantu Korban Gempa Sulteng

Senin, 01/10/2018 22:21 0

Indonesia

BNPB: 48 Ribu Lebih Warga Palu Mengungsi, Kebutuhan Dasar Belum Tercukupi

BNPB: 48 Ribu Lebih Warga Palu Mengungsi, Kebutuhan Dasar Belum Tercukupi

Senin, 01/10/2018 22:10 0

Indonesia

1.000 Lubang Disiapkan untuk Pemakaman Massal Korban Gempa Palu

1.000 Lubang Disiapkan untuk Pemakaman Massal Korban Gempa Palu

Senin, 01/10/2018 21:35 0

Indonesia

Peringati IHSD, FSLDK Solo Raya Serukan Hijab Harga Mati Bagi Muslimah

Peringati IHSD, FSLDK Solo Raya Serukan Hijab Harga Mati Bagi Muslimah

Senin, 01/10/2018 21:15 0

Video News

Detik-detik Rumah Amblas Ditelan Bumi

KIBLAT.NET – Rumah-rumah di Palu ada yang amblaske dalam tanah bak ditelan bumi setelah dilanda...

Senin, 01/10/2018 18:01 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Perbaiki Alat Deteksi Tsunami

pemerintah harus memperbaiki alat deteksi tsunami di Indonesia.

Senin, 01/10/2018 16:28 0

Indonesia

Semua Jalur Ditempuh untuk Sampaikan Bantuan Ke Palu

Semua Jalur Ditempuh untuk Sampaikan Bantuan Ke Palu

Senin, 01/10/2018 16:20 0

Indonesia

Wasekjen MUI Bantah Boleh Menjarah Saat Keadaan Darurat

Menurutnya, rakyat saat ini mulai bergerak mengambil barang barang di toko, yang ujung-ujungnya dapat berkembang secara liar.

Senin, 01/10/2018 15:17 0

Indonesia

Soal Gempa Sulteng, Bachtiar Nasir: Ini Saatnya Kita Berbenah

KH Bachtiar Nasir menyebutkan bahwa setiap bencana penyebabnya adalah dosa, dan jika terjadi suatu bencana besar di suatu daerah, maka ada dosa besar yang dilakukan di tempat tersebut.

Senin, 01/10/2018 13:06 0

Close