JWT Gelar Pertemuan dengan HTS

KIBLAT.NET, Idlib – Jabhah Wathaniyah lit Tahrir (JWT) membantah kabar pertemuannya dengan Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) baru-baru ini membahas zona demiliterisasi di Idlib dan mekanisme pelaksanaan perjanjian Turki-Rusia. Faksi di bawah payung Free Syria Army (FSA) itu menegaskan pertemuan tersebut tak ada kaitannya dengan kesepakatan dunia di Idlib.

Juru bicara JWT, Naji Abu Dudzaifah, mengatakan kepada Orient News, Ahad (30/10), bahwa pertemuan yang dilakukan oleh JWT dan HTS adalah “pertemuan sekunder” dan tak ada kaitannya dengan kesepakatan Idlib atau zona demiliterisasi. Ia menekankan tak ada pembicaraan secara khusus mengenai kesepakatan Idlib sama sekali. Pertemuan itu membahas penyelesaian perbedaan antara kedua pihak yang baru-baru ini terjadi.

Hudzaifah menjelaskan bahwa setiap pihak (faksi) memiliki posisi sendiri dari perjanjian Rusia-Turki. Beberapa faksi menyatakan posisinya secara jelas terhadap kesepakatan itu, sebagian masih mengkaji dan menjelaskan sikap mereka. Kami, tegasnya, telah mengeluarkan pernyataan sikap terhadap kesepakatan tersebut dan kami setuju dengan beberapa poin di dalamnya.

Berkaitan dengan beredarnya informasi bahwa penarikan senjata berat di wilayah zona demiliterisasi hanya untuk faksi oposisi, Hudzaifah menekankan bahwa pihaknya masih melihat perselisihan antara Turki dan Rusia dalam memahami poin kesepakatan. Maka, JWT sampai saat ini belum mengeluarkan sikap baru terkait hal itu.

Terkait poin polisi Rusia akan berpatroli di zona demiliterisasi, Hudzaifah menolak hal itu. Kami menolak adanya patrol rezim atau pendukungnya di wilayah oposisi. Hal ini, imbuhnya, juga masih menjadi perselishan Turki-Rusia.

BACA JUGA  Banjir Terjang Ratusan Tenda Pengungsi Suriah di Idlib

Sumber: Orient News
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat