... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hak Tayang Dikembalikan, TV One Bisa Siarkan Film G30S/PKI

Foto: Film G30S PKI

KIBLAT.NET, Jakarta – Stasiun televisi TV One akhirnya bisa memutar film G30S/PKI. Menurut Pimpinan Redaksi TV One, Karni Ilyas, perusahaan SCTV dan Indosiar mengembalikan hak tayang film tersebut ke Perusahaan Film Negara (FPN).

“Dear Twep: Sore ini kami menerima kabar baik, perusahaan pemilik SCTV dan Indosiar mengembalikan hak tayang film G.30.S/ PKI ke Perusahaan Film Negara (PFN). Kami lagi mengusahakan film itu bisa tayang di TV One,” katanya dalam akun twitter pribadinya pada Kamis (27/09/2018).

Kabar dari pembawa acara Indonesia Lawyer Club (ILC) itu mendapat respon dari netizen. Akun twitter dengan nama @ShahabHelda menyetujui penayangan film tersebut supaya generasi muda mengerti sejarah.

“Tayangkan datuk.. biarkan generasi muda kami memghargai dan tahu sejarah. Juga menghargai jasa para pahlawan dan korban yang gugur,” tuturnya.

Sebelumnya, Karni sempat mengabarkan bahwa TV One tidak bisa menayangkan film tersebut. Sebab, tahun ini pihaknya tidak memiliki hak tayang.

“Awalnya kami memang berniat menayangkan film G30S/PKI. Tapi sayang tahun ini kami sudah tidak memiliki hak tayang film itu,” kata Karni

Rencananya film G30S/PKI akan ditayangkan pada Minggu, 30 September 2018 jam 21.00 WIB.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

AS dan Turki ‘Diam-diam’ Sepakati Pembebasan Pastor Amerika

Diplomat Turki dan diplomat AS mengatakan bahwa Brunson adalah subjek pembicaraan yang saat ini sedang berlangsung di "tingkat tertinggi".

Jum'at, 28/09/2018 14:30 0

Suriah

Ambulans Motor, Inovasi Baru Petugas Medis di Suriah

"Ketika ada gempuran, sangat sulit untuk melewati puing-puing dan mencapai korban luka, tetapi cara baru ini akan membantu kami melaksanakan tugas dengan cepat dan efisien," kata Zeidan.

Jum'at, 28/09/2018 08:27 0

Suriah

AS Hanya Akui 1.114 Korban Sipil Dalam Kampanye Anti-ISIS

Kelompok organisasi Irons, menyebutkan setidaknya 6.575 warga sipil tewas dalam serangan koalisi.

Jum'at, 28/09/2018 07:51 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tugas Ulama, Meluruskan Penyimpangan Penguasa

Pada kesempatan kali ini redaksi kiblat.net menyediakan naskah khutbah jumat yang bertemakan kewajiban ulama dalam meluruskan penyimpangan penguasa.

Kamis, 27/09/2018 20:30 0

Afghanistan

Tiga Roket Hantam Ghazni saat Presiden Berkunjung

Dua roket jatuh hanya 300 meter dari tempat pertemuan Ashraf Ghani dan pejabatnya

Kamis, 27/09/2018 20:00 0

Munaqosyah

Insiden Pengeroyokan Harlingga, Begini Cara Islam Menjaga Nyawa Manusia

Dunia sepakbola kembali memakan korban. Fanatisme suporter sepakbola membuat nyawa seorang Harlingga Sirla melayang. ini menjadi kontras jika meihat Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia. Karena Islam memiliki mekanisme ilahi dalam menjaga nyawa manusia.

Kamis, 27/09/2018 19:00 0

Suriah

AS Sedang Mempersiapkan Perang Terbuka di Suriah

"Hari ini ada lima tentara yang dihadapi di Suriah, dan insiden baru-baru ini menunjukkan bahwa risiko perang regional adalah ancaman nyata," pungkasnya.

Kamis, 27/09/2018 17:31 0

Yaman

Krisis Yaman, Satu Anak Meninggal Setiap Sepuluh Menit Akibat Kelaparan

Krisis Yaman, Satu Anak Meninggal Setiap Sepuluh Menit Akibat Kelaparan

Kamis, 27/09/2018 15:37 1

Amerika

Pendiri Blackwater: Misi Pentagon di Afghanistan Gagal Total

Prince mengatakan, “Rencana dan strategi baru tersebut diumumkan Presiden Trump setahun yang lalu, dan dilaksanakan oleh para jenderal yang masih bertugas saat ini, yaitu strategi ‘memperkuat strategi sebelumnya’ yang sudah gagal, dan selanjutnya terus mengalami kegagalan.”

Kamis, 27/09/2018 13:41 0

Palestina

Kekerasan Meningkat, PBB Peringatkan Perang Baru Meletus di Gaza

"Situasi di lapangan memburuk dengan cepat, dan ketegangan di Tepi Barat dan Gaza meningkat," kata Mladenov kepada BBC.

Kamis, 27/09/2018 08:44 0

Close