... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ambulans Motor, Inovasi Baru Petugas Medis di Suriah

KIBLAT.NET, Idlib – Kebutuhan ambulans yang bisa menembus reruntuhan bangunan, lingkungan dan gang sempit di daerah-daerah peperangan membuat pekerja medis berinovasi. Mereka menciptakan ambulans motor, yang dapat mengevakuasi korban dengan cepat dan menembus lokasi-lokasi yang tak dapat dijangkau mobil.

Metode ini ditemukan di daerah kontrol oposisi di utara Suriah, dan beberapa hari lalu sudah mulai beroperasi di kota Sarmada, Idlib utara. Ambulans motor ini memberikan kontribusi pada evakuasi cepat korban luka ke pusat medis.

Organisasi bantuan Denmark, Viomis Aid, telah berkontribusi pada desain ambulans roda dua ini.

Dalam wawancara dengan Anadolu Agency, Kamis (27/09), Jamal Zeidan, salah seorang pengemudi sepeda ambulans motor, mengatakan bahwa proyek itu termasuk melatih sejumlah orang untuk melaksanakan tugas-tugas ini dan merawat korban luka dan sakit sampai mereka mencapai rumah sakit.

“Ketika ada gempuran, sangat sulit untuk melewati puing-puing dan mencapai korban luka, tetapi cara baru ini akan membantu kami melaksanakan tugas dengan cepat dan efisien,” kata Zeidan.

Sementara itu, perwakilan dari organisasi Denmark di Suriah, Yahya Osman, mengatakan bahwa penerapan gagasan di wilayah ini belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menunjukkan adanya upaya untuk melebarkan inovasi ini ke seluruh negeri, dan dikembangkan untuk menghadapi berbagai keadaan.

Sejak 2011, Suriah telah mengalami perang multilateral, di mana banyak permukiman, desa dan kota hancur. Ratusan ribu orang terbunuh dan jutaan orang terlantar dalam tragedi kemanusiaan terbesar sejak Perang Dunia II.

BACA JUGA  Puluhan Ribu Warga di Pinggiran Idlib Melarikan Diri ke Perbatasan Turki

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tugas Ulama, Meluruskan Penyimpangan Penguasa

Pada kesempatan kali ini redaksi kiblat.net menyediakan naskah khutbah jumat yang bertemakan kewajiban ulama dalam meluruskan penyimpangan penguasa.

Kamis, 27/09/2018 20:30 0

Munaqosyah

Insiden Pengeroyokan Harlingga, Begini Cara Islam Menjaga Nyawa Manusia

Dunia sepakbola kembali memakan korban. Fanatisme suporter sepakbola membuat nyawa seorang Harlingga Sirla melayang. ini menjadi kontras jika meihat Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia. Karena Islam memiliki mekanisme ilahi dalam menjaga nyawa manusia.

Kamis, 27/09/2018 19:00 0

Indonesia

KOKAM: Nonton Film G30S PKI Penting untuk Pelajari Sejarah Kelam Indonesia

KOKAM menilai menonton film G30S PKI penting bagai anak bangsa dalam rangka mempelajari sejarah kelam Indonesia

Kamis, 27/09/2018 18:54 0

Indonesia

KOKAM Gelar Nonton Bareng G30S/PKI di Berbagai Daerah

Komandan Nasional KOKAM, Mashuri Masyhuda mengatakan bahwa jajarannya akan menggelar nonton bareng film G30S/PKI

Kamis, 27/09/2018 17:21 0

Indonesia

Terkendala Hak Tayang, TV One Tak Bisa Tayangkan Film G30S PKI

TVOne tak bisa menayngkan film G30S PKI karena terkendala hak tayang

Kamis, 27/09/2018 16:44 1

Indonesia

Sejarah Pemberontakan PKI Perlu Ditulis Ulang dari Kacamata Umat Islam

Generasi muda hari ini banyak disuguhi sejarah pemberontakan PKI dari kacamata Orde Baru. Menurut Peneliti dari Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) jika menggunakan sudut pandang Orde Baru, umat Islam tidak sepenuhnya sepakat.

Kamis, 27/09/2018 13:12 0

Indonesia

Ustadz Abdul Somad: Jangan Berkelahi Hanya Karena Hal Sepele

Dalam kesempatan di kajian subuh itu, Ustadz Abdul Shomad menyampaikan tentang peran Islam terhadap negara Indonesia.

Kamis, 27/09/2018 12:45 0

Video Kajian

Pengaruh Keluarga Terhadap Kepribadian Anak – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Seringkali kita lalai dan acuh dalam masalah pendidikan anak. Sampai pada suatu titik,...

Kamis, 27/09/2018 02:51 0

Indonesia

Busyro Muqoddas: Demokrasi dalam Titik Nadir, Hasilkan Sistem Korup

"Demokrasi formil tapi praktiknya formil plus transaksional, menghasilkan sistem yang korup. Walaupun tidak semuanya korup, tapi sistem itu korup," kata Busyro.

Rabu, 26/09/2018 15:29 0

Indonesia

Bolehkan Bekas Napi Koruptor Nyaleg, MA Langgar 2 Undang-undang

Bolehkan Bekas Napi Koruptor Nyaleg, MA Dinilai Langgar 2 Undang-undang

Selasa, 25/09/2018 20:32 0

Close