... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tiga Roket Hantam Ghazni saat Presiden Berkunjung

Foto: Posisi Ghazni

KIBLAT.NET, Ghazni – Sejumlah roket menghantam pusat Kota Ghazni, Kamis (27/09), saat Presiden Ashraf Ghani berkunjung ke ibukota provinsi itu. Dua roket dilaporkan jatuh 300 meter dari lokasi presiden berada.

Juru bicara polisi Ghazni, Ahad Khan Shirath, mengatakan bahwa dua roket jatuh 300 meter di dekat kompleks gedung pemerintahan provinsi. Saat itu, Ghani menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat lokal.

“Roket ketiga jatuh di lokasi lain yang agak jauh,” imbuh Shirath, seperti dilansir Reuters.

Dia menambahkan tak ada laporan korban, baik luka-luka maupun tewas dalam insiden ini. Akan tetapi, suara tembakan senjata ringan dan berat terdengar.

Ghazni yang dilintasi jalan lintas provinsi yang menghubungkan ibukota Kabul masih belum pulih setelah serangan Taliban beberapa bulan lalu. Pemerintah masih menata kehidupan di provinsi tersebut. Taliban sempat menduduki pusat pemerintahan di kota itu.

Ghani bersama istrinya mengunjungi Ghazni dalam rangka mengatur kembali keamanan di wilayah tersebut.

Serangan Taliban ke Ghazni sebelum Idul Adha lalu memaksa AS turun tangan. Barat menerjunkan instruktur militer dan jet tempur untuk menghalau pejuang Taliban. Bagi pemerintah dan AS, jatuhnya Ghazni ke tangan Taliban berarti kerugian besar.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Munaqosyah

Insiden Pengeroyokan Harlingga, Begini Cara Islam Menjaga Nyawa Manusia

Dunia sepakbola kembali memakan korban. Fanatisme suporter sepakbola membuat nyawa seorang Harlingga Sirla melayang. ini menjadi kontras jika meihat Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia. Karena Islam memiliki mekanisme ilahi dalam menjaga nyawa manusia.

Kamis, 27/09/2018 19:00 0

Indonesia

KOKAM: Nonton Film G30S PKI Penting untuk Pelajari Sejarah Kelam Indonesia

KOKAM menilai menonton film G30S PKI penting bagai anak bangsa dalam rangka mempelajari sejarah kelam Indonesia

Kamis, 27/09/2018 18:54 0

Indonesia

KOKAM Gelar Nonton Bareng G30S/PKI di Berbagai Daerah

Komandan Nasional KOKAM, Mashuri Masyhuda mengatakan bahwa jajarannya akan menggelar nonton bareng film G30S/PKI

Kamis, 27/09/2018 17:21 0

Indonesia

Terkendala Hak Tayang, TV One Tak Bisa Tayangkan Film G30S PKI

TVOne tak bisa menayngkan film G30S PKI karena terkendala hak tayang

Kamis, 27/09/2018 16:44 1

Indonesia

Sejarah Pemberontakan PKI Perlu Ditulis Ulang dari Kacamata Umat Islam

Generasi muda hari ini banyak disuguhi sejarah pemberontakan PKI dari kacamata Orde Baru. Menurut Peneliti dari Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) jika menggunakan sudut pandang Orde Baru, umat Islam tidak sepenuhnya sepakat.

Kamis, 27/09/2018 13:12 0

Indonesia

Ustadz Abdul Somad: Jangan Berkelahi Hanya Karena Hal Sepele

Dalam kesempatan di kajian subuh itu, Ustadz Abdul Shomad menyampaikan tentang peran Islam terhadap negara Indonesia.

Kamis, 27/09/2018 12:45 0

Video Kajian

Pengaruh Keluarga Terhadap Kepribadian Anak – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Seringkali kita lalai dan acuh dalam masalah pendidikan anak. Sampai pada suatu titik,...

Kamis, 27/09/2018 02:51 0

Indonesia

Busyro Muqoddas: Demokrasi dalam Titik Nadir, Hasilkan Sistem Korup

"Demokrasi formil tapi praktiknya formil plus transaksional, menghasilkan sistem yang korup. Walaupun tidak semuanya korup, tapi sistem itu korup," kata Busyro.

Rabu, 26/09/2018 15:29 0

Indonesia

Bolehkan Bekas Napi Koruptor Nyaleg, MA Langgar 2 Undang-undang

Bolehkan Bekas Napi Koruptor Nyaleg, MA Dinilai Langgar 2 Undang-undang

Selasa, 25/09/2018 20:32 0

Opini

HAM Dipasung, Indonesia Beralih dari Negara Hukum?

Aksi mahasiswa untuk memberi warning kepada pemerintah tak selalu berjalan mulus. Mereka kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pihak keamanan yang mengawal jalannya demonstrasi.

Selasa, 25/09/2018 19:55 0

Close