... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hari Warisan Nasional, Ulama Afrika Selatan Kenang Perjuangan Syaikh Yusuf Al Makassari

Foto: Undangan peringatan Hari Warisan Nasional Afrika Selatan yang disiarkan oleh Muslim Judicial Council

KIBLAT.NET, Cape Town- Berbagai ormas Islam di Afrika Selatan mendeklarasikan berdirinya Syaikh Yusuf Al Makassari Islamic Council (SYAMIC) atau Dewan Islam Syaikh Yusuf Al Makassari.

Diinisiasi oleh Muslim Judicial Council (MJC), deklarasi ini dibacakan daerah Kramat Faure, Cape Town dekat lokasi bekas makam Syaikh Yusuf Al Makassari, bertepatan dengan peringatan Hari Warisan Nasional bagi penduduk Afrika Selatan, Senin (24/09/2018). Hari di mana warga Afrika Selatan memperingati pengorbanan, perjuangan dan kontribusi pendahulunya.

“Peringatan Hari Warisan ini memberikan kita kesempatan untuk sekali lagi memberi penghormatan kepada warisan dari para pelopor Islam di Afrika Selatan,” ungkap Wakil Presiden MJC Syaikh Abdul Khaliq Allie kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulisnya.

Syaikh Abdul Khaliq Allie berpendapat bahwa nenek moyang bangsa Afrika Selatan telah dihadapkan dengan berbagai kemalangan, mulai dari kolonialisme, apartheid dan ketidakadilan. Namun semua itu tak menghambat berkembangnya Islam di negara tersebut. Diantara tokoh yang berperan besar menyiarkan Islam di Afrika Selatan adalah Syaikh Yusuf Al Makassari, ulama asal Kesultanan Gowa di Sulawesi.

“Kami sangat berhutang budi pada dedikasi dan komitmen perintis Muslim di Afrika Selatan yang berpegang teguh pada iman mereka dan terus beribadah kepada Allah SWT selama masa-masa sulit,” sambungnya.

Presiden MJC, Syaikh Irfaan Abrahams (kiri) bersama tokoh-tokoh ormas Islam lainnya saat deklarasi Syaikh Yusuf Al Makassari Islamic Council di daerah Faure, lokasi bekas makam Syaikh Yusuf Al Makassari, Senin (24/09/2018).

Untuk mengenang dedikasi dan kontribusi Syaikh Yusuf Al Makassari, ormas-ormas Islam di Afrika Selatan seperti MJC, Masyarakat Islam Makasar, Jemaah Nurul Latief, dan Jamaah Muslim Sandvlei bersatu membentuk satu organisasi bersama yang dinamakan Syaikh Yusuf Al Makassari Islamic Council (SYAMIC). Dewan ini menjadi simbol persatuan dan bertujuan untuk menjawab tantangan yang dihadapi di Macassar, Sandvlei dan Khayelitsha.

BACA JUGA  Layanan Internet di Sudan Kembali Aktif Setelah Sebulan Diputus

Perlu diketahui, nama Syaikh Yusuf Al Makassari sangat melekat di hati warga Afrika Selatan. Bahkan Syaikh Yusuf pun turut dinobatkan sebagai pahlawan nasional Afrika Selatan dan dijuluki Father of Islam.

Kedatangan Syaikh Yusuf Al Makassari ke Afrika Selatan bukan tanpa alasan. Ia diasingkan oleh penjajah kolonial Belanda ke Cape Town pada tahun 1693 setelah sebelumnya diasingkan ke Srilanka. Negara yang saat itu juga menjajah Afrika Selatan. Di Afrika Selatan, Syaikh Yusuf Al Makassari tak lepas dari aktifitas dakwah Islam. Hingga akhirnya terbentuklah komunitas Muslim di Cape Town.

Bekas lokasi pengasingan Syaikh Yusuf di Cape Town kemudian menjadi kota kecil bernama Macassar. Di mana sejumlah jalan di kota ini pun diberi nama dengan nama-nama yang tak asing bagi warga Indonesia. Misalnya saja Macassar Road dan Kramat Road.

“Meskipun nenek moyang kita dihadapkan dengan banyak kesulitan termasuk kolonialisme, apartheid dan banyak ketidakadilan lainnya, Islam berkembang dan terus berkembang di negara ini,” tukasnya.

Reporter: Syafei Irman
Editor: Syafei Irman

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Menanti Takdir Idlib Setelah Kesepakatan Erdogan-Putin

Menanti Takdir Idlib Setelah Kesepakatan Erdogan-Putin. Nasib oposisi mungkin seperti di Aleppo dan Dar'a bila bergantung pada negosiasia Turki dan Rusia.

Senin, 24/09/2018 17:27 0

Tazkiyah

Ketika Khalifah Umar bin Khattab Tidak Didengarkan Rakyatnya

Pada suatu hari, Amirul Mukminin Umar bin Khattab naik ke mimbar dengan mengenakan pakaian rangkap dua. Ia berkata,"Wahai segenap manusia, tidakkah kalian mendengarkan?".

Senin, 24/09/2018 15:01 0

Indonesia

Tengku Zulkarnain: Polri Bukan Alat untuk Gebuk Mahasiswa

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnain menyayangkan tindakan kekerasan aparat kepolisian terhadap mahasiswa di Medan.

Senin, 24/09/2018 09:57 0

Indonesia

GTA Serahkan Bangunan Masjid dan Sekolah untuk Korban Gempa Lombok

Lembaga kemanusiaan Griya Tabungan Akhirat (GTA) menyerahkan bangunan masjid dan sekolah semi permanen kepada warga korban gempa

Senin, 24/09/2018 09:39 0

Indonesia

GTA Salurkan Bantuan ke Dusun Terisolir di Lombok Utara

Dusun Serui adalah kawasan terpencil yang berjarak kurang lebih 15 km dari Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Senin, 24/09/2018 09:08 0

Manhaj

Wilayatul Faqih, Agenda Politik Kaum Syiah

Khomeini menarasikan konsep ini dan mengajak para pengikutnya untuk meyakini pentingnya mendirikan Negara yang dipimpin oleh wakil dari Imam Ghaib.

Ahad, 23/09/2018 13:33 0

Indonesia

Saling Tolak di Masyarakat Dinilai Karena Lemahnya Penegakan Hukum

Ia juga menyebutkan bahwa penolakan Ustadz Abdul Somad di berbagai tempat tidak semua diproses hukum. Maka, ia menilai wajar jika masyarakat Sumatera pun melakukan penolakan.

Ahad, 23/09/2018 12:31 0

Indonesia

Wasekjen MUI Minta GP Ansor Berhenti Buat Kegaduhan ke Pihak Berseberangan

"Kalau dia ngusir di sini nanti dia diusir juga dia di tempat lain. Kalau di Jawa mengusir, nanti dia di Sumatera diusir. Jadi apa negara kita kalau begini ceritanya," katanya,

Ahad, 23/09/2018 11:11 0

Indonesia

Mantan PM Malaysia Najib Razak Dibebaskan Bersyarat

Najib harus membayar uang jaminan senilai 3,5 juta ringgit atau sekitar Rp 12,5 miliar. Jika tak dibayarkan, ia akan dipenjara sebelum kembali menghadap ke meja hijau.

Ahad, 23/09/2018 10:14 0

Indonesia

KPAI Minta Tim Seleksi CPNS Tak Loloskan Bandar Narkoba dan Penjahat Seksual

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta tim seleksi CPNS agar lebih selektif dalam penyeleksian.

Sabtu, 22/09/2018 18:10 0

Close