... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kepalanya Ditembak Tentara Israel, Bocah Gaza Tewas Seketika

Foto: Moamen Ibrahim Abu Eyada (15 th).

KIBLAT.NET, Gaza – Dari wilayah sebelah selatan Gaza, kabar duka datang kembali. Seorang bocah Gaza, asal wilayah Rafah gugur setelah tertembak peluru dari militer Israel. Keterangan diperoleh dari Kementerian Kesehatan Palestina yang mengatakan bahwa, bocah Gaza asal Rafah itu tertembak dalam sebuah demonstrasi di gerbang Gaza sebelah selatan, wilayah bagian Rafah, dekat perbatasan Mesir.

Nama anak Gaza itu adalah Moamen Ibrahim Abu Eyada, berusia 15 tahun. Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Ashraf Al-Qidra mengatakan, Moamen Ibrahim gugur seketika setelah peluru tentara Israel menembus bagian kepalanya.

Meski demikian, pihak militer Israel berkilah bahwa rentetan senjata (open-fire regulations) yang mereka lakukan terjadi setelah protes warga Gaza yang berujung bentrok. Setelah batu dilemparkan oleh warga Gaza, batu dibalas dengan peluru aktif. Salah satu peluru mengenai kepala Moamen Ibrahim, seorang bocah yang ikut serta dalam aksi protes warga Gaza di Rafah.

Pagar besi yang menjadi pembatas antara Rafah dan Gaza sejak berbulan-bulan silam memang telah menjadi latar dari demonstrasi keras warga Gaza. Demo bahkan telah dilakukan sejak tanggal 30 bulan Maret silam dalam semangat aksi bertajuk Al-Awdah March/ March Return.

Aksi Al-Awdah adalah demonstrasi besar-besaran warga Gaza yang dilakukan untuk memperingati pertama kalinya penjajahan dilakukan Israel atas Palestina. Al-Awdah March memperingati sebuah hari yang dikenang warga Palestina sebagai Nakba Day. Hari itu menjadi puncak pengingat, bahwa di tanggal 15 Mei tahun 1948 silam, ratusan ribu warga Palestina pertama kalinya terusir karena penjajahan atau pencaplokan Israel.

BACA JUGA  Israel Robohkan 12 Gedung Tempat Tinggal Warga Palestina

Sampai dengan pertengahan September 2018, rangkaian aksi demonstrasi Al-Awdah March rupanya belum berakhir. Hingga kini, sedikitnya sudah ada 182 jiwa warga Palestina gugur sepanjang protes itu berlangsung. Catatan lain mengatakan, lebih dari 19.000 orang warga Palestina mengalami luka dan cedera sejak 30 Maret 2018.

Bahkan Senin (17/09/2018) lalu, di wilayah sebelah Utara Gaza, konflik pun pecah serupa dengan apa yang terjadi di Rafah. Ashraf Al-Qidra mengatakan, Kementerian Kesehatan Palestina merangkum, sedikitnya 95 warga Palestina cedera dan 26 orang lainnya tertembak oleh peluru aktif dalam aksi protes yang berlangsung.

Reporter: Shulhan Syamsur Rijal
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Elemen Muda 212 Anggap Tak Perlu Lagi Bentuk Perkumpulan Alumni 212

Turut hadir Ketua DPP Koalisi Muda Partai Perindo (Komando), Beni Pramula berkesempatan membacakan pernyataan sikap Elemen Muda 212.

Jum'at, 21/09/2018 11:30 0

Indonesia

Mobil Partai Perindo Tampak di Acara Konferensi Pers Elemen Muda 212

Belakangan diketahui, pemiliknya adalah Beni Pramula, Ketua Koalisi Muda Partai Perindo

Jum'at, 21/09/2018 05:58 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Pertarungan Abadi antara Haq Dan Bathil

Khutbah Jumat: Pertarungan Abadi antara Haq Dan Bathil

Kamis, 20/09/2018 20:30 0

Indonesia

Muncul Elemen Muda 212 Menyatakan Penolakan Hasil Ijtima Ulama

Sekelompok orang mengatasnamakan diri Elemen Muda 212 menentang sikap GNPF Ulama yang secara terang-terangan memberi dukungan politik kepada salah satu capres-cawapres melalui agenda Ijtima Ulama I dan II.

Kamis, 20/09/2018 17:02 0

Indonesia

GP Ansor Riau Mengaku Dukung Pengajian Ustadz Abdul Somad

"Jangan dibiarkan masyarakat semakin panas dengan isu yang semakin liar ini. Itu yang saya mohonkan kepada lembaga adat untuk mediasi. Kalau di Riau tidak kondusif, pertemuannya buat di Jakarta," sambung Purwaji.

Kamis, 20/09/2018 16:30 0

Indonesia

Kirab Satu Negeri Ditolak, GP Ansor Riau Sebut Ada Kesalahpahaman

Purwaji mengatakan bahwa Kirab akan tetap digelar di Siak. Sebab, ia sudah melakukan mediasi dengan pihak kerajaan dan Kepolisian.

Kamis, 20/09/2018 15:51 1

Editorial

Editorial: Menari di atas Bencana (Lombok)

Masa transisi darurat ke pemulihan ditetapkan Gubernur NTB selama 180 hari hingga 26 Februari 2019. Namun, isu-isu yang beredar di sekitar episentrum gempa tak kalah menarik untuk diperbincangkan.

Kamis, 20/09/2018 15:50 0

Indonesia

Komnas HAM Ragu Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisioner Komnas HAM, Munafrizal Manan menilai bahwa belum ada kesungguhan dari Pemerintah...

Kamis, 20/09/2018 14:50 0

Indonesia

Kirab Satu Negeri GP Ansor Juga Ditolak di Kepulauan Meranti

"Kami menolak secara tegas atas penyelenggaraan kegiatan zikir kebangsaan tersebut di wilayah Kabupaten Kepulauan Mereanti, khususnya dan Riau umumnya. Karena kegiatan tersebut dapat menimbulkan berbagai penafsiran," ucapnya.

Kamis, 20/09/2018 14:37 0

Indonesia

Data Kasus Extrajudicial Killing Oleh Polisi Memprihatinkan

Ia menegaskan bahwa Presiden harus memberikan teguran kepada Kepolisian. Karena jika tidak demikian, Presiden dianggap melakukan pembiaran.

Kamis, 20/09/2018 13:41 0

Close