... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bantu Pengungsi Rohingya dari Krisis Air Bersih, One Care Bangunkan Sumur

Foto: Para pengungsi Rohingya berkumpul dan mencoba mengambil air dari sumur yang baru dibangun.

KIBLAT.NET – Para pengungsi Rohingya masih menghadapi beragam masalah. Salah satunya adalah mengenai kebutuhan air bersih. Antrean di sumur sangat panjang pada hari-hari ketika hujan tidak turun di kamp pengungsi Rohingya. Akan tetapi, bila musim hujan datang, situasi juga memburuk karena air akan terkontaminasi. Air bersih selalu menjadi masalah di kemp-kemp ini.

Ketika kamp pengungsi Rohingya didirikan, lembaga bantuan menggali sumur. Banyak dari sumur tersebut digali hanya 30 hingga 40 kaki. Ini adalah sumur yang dangkal yang sekarang menciptakan masalah karena banyak dari mereka yang dekat dengan jamban.

Sebuah penelitian terbaru dari WHO (World Health Organization) menunjukkan bahwa 62% air yang tersedia untuk para pengungsi Rohingya telah terkontaminasi dengan bakteri. WHO menggunakan keberadaan bakteri E. coli sebagai indikator untuk mengukur kontaminasi air.

UNICEF dan NGO mitra juga memantau kualitas air yang digunakan oleh para pengungsi. Munculnya  kasus diare akut (Accute Watery Diarrhoea /AWD) telah menyebabkan kematian.

Dari pernyataan UNICEF, antara 25 Agustus dan 11 November 2017, total 36.096 kasus AWD yang terdata. Ada 10 kematian yang terkait dengan penyakit ini. Kemudian, 42% dari total penderita AWD, atau 15.206 kasus, di antaranya adalah anak-anak di bawah usia lima tahun.

Untuk menjawab permasalahan ketersediaan air bersih bagi para pengungsi Rohingya, One Care meluncurkan program Water Pump for Rohingya. Hingga hari ini, pembangunan sumur-sumur, lengkap dengan pompa air dan tandon penampungan air, sedang dilaksanakan oleh One Care di beberapa titik di kamp pengungsian Rohingya.

Para pengungsi sedang mendoakan agar sumur bantuan rakyat Indonesia ini membawa keberkahan.

Para pengungsi sedang mendoakan agar sumur bantuan rakyat Indonesia ini membawa keberkahan.

Salah satu sumur yang dibangun berlokasi di kemp Kutupalong. Sumur yang dibangun memiliki kedalaman kurang lebih 250 kaki. Dengan kedalaman tersebut, air didapatkan dalam kondisi bersih dan aman dari kontaminasi. Sementara itu, untuk mengalirkan air dari dalam sumur menggunakan pompa. Selanjutnya, air akan mengalir ke kran dan tandon penampungan air. Pengungsi yang hendak langsung menggunakan air bisa mengambil dari kran air, ataupun dari tandon penampungan air.

BACA JUGA  Waspadai Krisis Pangan, WFP Dorong Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

Pada saat selesainya pembangunan salah satu sumur di kemp Kutupalong, para pengungsi berkumpul dan mendoakan keberkahan untuk sumur bantuan rakyat Indonesia tersebut. Para pengungsi juga mendoakan kebaikan untuk rakyat Indonesia yang telah mendermakan hartanya untuk membantu pengungsi Rohingya.

Program Water Pump for Rohingya ini adalah bantuan dari rakyat Indonesia yang diamanahkan melalui One Care. Hingga pertengahan September 2018, sedikitnya 20 sumur telah bisa digunakan oleh para pengungsi Rohingya.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Elemen Muda 212 Anggap Tak Perlu Lagi Bentuk Perkumpulan Alumni 212

Turut hadir Ketua DPP Koalisi Muda Partai Perindo (Komando), Beni Pramula berkesempatan membacakan pernyataan sikap Elemen Muda 212.

Jum'at, 21/09/2018 11:30 0

Indonesia

Mobil Partai Perindo Tampak di Acara Konferensi Pers Elemen Muda 212

Belakangan diketahui, pemiliknya adalah Beni Pramula, Ketua Koalisi Muda Partai Perindo

Jum'at, 21/09/2018 05:58 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Pertarungan Abadi antara Haq Dan Bathil

Khutbah Jumat: Pertarungan Abadi antara Haq Dan Bathil

Kamis, 20/09/2018 20:30 0

Indonesia

Muncul Elemen Muda 212 Menyatakan Penolakan Hasil Ijtima Ulama

Sekelompok orang mengatasnamakan diri Elemen Muda 212 menentang sikap GNPF Ulama yang secara terang-terangan memberi dukungan politik kepada salah satu capres-cawapres melalui agenda Ijtima Ulama I dan II.

Kamis, 20/09/2018 17:02 0

Indonesia

GP Ansor Riau Mengaku Dukung Pengajian Ustadz Abdul Somad

"Jangan dibiarkan masyarakat semakin panas dengan isu yang semakin liar ini. Itu yang saya mohonkan kepada lembaga adat untuk mediasi. Kalau di Riau tidak kondusif, pertemuannya buat di Jakarta," sambung Purwaji.

Kamis, 20/09/2018 16:30 0

Indonesia

Kirab Satu Negeri Ditolak, GP Ansor Riau Sebut Ada Kesalahpahaman

Purwaji mengatakan bahwa Kirab akan tetap digelar di Siak. Sebab, ia sudah melakukan mediasi dengan pihak kerajaan dan Kepolisian.

Kamis, 20/09/2018 15:51 1

Editorial

Editorial: Menari di atas Bencana (Lombok)

Masa transisi darurat ke pemulihan ditetapkan Gubernur NTB selama 180 hari hingga 26 Februari 2019. Namun, isu-isu yang beredar di sekitar episentrum gempa tak kalah menarik untuk diperbincangkan.

Kamis, 20/09/2018 15:50 0

Indonesia

Komnas HAM Ragu Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisioner Komnas HAM, Munafrizal Manan menilai bahwa belum ada kesungguhan dari Pemerintah...

Kamis, 20/09/2018 14:50 0

Indonesia

Kirab Satu Negeri GP Ansor Juga Ditolak di Kepulauan Meranti

"Kami menolak secara tegas atas penyelenggaraan kegiatan zikir kebangsaan tersebut di wilayah Kabupaten Kepulauan Mereanti, khususnya dan Riau umumnya. Karena kegiatan tersebut dapat menimbulkan berbagai penafsiran," ucapnya.

Kamis, 20/09/2018 14:37 0

Indonesia

Data Kasus Extrajudicial Killing Oleh Polisi Memprihatinkan

Ia menegaskan bahwa Presiden harus memberikan teguran kepada Kepolisian. Karena jika tidak demikian, Presiden dianggap melakukan pembiaran.

Kamis, 20/09/2018 13:41 0

Close