... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Faksi-Faksi Jihadis di Idlib Tolak Kesepakatan Erdogan-Putin

Foto: Wilayah Idlib, Suriah

KIBLAT.NET, Idlib – Faksi-faksi jihadis Suriah menyatakan menolak kesepakatan Turki-Rusia atas Idlib. Mereka dikabarkan siap menghadapi upaya-upaya menerapkan perjanjian itu.

Seperti dilansir dari Al-Sarq Al-Ausat pada Rabu (19/09), faksi-faksi yang menolak di antaranya: Organisasi Hurrasuddin, Ansharut Tauhid, Ansharuddin, Ansharullah, Tajammuk Al-Furqan, Jundul Kaukaz, dan faksi-faksi lainnya yang bergabung Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS). Mereka menolak menarik diri dari zona demiliterisasi yang disepakati Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan koleganya Vladimir Putin.

Di antara poin penting kesepakatan Erdogan-Putin tersebut membentuk zona demiliterisasi seluas 15-20 kilometer yang nantinya mencakup Idlib, Aleppo dan Hama. Tak boleh ada kelompok “teroris” sesuai definisi yang disepakati Turki-Rusia. Zona tersebut juga harus steril dari senjata berat. Zona ini berada di garis kontak wilayah oposisi dan rezim.

Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) menyebut bahwa faksi-faksi tersebut tengah bersiap menghadapi semua pihak yang berupaya melucuti senjata dan memaksa mereka meninggalkan wilayah-wilayah yang mereka duduki saat ini. Sebaliknya, mereka akan berada di front-front kontak dengan rezim untuk menghadapi militer rezim dan Rusia serta sekutunya.

Sementara belum diketahui apakah faksi-faksi dukungan Turki juga ikut serta memaksa faksi yang menolak kesepakatan Erdogan-Putin dengan senjata. Yang jelas, mereka mendukung penuh kesepakatan itu dan menganggapnya kemenangan.

Sumber: Al-Sarq Al-Ausath
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Data Kasus Extrajudicial Killing Oleh Polisi Memprihatinkan

Ia menegaskan bahwa Presiden harus memberikan teguran kepada Kepolisian. Karena jika tidak demikian, Presiden dianggap melakukan pembiaran.

Kamis, 20/09/2018 13:41 0

Indonesia

Sebelum 2018, Tidak Ada Permintaan Fatwa tentang Vaksin MR ke MUI

Terkait vaksin Measles Rubella (MR), Ma'ruf mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan tidak meminta fatwa langsung tentang vaksin tersebut sebelum tahun 2018. 

Kamis, 20/09/2018 12:01 0

Indonesia

Pengungsi Palestina di Yordania Terancam Tak Bisa Lagi Haji dan Umrah

Kerajaan Arab Saudi melarang warga Palestina yang memegang paspor sementara Yordania untuk memasuki negaranya

Kamis, 20/09/2018 11:29 0

Indonesia

Ditolak di Siak, Lembaga Adat Melayu Riau Minta GP Ansor Introspeksi

Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menegaskan bahwa GP Ansor perlu melakukan introspeksi karena kegiatan Kirab Satu Negeri ditolak masyarakat Riau.

Rabu, 19/09/2018 21:55 0

Indonesia

Lembaga Adat Melayu Tolak GP Ansor di Siak

Rencana GP Ansor  menggelar acara Kirab Satu Negeri di Kabupaten Siak, Riau mendapat penolakan oleh masyarakat setempat.

Rabu, 19/09/2018 21:45 0

Indonesia

ILR: Penegakan Hukum di Indonesia Masih Banyak Catatan

“Dan yang juga mencolok dari pelanggaran pemerintah adalah reklamasi di pantai utara Jakarta. Ada pula soal pembangunan bandara di Kulon Progo, Yogyakarta,” ungkapnya.

Rabu, 19/09/2018 14:47 0

Indonesia

Polisi Diminta Lacak Akun Provokatif di Postingan Syuhada Soal Ricuh di MK

Aziz memaparkan, akun tersebut bernama AhmadRiduan JayaFarm. Akun tersebut mengomentari dengan nada provokasi di postingan Syuhada yang dipermasalahkan oleh polisi.

Rabu, 19/09/2018 13:50 0

Indonesia

Penyebar Video Ricuh di MK Ditangkap, Pengacara: Karena Ada Caption #TurunkanJokowi

, pengacara dari Badan Hukum Front (BHF), Aziz Yanuar membenarkan bahwa Syuhada memposting vidio tersebut. Namun, ia menekankan bahwa video tersebut benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa dari Syuhada.

Rabu, 19/09/2018 13:16 0

Video Kajian

Ust. Oemar Mita: Tips Memilih Wanita Idaman

KIBLAT.NET – Ust. Oemar Mita: Tips Memilih Wanita Idaman. Sebelum menikahi seorang perempuan, berikut adalah...

Rabu, 19/09/2018 12:00 0

Indonesia

Proses Hukum terhadap Akun FB Pemfitnah Haji Adnan Terus Berlanjut

Sementara kuasa hukum Haji Adnan, Yusril Ichtiawan, SH menegaskan bahwa akan terus mengawal kasus tersebut. Jika telah terbukti melanggar hukum akan tetap diproses.

Rabu, 19/09/2018 11:34 0

Close