... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Habib Rizieq: Politik Identitas Umat Islam Bukan Rasis dan Fasis

Foto: Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menegaskan bahwa keputusan soal capres-cawapres yang diambil dalam Ijtima Ulama sudah melalui pertimbangan yang matang. Ia menegaskan, keputusan yang diambil untuk kepentingan agama dan negara.

“Rekomendasi Ijtima Ulama pertama tentang capres-cawapres semata untuk yang terbaik bagi agama bangsa dan negara, bukan rakus pada kekuasaan. Karenanya Ijtima Ulama tetap realistis, dan ulama selalu mengedepankan musyawarah dalam menentukan sikap sehingga digelar Ijtima II,” katanya melalui rekaman audio di sela-sela Ijtima Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat pada Ahad (16/09/2018).

“Pertimbangan Ijtima Ulama adalah pertimbangan yang matang, bukan hanya soal politik identitas. Ijtima tidak menekankan cawapres ulama, karena bukan politik transaksional,” sambungnya.

Soal politik identitas, Habib Rizieq menegaskan bahwa habaib dan ulama yang istiqomah tidak akan menjalankan politik identitas yang rasis dan fasis. Tapi selalu menjalankan politik identitas berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Indonesia merdeka karena politik identitas. Perlawanan yang dilakukan Pangeran Diponegoro adalah politik identitas,” tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa Ijtima Ulama akan terus menghidupkan dan menggelorakan politik identitas atas dasar Tuhan yang Maha Esa. Menurutnya, langkah tersebut untuk menuju Indonesia berkah.

“Politik identitas umat Islam bukan politik rasis, fasis. Melainkan politik umat kebangsaan untuk mencari ridha Allah,” tukasnya.

BACA JUGA  Komunitas Yaman Indonesia Mengecam Aksi Penyerangan UEA Terhadap Yaman

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Meski Bersitegang, China dan AS Lanjutkan Kerja Sama Bidang Militer

Seorang jenderal papan atas China menghadiri pembukaan sebuah forum kesehatan angkatan bersenjata regional yang diselenggarakan oleh militer China dan AS pada Senin (17/09/2018).

Senin, 17/09/2018 14:16 0

Afrika

Polisi dan Tentara Somalia Baku Tembak di Ibukota Mogadishu

“Anggota tentara di tempatkan di daerah tersebut untuk memerangi komplotan penjahat. Namun justeru mereka mengambil upeti dari truk-truk, mobil dan pejalan kaki yang melintas,” kata sumber keamanan kepada Al-Ain.

Senin, 17/09/2018 09:42 0

Afghanistan

Taliban Tuntut Pembebasan Tawanan Sebagai Syarat Berunding dengan AS

“Jika mereka (AS) jujur untuk berunding, mereka akan menerima tuntutan kami untuk pertukaran tahanan,” ungkap komandan yang meminta namanya tak disebut itu.

Senin, 17/09/2018 08:49 0

Amerika

AS Usir Dubes Palestina dan Keluarganya

Ashrawi mencatat bahwa pihak berwenang AS memberitahu staf misi PLO di Washington prosedur penutupan kantor organisasi, termasuk meminta mereka untuk berhenti bekerja dan menutup rekening bank.

Senin, 17/09/2018 08:00 0

Suriah

Ratusan Pekerja Medis Gelar Demonstrasi di Idlib, Tolak Disebut Teroris

"Kami adalah warga sipil, kami bukan teroris, kami adalah kampanye penerima dan bukan kampanye senjata," katanya.

Senin, 17/09/2018 07:27 0

Iran

Lagi, Dua Tentara Garda Revolusi Iran Tewas di Suriah

sampai saat ini sebanyak 2.400 tentara Iran tewas di Suriah sejak awal konflik.

Senin, 17/09/2018 06:52 0

China

Badai Mangkhut Terjang China Selatan, Pusat Judi Terbesar di Asia Tutup

Badai raksasa Mangkhut menghantam Hong Kong, Makau, dan kota-kota di sekitar garis pantai wilayah selatan China. Pada Sabtu (15/09/2018), badai tersebut menuju ke Filipina, menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan sedikitnya 28 orang.

Ahad, 16/09/2018 16:26 0

Suriah

Jutaan Orang Akan Mengungsi ke Eropa Jika Idlib Diserang

Jika ketegangan di Idlib berubah menjadi konflik berskala penuh, jutaan orang akan lari ke arah Barat dari provinsi itu, yang akan memicu krisis kemanusiaan baru.

Ahad, 16/09/2018 14:45 0

Video News

Kiblat Review: Persekusi Oposisi

KIBLAT.NET – Jelang pilpres 2019, saat ini perang tagar dan medsos sudah dimulai. Bahkan berbagai...

Ahad, 16/09/2018 12:00 0

Artikel

“War on Terror” dan Politik Rasa Takut

Politik rasa takut menjadi jualan yang efektif baik di negeri terbuka seperti AS, apalagi di negeri-negeri otoriter seperti Cina atau Mesir dan negara lainnya. 

Ahad, 16/09/2018 10:02 0

Close