... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Waspada Aliran Jamaah Nubuwah, Pemimpinnya Mengaku Rasul Akhir Zaman

Foto: Mantan pengikut Jamaah Nubuwah, Sumanta (39) warga Cikarang Barat

KIBLAT.NET, Bekasi – Masih hangat kasus aliran sesat kerajaan ubur-ubur di Serang Banten, muncul kembali ajaran meresahkan yang pimpinannya mengaku sebagai rasul akhir zaman. Kesesatan itu terungkap ketika pengikut-pengikutnya ragu akan kerasulannya dan memutuskan untuk keluar dari ajaran tersebut. Aliran itu bernama Jamaah Nubuwah atau Sangga Buana yang dipimpin Epen Jahruddin (43) asal Sukabumi.

Mantan pengikut Jamaah Nubuwah, Sumanta (39) warga Cikarang Barat, kabupaten Bekasi mengatakan selama tujuh tahun dirinya mengikuti ajaran Sangga Buana setelah Epen mendeklarasikan diri sebagai Rasul dan Imam Mahdi.

“Berawal dari kekecewaan di gerakan sebelumnya, sang pemimpin membuat konsep nubuwah dengan membuat manhaj nubuwah di tahun 2004-2009. Kemudian di tahun 2010 menjelang 2011 ia mendeklarasikan diri sebagai rasul,” katanya kepada Kiblat.net di Cibitung, Bekasi, Rabu (12/09/2018).

Ia menceritakan bagaimana Epen mendapatkan wahyu kerasulan, berawal dari memperbanyak puasa selama 99 hari  mulai 1 Muharram selama tiga bulan. Epen kemudian mengaku mendapat wahyu dari Allah melalui Malaikat Jibril, di Gunung Sangga Buana, Cigentis, Karawang. Sejak itu lahirlah nama nubuwahnya, Sangga Buana, dengan nama kerasulan syaikh Qudratillah Sangga Buana Imam Mahdi Hamdan Maghribi Ibnu Ubaidillah.

“Ia mengaku nama tersebut merupakan pemberian dari Allah. Epen pun mengaku sebagai rasul penutup dan rasul akhir zaman. Secara syariat tidak terlihat perbedaan dengan ajaran Islam pada umumnya, baik secara rukun iman dan Islam. Tetapi dalam konteks syahadat ‘Muhammad Rasulullah’, dinisbatkan kepadanya,” tutur Sumanta.

BACA JUGA  Felix Siauw: Selama Rukun Iman dan Islam Sama, Masih Bersaudara

Sumanta mengungkapkan pengikut Jamaah Nubuwah mencapai 700 – 1000 orang, disebabkan kegiatan dakwah yang terorganisir sehingga ajaran tersebut menyebar luas di Nusantara. Beberapa wilayah yang menjadi basisnya berada di kabupaten Karawang, Bekasi, Purbalingga, Puwokerto, Banjarnegara, Brebes, Sragen, Solo, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera Barat, Lampung dan Jambi.

“Ajaran ini tidak memiliki sekretariat, sebab kegiatannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Sebelumnya berpusat di Karawang. Lantaran membuat warga resah dan keberadaan aliran terancam maka berpindah ke Cikarang, Bekasi, mereka menyebutnya Ummul Qura. Tetapi pengikutnya diperintahkan untuk merahasiakan ajarannya,” pungkasnya.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Mendidik Anak Cara Islam – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Banyak orang tua yang mengeluh, “Kenapa anak saya susah diatur? “Kenapa anak saya...

Kamis, 13/09/2018 12:00 0

Turki

Turki Tangkap Aktor Penting Bom Reyhanli 2013 yang Didalangi Rezim Assad

Pihak berwenang Turki menangkap seorang tersangka utama serangan bom mobil lima tahun lalu yang menewaskan puluhan orang. Bom kembar itu diduga kuat dilakukan di bawah kendali intelijen Suriah.

Kamis, 13/09/2018 11:29 0

Feature

Dulu Bengis, Kini Mudah Menangis: Kisah Hijrah Mantan Preman

"Kami hijrah itu sendiri, dari nggak tau agama sekali. Banyak ini yang dulunya suka maksiat baik minum-minuman, pengedar narkoba, makai narkoba, merampok bahkan preman yang sangat bengis dan lain-lain. Tapi, masyaAllah sekarang semuanya jadi gampang menangis," ucap Suyudi Nugroho, ketua Exspreso (Exs Preman Solo).

Kamis, 13/09/2018 10:18 0

Afghanistan

Taliban Siap Gelar Negosiasi Putaran Kedua dengan AS

Salah satu pejabat Taliban mengatakan pertemuan itu berakhir dengan rencana untuk bertemu lagi bulan ini.

Kamis, 13/09/2018 08:38 0

Suriah

Turki Tambah Kekuatan Militer di Idlib

"Kami memiliki kehadiran militer di sana dan jika militer kami menjadi dirusak atau diserang dengan cara apa pun, maka itu kami anggap serangan terhadap Turki dan akan kami balas sesuai keperluan," kata sumber yang tak disebutkan namanya itu.

Kamis, 13/09/2018 06:56 0

Wilayah Lain

Di Hari Peringatan Serangan 9/11, Zawahiri Seru Serang AS

“Saudara-saudaraku sesama Muslim, pertempuran melawan Amerika sudah tak terelakkan, mereka menempatkan kita di dua pilihan: penuh kehormatan melakukan perlawanan atau terhina dan menerima rasa malu, dan kami tidak akan menerima kehidupan di bawah penghinaan dengan bantuan Tuhan,” pungkasnya.

Rabu, 12/09/2018 20:22 0

Afghanistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 68 Orang di Afghanistan: Taliban Mengecam, ISIS Diam

Serangan bom mematikan itu terjadi beberapa jam setelah beberapa pengeboman menargetkan sekolah-sekolah di Jalalabad.

Rabu, 12/09/2018 17:58 0

Suriah

HTS Tangkap Gubernur ISIS Wilayah Hama

Kantor berita afiliasi HTS, Iba’, Selasa (11/09), melaporkan bahwa keamanan HTS berhasil menangkap Abu Hamzah Al-Misri yang dikenal sebagai orang nomor satu ISIS di wilayah Hama. Ia menjawab Amir Wilayah Hama, atau gunbernur ISIS untuk Hama.

Rabu, 12/09/2018 16:39 0

Asia

Berisiko Rabies, Hanoi Desak Masyarakat Berhenti Konsumsi Daging Anjing

"Praktik membunuh hewan seringkali kejam, dan pemerintah kota berharap itu bisa secara bertahap dihapus," katanya dalam sebuah pernyataan.

Rabu, 12/09/2018 13:57 0

Mesir

Mesir Kampanyekan Program KB untuk Selamatkan Ekonomi Negara

"Kampanye dengan slogan 'dua anak cukup' bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengendalian kelahiran," kata Kementerian

Rabu, 12/09/2018 13:05 0

Close