... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki Tambah Kekuatan Militer di Idlib

Foto: Militer Turki di Perbatasan Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Turki memperkuat posisi militernya di dalam provinsi Idlib. Pergerakan Ankara ini terjadi setelah gagalnya pertemuan puncak antara Rusia, Iran dan Turki di Teheran, Jumat lalu, mencapai kesepakatan.

Tiga pejabat keamanan Turki menyampaikan kepada kantor berita Reutes, Rabu (12/09), pihaknya sedang mengirim pasukan dan kendaraan lapis baja tambahan serta peralatan militer ke perbatasan dengan Suriah. Seorang sumber keamanan senior mengatakan militer pemerintah telah menambah kekuatan di 12 pos pengamatan militer di dalam wilayah Idlib sendiri.

“Kami memiliki kehadiran militer di sana dan jika militer kami menjadi dirusak atau diserang dengan cara apa pun, maka itu kami anggap serangan terhadap Turki dan akan kami balas sesuai keperluan,” kata sumber yang tak disebutkan namanya itu.

Turki mendirikan pos pemantau militer di Idlib tahun lalu menyusul kesepakatan “zona de-eskalasi” antara Turki, Rusia dan Iran. Ankara juga bekerjasama dengan Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) dalam pendirian pos tersebut.

Pada bagiannya, komandan senior oposisi Suriah mengatakan Turki telah mengirim puluhan kendaraan lapis baja dan tank, serta ratusan personel pasukan khusus ke Idlib. Menurutnya, langkah ini menunjukkan Idlib tidak akan bernasib seperti wilayah-wilayah lainnya dengan mudah direbut oleh rezim.

“Ada bala bantuan yang signifikan untuk pasukan Turki di dalam Suriah, dan pos pengamatan ini sebenarnya telah menjadi pangkalan militer permanen,” kata Mustafa Saijary, komandan oposisi yang dikenal didukung Turki.

BACA JUGA  Konflik Internal Faksi Oposisi Dukungan Turki di Afrin Sebabkan 25 Tewas

Militer Turki tidak mengomentari gerakan pasukan, akan tetapi kamera Reuters menangkap konvoi militer Turki menuju ke daerah perbatasan dengan Suriah pekan lalu.

Sumber-sumber oposisi mengatakan kepada Reuters bahwa Turki juga meningkatkan pasokan kepada pasukan oposisi di Idlib dalam beberapa hari terakhir, termasuk amunisi dan roket.

Sebagaimana diketahui, pertemuan Teheran berakhir tanpa kesepakatan antara kubuh pendukung oposisi (Turki) dan kubu pendukung rezim (Rusia dan Iran). Turki mendesak tak ada agresi militer ke Idlib sementara Rusia dan Iran ngotot ingin mengerahkan pasukan.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Felix Siauw: Selama Rukun Iman dan Islam Sama, Masih Bersaudara

Dai muda, Ustadz Felix Siauw berpesan untuk tetap mengedepankan Ukhuwah Islamiyah dalam menghadapi tahun politik.

Rabu, 12/09/2018 17:08 2

Indonesia

UBN Ajak Pemerintah dan Masyarakat Hentikan Kampanye Islamofobia

Pimpinan Arrahman Quranic Learning Center, Ustadz Bachtiar Nasir mengungkapkan alasannya memilih tema "Peace is Power" dalam Milad ke-10 AQL di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Rabu, 12/09/2018 14:58 0

Indonesia

Dugaan Pemurtadan di Lombok, Begini Respon Aa Gym

"Jangan memanfaatkan penderitaan orang untuk lebih menderita di akhirat dengan dimurtadkan," ungkapnya saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (11/09/2018).

Rabu, 12/09/2018 11:04 0

Indonesia

Milad ke-10 AQL Ambil Tema “Peace Is Power”, Ini Maksudnya Menurut UBN

Arrohman Quranic Learning Center pada 11 September 2018 menggelar Milad ke-10 dengan tema "Peace Is Power", bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1440 H.

Rabu, 12/09/2018 10:46 0

Indonesia

Pengamat Intelijen Curiga Papua Dijadikan Pasar Gelap Senjata Ilegal

Seorang pria Polandia bernama Jakub Fabian Skrzypski (29) diancam hukuman penjara seumur hidup setelah ditetapkan sebagai tersangka penyelundupan senjata untuk kelompok bersenjata Papua.

Selasa, 11/09/2018 16:49 1

Suara Pembaca

Catatan Relawan Solidaritas Muslim di Lokasi Gempa Lombok

KIBLAT.NET, Lombok – Adakalanya Allah memberikan kelonggaran kepada kita, namun adakalanya juga Allah menguji kita...

Selasa, 11/09/2018 16:18 0

Indonesia

Temuan Narkoba di Penjara, MUI: Petugas Lapas Harus Ditindak Tegas

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menanggapi temuan narkoba di Lapas Salemba. Anwar mempertanyakan mengapa di penjara masih ada praktik jual-beli narkoba.

Selasa, 11/09/2018 15:10 0

Indonesia

Persenjatai Kelompok Bersenjata Papua, Seorang Warga Polandia Ditangkap 

Selain Skrzypski, ada beberapa warga Papua yang juga ditangkap secara terpisah. Mereka dikenai undang-undang tentang pengkhianatan yang bisa berujung pada hukuman penjara seumur hidup.

Selasa, 11/09/2018 14:22 0

Analisis

Musuh Amerika Hanyalah Sebuah Ide

Tanggal 11 September 2001 menjadi tanggal yang akan selalu melekat dalam ingatan publik AS, bahkan dunia internasional.

Selasa, 11/09/2018 11:00 0

Video News

Kiblat Review: Gempa Iman di Lombok

KIBLAT.NET – Datangnya musibah selalu menyisakan korban. Kebutuhan untuk melangsungkan hidup menjadi faktor yang penting....

Senin, 10/09/2018 19:41 0

Close