... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Mobil 9/11 di China Tewaskan 11 Orang

Foto: Tersangka penyerangan 9/11 di China yang menewaskan 11 orang.

KIBLAT.NET, Hengyang – Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 11 dengan 44 lainnya dirawat di rumah sakit setelah seorang pria yang mengemudikan mobil jenis SUV dengan sengaja menabrak kerumunan orang di China tengah. Setelah menabrak, pria itu keluar dan menyerang orang-orang dengan belati dan sekop.

Pemerintah kota Hengyang mengatakan tersangka diyakini terlibat sejumlah kejahatan termasuk perdagangan narkoba, pencurian dan penyerangan. Tidak ada tuduhan terhadap pria itu terkait terorisme, sebagaimana yang kerap dialamatkan kepada Muslim Uighur.

Polisi mengidentifikasi tersangka sebagai Yang Zanyun (54) dari daerah Hengyang di provinsi Hunan yang sebagian besar penduduknya petani.

Serangan pada Selasa (11/09/2018) malam terjadi di lapangan umum tempat warga biasanya berkumpul atau menikmati angin malam yang sejuk. SUV itu tampaknya muncul tanpa peringatan, melompati trotoar sebelum menabrak kerumunan.

China telah mengalami sejumlah serangan di tempat-tempat umum dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pemboman dan pembakaran bus dan bangunan. Serangan kerap dikaitkan dengan Muslim Uighur.

Pada tahun 2013, sebuah SUV menabrak kerumunan di depan Kota Terlarang Beijing sebelum menabrak dan terbakar. Lima orang dilaporkan tewas, termasuk tiga penumpang kendaraan. Polisi menyalahkan Muslim Uighur sebagai pelaku.

Undang-undang China membatasi penjualan dan kepemilikan senjata api. Serangan massal umumnya dilakukan dengan pisau atau bahan peledak buatan sendiri. Banyak serangan terjadi di sekolah-sekolah, termasuk ketika tahun 2010 di mana hampir 20 anak tewas.

BACA JUGA  China Luncurkan Kampanye Non-Halal di Wilayah Xinjiang

Pada bulan Juni, seorang pria menggunakan pisau dapur untuk menyerang tiga anak laki-laki dan seorang ibu di dekat sekolah di Shanghai, dua anak-anak tewas. Tahun lalu, polisi mengatakan seorang pria meledakkan sebuah ledakan di gerbang depan taman kanak-kanak di China timur, ketika kerabat berkumpul untuk menjemput anak-anak mereka di penghujung hari, delapan orang tewas.

Sumber: Associated Press
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI Diminta Segera Tindaklanjuti Laporan Penyimpangan Jamaah Nubuwah

GERAK (Gerakkan Anti Kesesatan) telah berupaya melaporkan berbagai macam bentuk peyimpangan/ kesesatan ajaran Nubuwah Sangga Buana kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). GERAK sendiri beranggotakan para mantan pengikut aliran menyimpang tersebut.

Kamis, 13/09/2018 17:58 0

Indonesia

Cara Penguasa Langgengkan Kekuasaan Menurut An-Nashr Institute

Ketika kekuasaan tidak mampu mengendalikan pikiran target, lanjut dia, maka cara kedua adalah dominasi.

Kamis, 13/09/2018 16:38 0

Indonesia

Merasa Dibohongi, Alasan Pengikut Keluar dari Jamaah Nubuwah

KIBLAT.NET, Bekasi – Tersesat selama bertahun-tahun mengikuti ajaran Jamaah Nubuwah atau Sangga Buana, para pengikut...

Kamis, 13/09/2018 16:13 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat : Tiga Rahasia Sahabat Nabi Menjadi Umat Terbaik

Apakah rahasia para sahabat menjadi umat terbaik seperti yang dikabarkan Rasulullah melalui sabdanya?

Kamis, 13/09/2018 15:00 1

Indonesia

Keanehan Ajaran Jamaah Nubuwah Pimpinan Epen Jahruddin

Epen mengaku mendapatkan wahyu kerasulan berawal dari memperbanyak puasa selama 99 hari  mulai 1 Muharram selama tiga bulan. Epen kemudian mengaku mendapat wahyu dari Allah melalui Malaikat Jibril, di Gunung Sangga Buana, Cigentis, Karawang.

Kamis, 13/09/2018 13:46 0

Indonesia

Waspada Aliran Jamaah Nubuwah, Pemimpinnya Mengaku Rasul Akhir Zaman

Mantan pengikut Jamaah Nubuwah, Sumanta (39) warga Cikarang Barat, kabupaten Bekasi mengatakan selama tujuh tahun dirinya mengikuti ajaran Sangga Buana setelah Epen mendeklarasikan diri sebagai Rasul dan Imam Mahdi.

Kamis, 13/09/2018 13:00 0

Video Kajian

Mendidik Anak Cara Islam – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Banyak orang tua yang mengeluh, “Kenapa anak saya susah diatur? “Kenapa anak saya...

Kamis, 13/09/2018 12:00 0

Indonesia

Komunitas Gerak Bareng Ajarkan Ruqyah Mandiri kepada Warga NTB

Beragam cara dilakukan untuk menghilangkan trauma bagi korban gempa Lombok. Komunitas Gerak Bareng memilih untuk mengajarkan ruqyah syar'iyyah kepada warga NTB, sebagai upaya trauma healing.

Kamis, 13/09/2018 11:01 0

Feature

Dulu Bengis, Kini Mudah Menangis: Kisah Hijrah Mantan Preman

"Kami hijrah itu sendiri, dari nggak tau agama sekali. Banyak ini yang dulunya suka maksiat baik minum-minuman, pengedar narkoba, makai narkoba, merampok bahkan preman yang sangat bengis dan lain-lain. Tapi, masyaAllah sekarang semuanya jadi gampang menangis," ucap Suyudi Nugroho, ketua Exspreso (Exs Preman Solo).

Kamis, 13/09/2018 10:18 0

Indonesia

HILMI FPI Targetkan Bangun 100 Hunian Korban Gempa Lombok

HILMI memprioritaskan pembangunan hunian warga dengan kriteria tertentu. "Kriterianya janda yang ada yatimnya, warga jompo, dan keluarga yang punya bayi," imbuhnya.

Kamis, 13/09/2018 08:55 0

Close