... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cara Penguasa Langgengkan Kekuasaan Menurut An-Nashr Institute

Foto: Direktur An-Nashr Institute, Munarman.

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur An-Nashr Institute, Munarman memaparkan dua hal yang bisa membuat kekuasaan langgeng. Yaitu hegemoni dan dominasi.

“Kekuasaan itu bisa langgeng dua hal. Pertama hegemoni, kedua dominasi,” katanya dalam diskusi ‘Penghadangan Masif, Negara Semakin Represif?’ di Gedung Joang, Jakarta pada Kamis (13/09/2018).

Ia memaparkan, hegemoni adalah perang pemikiran. Jadi bagaimana orang yang anti Islam membangun wacana, membangun propaganda.

“Jadi bagaimana orang itu bisa ditundukkan tanpa kontak fisik,” ucapnya.

Ketika kekuasaan tidak mampu mengendalikan pikiran target, lanjut dia, maka cara kedua adalah dominasi. “Yaitu dengan kekuatan fisik; dihadapi, dikerasi, dipersekusi,” tuturnya.

Menurutnya, cara fisik yang digunakan penguasa bisa melalui jalur resmi, yaitu hukum. Munarman memaparkan, hukum akan digunakan penguasa untuk menundukkan dakwah Islam.

“Kalau penguasa tidak mampu menandingi dakwah Islam, menggunakan dominasi,” katanya menyimpulkan.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat : Tiga Rahasia Sahabat Nabi Menjadi Umat Terbaik

Apakah rahasia para sahabat menjadi umat terbaik seperti yang dikabarkan Rasulullah melalui sabdanya?

Kamis, 13/09/2018 15:00 0

Palestina

Pejuang Gaza Minta Otoritas Palestina Hentikan Negosiasi dengan Israel

Pejuang dari berbagai faksi Palestina di Jalur Gaza mengatakan bahwa mereka siap untuk menghadapi serangan militer Israel.

Kamis, 13/09/2018 14:26 0

Afghanistan

AS Tunjuk Komandan Baru di Afghanistan, Begini Respon Taliban

Media-media Amerika menggambarkan Jenderal Miller sebagai seorang komandan yang sangat terlatih dan telah berpengalaman luas di Afghanistan, terutama dalam operasi-operasi raid di malam hari.

Kamis, 13/09/2018 13:59 0

Video Kajian

Mendidik Anak Cara Islam – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Banyak orang tua yang mengeluh, “Kenapa anak saya susah diatur? “Kenapa anak saya...

Kamis, 13/09/2018 12:00 0

Turki

Turki Tangkap Aktor Penting Bom Reyhanli 2013 yang Didalangi Rezim Assad

Pihak berwenang Turki menangkap seorang tersangka utama serangan bom mobil lima tahun lalu yang menewaskan puluhan orang. Bom kembar itu diduga kuat dilakukan di bawah kendali intelijen Suriah.

Kamis, 13/09/2018 11:29 0

Feature

Dulu Bengis, Kini Mudah Menangis: Kisah Hijrah Mantan Preman

"Kami hijrah itu sendiri, dari nggak tau agama sekali. Banyak ini yang dulunya suka maksiat baik minum-minuman, pengedar narkoba, makai narkoba, merampok bahkan preman yang sangat bengis dan lain-lain. Tapi, masyaAllah sekarang semuanya jadi gampang menangis," ucap Suyudi Nugroho, ketua Exspreso (Exs Preman Solo).

Kamis, 13/09/2018 10:18 0

Afghanistan

Taliban Siap Gelar Negosiasi Putaran Kedua dengan AS

Salah satu pejabat Taliban mengatakan pertemuan itu berakhir dengan rencana untuk bertemu lagi bulan ini.

Kamis, 13/09/2018 08:38 0

Suriah

Turki Tambah Kekuatan Militer di Idlib

"Kami memiliki kehadiran militer di sana dan jika militer kami menjadi dirusak atau diserang dengan cara apa pun, maka itu kami anggap serangan terhadap Turki dan akan kami balas sesuai keperluan," kata sumber yang tak disebutkan namanya itu.

Kamis, 13/09/2018 06:56 0

Wilayah Lain

Di Hari Peringatan Serangan 9/11, Zawahiri Seru Serang AS

“Saudara-saudaraku sesama Muslim, pertempuran melawan Amerika sudah tak terelakkan, mereka menempatkan kita di dua pilihan: penuh kehormatan melakukan perlawanan atau terhina dan menerima rasa malu, dan kami tidak akan menerima kehidupan di bawah penghinaan dengan bantuan Tuhan,” pungkasnya.

Rabu, 12/09/2018 20:22 0

Afghanistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 68 Orang di Afghanistan: Taliban Mengecam, ISIS Diam

Serangan bom mematikan itu terjadi beberapa jam setelah beberapa pengeboman menargetkan sekolah-sekolah di Jalalabad.

Rabu, 12/09/2018 17:58 0

Close