... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mesir Kampanyekan Program KB untuk Selamatkan Ekonomi Negara

Foto: Bayi baru lahir.

KIBLAT.NET, Kairo – Kementerian Solidaritas Sosial Mesir telah meluncurkan kampanye keluarga berencana untuk menghadapi tingkat kelahiran yang meningkat di seluruh negeri.

“Kampanye dengan slogan ‘dua anak cukup’ bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengendalian kelahiran,” kata Kementerian seperti dikutip Middle East Monitor, Selasa (11/09/2018).

Menteri Solidaritas Sosial, Ghada Waly, mengklaim bahwa pengurangan pertumbuhan penduduk di Mesir menjadi penting untuk kemakmuran ekonomi negara.

Waly menambahkan, tahap pertama proyek akan menargetkan 2.257 desa di sepuluh gubernuran, termasuk Behira, Giza, Fayyoum, Beni Suef, Minya, Assiut, Sohag, Qena, Luxor dan Aswan.

“Kami bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah untuk meningkatkan kesadaran di kalangan perempuan Mesir tentang pentingnya pengendalian kelahiran,” katanya.

Pemerintah Mesir telah melakukan banyak kampanye keluarga berencana di beberapa provinsi yang diharapkan dapat menyelamatkan ekonomi negara yang dilanda krisis. Pada bulan Juli, Departemen Kesehatan dan Kependudukan negara, meluncurkan kampanye keluarga berencana di berbagai gubernuran dengan melibatkan para ahli.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dugaan Pemurtadan di Lombok, Begini Respon Aa Gym

"Jangan memanfaatkan penderitaan orang untuk lebih menderita di akhirat dengan dimurtadkan," ungkapnya saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (11/09/2018).

Rabu, 12/09/2018 11:04 0

Indonesia

Milad ke-10 AQL Ambil Tema “Peace Is Power”, Ini Maksudnya Menurut UBN

Arrohman Quranic Learning Center pada 11 September 2018 menggelar Milad ke-10 dengan tema "Peace Is Power", bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1440 H.

Rabu, 12/09/2018 10:46 0

Indonesia

Pengamat Intelijen Curiga Papua Dijadikan Pasar Gelap Senjata Ilegal

Seorang pria Polandia bernama Jakub Fabian Skrzypski (29) diancam hukuman penjara seumur hidup setelah ditetapkan sebagai tersangka penyelundupan senjata untuk kelompok bersenjata Papua.

Selasa, 11/09/2018 16:49 1

Suara Pembaca

Catatan Relawan Solidaritas Muslim di Lokasi Gempa Lombok

KIBLAT.NET, Lombok – Adakalanya Allah memberikan kelonggaran kepada kita, namun adakalanya juga Allah menguji kita...

Selasa, 11/09/2018 16:18 0

Indonesia

Temuan Narkoba di Penjara, MUI: Petugas Lapas Harus Ditindak Tegas

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menanggapi temuan narkoba di Lapas Salemba. Anwar mempertanyakan mengapa di penjara masih ada praktik jual-beli narkoba.

Selasa, 11/09/2018 15:10 0

Indonesia

Persenjatai Kelompok Bersenjata Papua, Seorang Warga Polandia Ditangkap 

Selain Skrzypski, ada beberapa warga Papua yang juga ditangkap secara terpisah. Mereka dikenai undang-undang tentang pengkhianatan yang bisa berujung pada hukuman penjara seumur hidup.

Selasa, 11/09/2018 14:22 0

Analisis

Musuh Amerika Hanyalah Sebuah Ide

Tanggal 11 September 2001 menjadi tanggal yang akan selalu melekat dalam ingatan publik AS, bahkan dunia internasional.

Selasa, 11/09/2018 11:00 0

Video News

Kiblat Review: Gempa Iman di Lombok

KIBLAT.NET – Datangnya musibah selalu menyisakan korban. Kebutuhan untuk melangsungkan hidup menjadi faktor yang penting....

Senin, 10/09/2018 19:41 0

Indonesia

Kejaksaan Diminta Cepat Proses Berkas Kasus Bos PT. Indaco Tabrak Pemotor

LBH Mega Bintang mendatangi Kejaksaan Negeri Surakarta untuk meminta kepastian proses hukum kasus tabrak lari dengan tersangka Presiden Direktur PT. Indaco Warna Dunia Iwan Andranicus.

Senin, 10/09/2018 19:39 0

Indonesia

Warga Jepang Donasikan Laba Dagangan untuk Korban Gempa Lombok

KIBLAT.NET, Jakarta – Dukungan dan bantuan untuk korban gempa di Lombok NTB terus mengalir. Tak...

Senin, 10/09/2018 16:11 0

Close