Saudi Larang Imam Masjidil Haram Syaikh Khalid Al-Ghamidi Berdakwah

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi dikabarkan mencekal Imam dan Khatib Masjidil Haram, Syaikh Khalid bin Ali Al-Ghamidi. Ia dilarang berceramah dan melakukan aktivitas dakwah.

Kabar tersebut disampaikan akun Twitter aktivis pemantau penangkapan ulama dan aktivis di Arab Saudi pada Senin (10/09). Selama ini, kabar penangkapan yang disampaikan akun tersebut terkonfirmasi kendati rezim Saudi selalu bungkam atas kampanyenya itu.

“Terkonfirmasi oleh kami Imam dan Khatib Masjidil Haram Syaikh Khalid bin Ali Al-Ghamidi dilarang khotbah dan melakukan seluruh aktivitas dakwah,” tulis akun tersebut.

Akun itu tidak menjelaskan alasan pencekalan tersebut. Belum ada keterangan dari pihak-pihak terkait terkait hal ini.

Bulan lalu, pihak berwenang Saudi menangkap Imam dan Khatib Masjidil Haram Syaikh Saleh al-Tabib. Ia ditangkap setelah berceramah yang dianggap mengkritik kebijakan pemerintah. Dalam ceramahnya, Syaikh Tabib menyinggung bahaya bercampur antara laki-laki dan perempuan di arena olahraga dan pertunjukkan-pertunjukkan. Seperti diketahui, rezim Saudi membuka bioskop dan konser di mana laki-laki dan pertempuran bercampur.

Puluhan ulama dan aktivis ditangkap setelah mengeluarkan pernyataan berseberangan dengan pemerintah, baik melalui media sosial atau ceramah. Di antaranya telah diadili dan disangkakan terlibat terorisme. Kejaksaan Saudi bahkan meminta sejumlah ulama yang dikaitkan terorisme itu dihukum mati.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat