DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Hasil Pertemuan Teheran Soal Idlib

KIBLAT.NET, Washington – Dewan Keamanan (DK) PBB, Selasa (11/09), dijadwalkan menggelar sidang darurat untuk membahas hasil pertemuan tiga negara—Rusia, Iran dan Turki— di Teheran, Jumat lalu. Sidang ini atas permintaan Rusia, selaku anggota tetap DK PBB dan pelindung utama Bashar Assad.

Sumber-sumber diplomatik di PBB menjelaskan, seperti dilansir Anadolu Agency (AA), pertemuan akan diadakan di pukul sebelas hari ini waktu New York. Sidang itu untuk berkonsultasi atas hasil pertemuan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Hassan Rauhani untuk membahas Idlib, Jumat lalu.

Sumber-sumber yang namanya enggan disebut itu mengatakan kepada sejumlah wartawan, termasuk wartawan AA bahwa pertemuan itu akan dihadiri oleh pejabat senior PBB tentang perkembangan di Idlib.

Pertemuan tiga kepala Negara yang digelar Jumat lalu itu merupakan pertemuan puncak. Sebelumnya didahului pertemuan di Rusia dan Turki. Pertemuan itu khusus membahas Idlib.

Selama pertemuan di Teheran, para pemimpin Negara fokus membahas isu mengurangi ketegangan di wilayah Idlib dalam diskusi berbagai persoalan Suriah. Di mana disepakati pada prinsip-prinsip untuk terus menangani wilayah sesuai dengan kesepakatan Astana untuk mempertahankan kesatuan Suriah, dan perang melawan “terorisme”.

Kendati ketiga Negara sepakat memerangi “terorisme”, namun mereka memiliki definisi masing-masing. Namun pada akhirnya, mereka sepakat bahka pejuang oposisi jihadis Suriah disebut “teroris”.

Meskipun Idlib dan sekitarnya mendeklarasikan “zona pengurangan ketegangan” pada Mei 2017 di bawah perjanjian Astana antara penjamin Ankara, Moskow dan Teheran, namun rezim dan pasukan Rusia terus membombardir mereka dari waktu ke waktu.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat