... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga Jepang Donasikan Laba Dagangan untuk Korban Gempa Lombok

Foto: Donasi dari warga negara Jepang untuk korban gempa Lombok.

KIBLAT.NET, Jakarta – Dukungan dan bantuan untuk korban gempa di Lombok NTB terus mengalir. Tak hanya dari masyarakat Indonesia, tetapi juga dari masyarakat internasional. Seperti yang dilakukan sekumpulan warga negara Jepang ini.

Dalam festival peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang, sekumpulan warga negara Jepang yang berasal dari prefektur Tokushima menjual makanan khas daerah mereka. Nantinya, hasil penjualan akan disumbangkan kepada korban bencana di NTB.

Mereka mengaku hal tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada para korban. Diketahui, Jepang merupakan negara yang juga sering mengalami gempa.

“Di Jepang juga banyak earthquake, jadi orang Jepang merasa mau bantu juga,” kata salah seorang pedagang bernama Ichimiya Takashi.

“Kami di sini tujuannya bukan untuk uang. Kami sekalian ingin mempromosikan daerah kami lewat makanan. Jadi (uang yang dihasilkan) mau dipakai untuk orang di Indonesia khusus di daerah yang terkena earthquake,” ujarnya.

Gempa bumi dengan kekuatan 7 SR mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Sementara kerugian materiel yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp5 triliun.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

HTI yang Selalu Salah

Sebenarnya, apa yang mereka takutkan dari eks-HTI bila keterlibatan anasir eks-HTI dalam tagar tersebut adalah sebuah kebenaran?

Senin, 10/09/2018 15:40 0

Artikel

Di Bawah Bayang-bayang Tragedi Utang Turki Usmani

Indonesia dan Turki yang kini beberapa langkah dari bibir jurang semoga tak terperosok ke dalam jurang yang sama. Jangan sampai persoalan utang membuat Indonesia dan Turki menjadi korban berikutnya dari malapetaka buruknya pengelolaan ekonomi dan jeratan utang.

Senin, 10/09/2018 15:29 0

Video Kajian

Membangun Negara dengan Tauhid – Ust. Farid A. Okbah, MA.

KIBLAT.NET – Politik dalam kenegaraan Islam itu jauh lebih dari sekadar mensejahterahkan rakyat. Politik dalam...

Senin, 10/09/2018 12:00 0

Amerika

Media: Pemerintah AS Sesatkan Opini Publik Soal Perang Afghanistan

Namun fakta di lapangan yang digali New York Times menunjukkan fakta bahwa sepertiga dari total pasukan Afghanistan disersi namun nama-nama mereka tidak dihapus dari daftar tentara penerima gaji.

Senin, 10/09/2018 09:33 0

Suriah

Pesawat Tempur Mulai Serangan Intensif ke Idlib

Setidaknya 15 helikopter bergantian menjatuhkan bom barel desa Habit

Senin, 10/09/2018 08:07 0

Iran

Menlu Iran: Selamat Tahun Baru Ibrani

"Saya berharap semua warga Yahudi di negara saya dan di seluruh dunia sangat bahagia dan dipenuhi perdamian serta harmoni di tahun baru ini. Selamat Tahun Baru untuk Anda di tahun baru Ibrahim," tulis Zarif di akun resmi Twitternya seperti dilansir Reuters, Ahad.

Senin, 10/09/2018 06:45 0

Suriah

Rusia dan Amerika Bisa Gigit Jari di Suriah

Rusia dan Amerika Bisa Gigit Jari di Suriah. Rusia dan Amerika adalah negara kuat. Namun keduanya keok di Afghanistan melawan Taliban. Aktor lemah bisa mengalahkan aktor kuat, bagaimana itu mungkin terjadi di Suriah?

Senin, 10/09/2018 05:12 0

Lebanon

Pengungsi Suriah Dianiaya Hanya Karena Memiliki Nama “Abu Muawiyah”

Seorang pengungsi Suriah dari distrik selatan Damaskus bernama Ahmed alias Abu Muawiyah harus mengalami kesakitan lantaran dianiaya oleh sekelompok orang di Lebanon.

Ahad, 09/09/2018 14:32 0

Irak

Demonstran Iraq Bakar Kantor Konsulat Iran di Basra

Ratusan demonstran menyerbu dan membakar kantor kedutaan Iran di kota Basra Iraq selatan pada Jumat (07/09/2018). Para demonstran melampiaskan kemarahan mereka atas layanan publik yang buruk.

Ahad, 09/09/2018 13:51 0

Suriah

Tak Ada Solusi Pasti untuk Idlib dalam KTT Turki-Iran-Rusia

"Ketiga negara ini tidak pernah mencapai sudut pandang strategis mengenai perang Suriah karena mereka bertentangan pendapat," kata Ismayil

Ahad, 09/09/2018 13:38 0

Close