Mesir Vonis Mati 75 Anggota Ikhwanul Muslimin

KIBLAT.NET, Kairo – Sebuah pengadilan Mesir pada Sabtu (08/09/2018) menjatuhkan hukuman mati kepada 75 anggota Ikhwanul Muslimin. Sementara ulama IM, Mohammed Badie dan 46 lainnya termasuk Essam Sultan dan Basem Aouda, divonis seumur hidup karena keterlibatan mereka dalam aksi protes tahun 2013 pasca penggulingan presiden terpilih Muhammad Mursi.

Mereka akan dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung, termasuk pimpinan senior IM Essam al-Erian, Mohamed Beltagi dan ulama terkemuka Safwat Higazi.

Pengadilan Kriminal Kairo juga menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara terhadap putra Mursi, Osama. Sementara seorang jurnalis foto bernama Mahmoud Abu Zeid divonis lima tahun penjara.

Abu Zeid, lebih dikenal dengan nama Shawkan. Awal tahun ini menerima Hadiah Kebebasan Dunia UNESCO. Dia ditangkap pada Agustus 2013 saat meliput bentrokan mematikan di Kairo antara pasukan keamanan dan pendukung Mursi.

Organisasi Islam tertua Mesir, Ikhwanul Muslimin dituding telah melakukan tindak kekerasan sejak penggulingan Muhammad Mursi oleh pihak militer yang dipimpin Abdul Fattah Al-Sisi. Pihak berwenang Mesir juga telah memasukkan organisasi itu ke dalam daftar teroris.

Sejak itu pula ribuan anggota IM telah dijebloskan di balik jeruji besi dan ratusan anggota telah dijatuhi hukuman mati.

Sumber: Al-Arabiya
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat