... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Isu Pemurtadan di Lokasi Bencana, Ini Imbauan untuk Muslim

Foto: Ustadz Insan Mokoginta dalam tabligh akbar di Masjid As-Shalihin Jakarta Utara.

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar kristologi Insan LS Mokoginta mengimbau kepada umat Islam untuk mewaspadai gerakan pemurtadan menyusul dugaan kegiatan misionarisme berkedok bantuan kemanusiaan di wilayah Lombok NTB pasca bencana.

Insan mengatakan bahwa menerima bantuan atau sumbangan tetap diperbolehkan. Namun tidak untuk menukarkan bantuan kemanusiaan yang diterima dengan keyakinan yang dimiliki.

“Boleh ambil sebagai hablun minannaas (ikatan kemanusiaan), karena ini musibah. Tapi jangan sampai membuat murtad atau dimurtadkan. Itu saja,” kata Insan pada Kamis (06/09/2018).

Insan mengatakan bahwa yang paling bisa diharapkan sebagai solusi pemurtadan di wilayah bencana adalah para dai. Dia mengimbau para dai untuk selalu memonitor dan cepat bertindak jika menemukan tanda-tanda pemurtadan.

“Kalo melihat ada tanda-tanda yang tidak beres seperti misionarisme berkedok pembagian sembako atau bantuan sosial kemudian mereka mengiming-imingi dengan ajaran agama mereka dengan buku atau ceramah-ceramah apalagi sampai membaptis, itu harus kita cegah,” ujar Insan.

Dia kemudian menjelaskan, pemurtadan berkedok bantuan kemanusiaan telah dilarang oleh Negara melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Menteri yang kemudian menjadi SKB 3 Menteri. Dalam SKB tersebut dicantumkan larangan mendakwahkan ajaran agama kepada orang yang sudah beragama.

“Kalo mereka melakukan yang seperti itu, kita rekam lalu laporkan kepada pihak yag berwajib. Atau paling tidak kita cegah dulu mereka di lapangan supaya tidak melakukan dakwah dengan cara seperti itu,” tandas Insan.

BACA JUGA  Mardani Ali Sera Kritisi Pidato Visi Misi Presiden Jokowi

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Pengunjuk Rasa Bakar Kantor Konsulat Jenderal Iran di Basrah

Pengunjuk Rasa Bakar Konsulat Jenderal Iran di Basra

Sabtu, 08/09/2018 11:51 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Obat Bagi Yang Merindukan Haji – Ust Abu Umar Abdillah

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat : Kita masih berada di penghujung Bulan Dzulhijjah bertepatan dengan saudara-saudara...

Jum'at, 07/09/2018 16:45 0

Iran

Ragam Kepentingan dalam KTT Rusia-Iran-Turki untuk Suriah

Presiden Iran, Rusia dan Turki bertemu pada Jumat (07/09/2018) di Teheran untuk membahas perang di Suriah, terutama serangan militer ke Idlib.

Jum'at, 07/09/2018 15:15 0

Suriah

AS Sebut Suriah Persiapkan Senjata Kimia untuk Serangan Idlib

"Ada banyak bukti bahwa senjata kimia sedang dipersiapkan," sambungnya.

Jum'at, 07/09/2018 14:33 0

Afrika

AS Masukkan JNIM ke Daftar “Teroris” untuk Putus Sumber Daya

Hukuman lainnya atas keputusan ini, seluruh aset JNIM di bawah kendali AS dibekukan. Begitu juga, warga AS dilarang berhubungan dengan kelompok tersebut.

Jum'at, 07/09/2018 11:46 0

Afghanistan

Polisi Afghanistan Tembak Mati Delapan Rekannya Saat Piket

Asir menduga penembak terkait dengan Gerakan Taliban. Ia melarikan diri membawa senjata rekan-rekannya.

Jum'at, 07/09/2018 09:13 0

Palestina

Ratusan Pemukim Yahudi Gelar Ritual Keagamaan di Masjid Al-Aqsha

Mereka melantunkan nyaian-nyaian Yahudi dan doa-doa dengan keras sehingga membuat kebisingan.

Jum'at, 07/09/2018 08:40 0

Afghanistan

Cina Akan Latih Tentara Afghanistan di Negaranya

"Kami juga meminta kendaraan tempur, helikopter tempur, peralatan udara dan peralatan pengintaian," imbuh Musazai.

Jum'at, 07/09/2018 08:13 0

Suara Pembaca

Pelatihan Kepemimpinan PII Bangun Semangat Belajar Siswa Lombok Pascagempa

Pelatihan Kepemimpinan PII di Lombok Bangun Semangat Belajar Siswa Pacsagempa

Kamis, 06/09/2018 18:49 0

News

Gempa Lombok, DPR Usul Pembentukan Pusat Komunikasi Nasional

Pembentukan badan tersebut dinilai penting dan akan berperan dalam memberikan kesiapan mental dan moral untuk menghadapi bencana-bencana serupa.

Kamis, 06/09/2018 16:52 0

Close