AS Sebut Suriah Persiapkan Senjata Kimia untuk Serangan Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Penasihat AS menyebut banyak bukti bahwa pasukan Suriah telah mempersiapkan senjata kimia untuk serangan di Idlib, Suriah barat laut. Demikian dikatakan Jim Jeffrey seperti dikutip Reuters, Kamis (06/09/2018).

“Saya sangat yakin bahwa kita memiliki alasan yang sangat, sangat bagus untuk membuat peringatan ini,” kata Jim, yang ditunjuk sebagai Sekretaris penasihat khusus Negara Bagian Mike Pompeo tentang Suriah yang mengawasi pembicaraan tentang transisi politik di negara itu.

“Ada banyak bukti bahwa senjata kimia sedang dipersiapkan,” sambungnya.

Gedung Putih menyatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya akan merespon “dengan cepat dan penuh semangat” jika pasukan Suriah menggunakan senjata kimia dalam serangan yang berefek luas.

Jeffrey mengatakan serangan oleh pasukan Rusia dan Suriah, dan penggunaan senjata kimia, akan memaksa aliran pengungsi besar ke Turki tenggara atau daerah di Suriah di bawah kendali Turki.

Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar Assad telah mengumpulkan pasukannya dan pasukan sekutunya di garis depan di barat laut. Sementara pesawat Rusia telah melakukan serangan pendahuluan yang telah menewaskan lebih dari 10 warga sipil.

Nasib Idlib akan ditentukan dalam pertemuan di Teheran pada hari Jumat antara para pemimpin Rusia, Iran dan Turki.

“Kami akan mengetahui sampai taraf tertentu besok jika Rusia bersedia untuk berkompromi dengan Turki,” kata Jeffrey.

Jeffrey menggambarkan situasi di Idlib “sangat berbahaya” dan mengatakan Turki berusaha untuk menghindari serangan pemerintah Suriah habis-habisan.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat