... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Spanduk Provokatif Muncul Jelang Jalan Sehat Solo, Ini Respon Masyarakat

Foto: Spanduk yang terpasang di timur kompleks Mangkunegaran, Solo.

KIBLAT.NET, Solo – Warga Solo dikejutkan dengan munculnya spanduk bermuatan provokasi jelang acara jalan sehat umat Islam Solo. Spanduk yang terpasang di sebelah timur kompleks Mangkunegaran itu bertuliskan “Kami mencari saudara bukan mencari musuh, tetapi kalau saudara datang dengan membawa pedang kami tidak akan lari”. Di bagian kiri spanduk tertera nama Maryowono dan sebelah kanannya tertulis Laskar A** dengan logo kepala anjing.

Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Kemaslahatan Beragama Kota Surakarta langsung merespon spanduk tersebut dengan membuat laporan ke polisi.

“Spanduk ini merupakan pelecehan karena ada kata-kata laskar di sana,” kata Edi Lukito selaku pelapor di Polresta Surakarta pada Rabu (05/09/2018).

Ia menyebutkan spanduk itu diketahui berdasarkan laporan seorang rekan pada tanggal 28 Agustus 2018 sekitar pukul 16.27 WIB. Menurutnya, spanduk itu justru menggambarkan bahwa Kota Solo sedang tidak dalam kondisi yang kondusif.

“Seolah-olah akan ada suatu ancaman yang mengakibatkan kota Solo dalam keadaan perang atau kerusuhan antar kelompok,” katanya.

Ia kemudian menyoroti ungkapan Laskar A** dengan logo kepala anjing. Menurutnya, hal ini bisa ditafsirkan sebagai sebuah penghinaan atau sindiran kepada beberapa kelompok masyarakat yang beragama Islam yang selama ini dalam kegiatan maupun aktivitas perjuangan identik dengan kata Laskar.

“Kami sudah ratusan kali mengadakan kegiatan aksi, baik dihadiri ratusan, ribuan bahkan ratusan ribu seperti parade tauhid itu aman-aman saja,” ujarnya.

BACA JUGA  Aksi Rasis Terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya Tak Cerminkan Kepribadian Bangsa

Edi juga menilai bahwa kata “Laskar” jika diletakkan dengan kata “A**” sama dengan merendahkan harkat dan martabat manusia. Sementara spanduk, dinilai dapat memicu SARA, perasaan permusuhan, kebencian dan penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia.

“Terlapor dapat diduga melanggar pasal 156 KUHP, 156a KUHP dan pasal 157 KUHP,” ujarnya.

Dari sini, pihaknya meminta kepada Kepolisian untuk melakukan proses hukum, menerima laporan, memeriksa dan melakukan tindakan hukum seperti pemeriksaan dan penetapan sebagai tersangka dengan baik dan transparan. Surat laporan yang dibawa Edi Lukito ke Polresta Surakarta telah ditandatangai oleh 34 pelapor.

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Warga Idlib Akan Kembali Turun ke Jalan Dukung Pejuang

Aktivis juga meluncurkan hastag slogan aksi besok itu di media sosial. Mereka mengungkapkan menolak menyerahkan diri dan rekonsiliasi dengan rezim.

Kamis, 06/09/2018 14:06 0

Analisis

Membaca Nasihat Ulama Abdul Somad kepada Calon Umara Sandiaga Uno

Tahun politik begini, mungkin Sandiaga Uno sedang mendekati ulama. Atau sebaliknya! Membaca nasihat ulama Abdul Somat kepada calon umara Sandiaga Uno.

Kamis, 06/09/2018 13:50 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Jalan Terjal Dakwah Para Ulama

Menjadi ulama berarti membuat pejanjian dengan Allah untuk senantiasa teguh dan tegas menyampaikan wahyu dan memperbaiki umat. Sebagai pelanjut estafet dakwah Nabi dalam menyampaikan kebenaran, tentunya konsekuensi yang diterima sama dengan konsekuensi yang diterima para Nabi.

Kamis, 06/09/2018 11:51 0

Arab Saudi

Jaksa Saudi Juga Minta Syaikh Al-Umari Dihukum Mati

Syaikh Al-Umari ditangkap September 2017, saat rezim Saudi menggulirkan kampanye penangkapan ulama dan aktivis yang dianggap membahayakan Kerajaan.

Kamis, 06/09/2018 09:25 0

Afghanistan

Afghanistan Klaim Tangkap Belasan Anggota Haqqani di Kabul

Menurut pernyataan itu, tentara juga menyita senjata, amunisi dan bahan peledak dari tangan mereka.

Kamis, 06/09/2018 08:29 0

Suriah

Rezim Assad Mulai Serangan Tahap Pertama ke Idlib

faksi oposisi membaca serangan roket di bagian barat dan selatan sebagai tahap pertama kampanye militer besar terhadap Idlib.

Kamis, 06/09/2018 07:26 0

Afghanistan

Bom Kembali Guncang Ibukota Afghanistan

Serangan itu menyoroti bahaya di Kabul menjelang pemilu bulan depan. Keamanan di ibukota sangat rentan meskipun pemerintah kerap mengklaim menang melawan “teroris”.

Kamis, 06/09/2018 06:39 0

Suriah

Sejumlah Drone Mengintai Pasca Serangan Udara Rusia di Idlib

Menanggapi serangan Rusia, merger baru oposisi Suriah Jabhah Wathaniyah Li Tahrir berhasil meledakkan tank T72 Rusia di kamp Jurin di Sahl Ghab dengan rudal anti-tank.

Rabu, 05/09/2018 19:14 0

Info Event

Bersama SM, Mari Bantu Warga Lombok Dirikan Hunian Sementara

KIBLAT.NET, Lombok – Lebih dari sebulan yang lalu saudara kita di Lombok berada di masa...

Rabu, 05/09/2018 16:39 0

Video Kajian

Kedudukan Jihad dalam Dakwah Islam – Ust. Abu Rusydan

KIBLAT.NET – Ada sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa Islam bisa ditegakkan hanya dengan dakwah saja...

Rabu, 05/09/2018 12:00 0

Close