Rupiah Makin Terpuruk, Fahri: Akibat Kacaunya Penegakan Hukum

KIBLAT.NET, Jakarta – Nilai tukar rupiah atas dolar AS semakin melemah. Pada Selasa (04/08/2018), nilai tukar mencapai titik Rp14.905 per dolar AS. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR-RI, Fahri Hamzah mengatakan bahwa lemahnya rupiah adalah wajah kelemahan Indonesia.

Menurutnya, salah satu penyumbang makin lemahnya rupiah adalah kacaunya penegakan hukum yang menyebabkan Indonesia tidak terlalu dilirik oleh pasar.

“Penegakan hukum kita kacau. Makin lama pasar melihat penegakan hukum di Indonesia semakin tidak terkendali. Sekarang hukum benar-benar tidak percaya lagi dengan Republik ini,” kata Fahri di gedung Jamsostek Kuningan, Jakarta.

“Di situlah pak Jokowi tidak hadir. Seharusnya pak Jokowi hadir dalam situasi lemahnya penegakan hukum di Indonesia,” imbuhnya.

Terpisah tempat dan waktu, Fahri mengatakan bahwa kemampuan pemerintah dalam menghadapi krisis sedang diuji oleh pasar. Dia berharap, pengambil kebijakan segera mengambil sikap untuk menyelamatkan Indonesia.

“Ujiannya harus dihadapi dan saya ingin pak Jokowi mengambil keputusan yang baik untuk menyelamatkan situasi,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat