... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pelecehan Islam, Motif Penikam Dua Turis AS di Amsterdam

Foto: Lokasi penusukan dua turis AS di Amsterdam

KIBLAT.NET, Amsterdam – Pemuda Afghanistan penikam dua turis AS di stasiun kerepa api utama Amsterdam, pekan lalu, mengakui motif aksinya karena ada pelecehan Islam di Belanda, sebagaimana pernyataan Kantor Kejaksaan Belanda, seperti dilansir AFP pada Senin (03/09).

Kejaksaan mengatakan bahwa pelaku meyakini bahwa Nabi Muhammad, Al-Quran, Islam dan Allah dilecehkan di Belanda.

Atas pengakuan itu, lanjut pernyataan Kejaksaan, pelaku yang belakangan diketahui bernama Jawad S. memiliki motif “terorisme”. Ia berangkat ke Belanda untuk tujuan ini.

Menurut pernyataan tersebut, Jawad menyebut pelecehan itu dilakukan oleh politisi ekstremis anti-Islam Gerrt Wilders. Politisi dari partai terbesar kedua di Belanda itu berencana menggelar kompetisi menggambar kartun Nabi Muhammad.

Aksi penusukan itu dilakukan sehari setelah Wilders mengumumkan pembatalan rencananya lomba kartu nabi karena diancam dibunuh. Sementara umat Islam di seluruh dunia menyatakan kemarahannya atas rencana tersebut.

Senin pagi kemarin, Jawad dibawa ke hadapan hakim Belanda yang memutuskan menempatkannya di tahanan sebelum menghadapi sidang lanjutan dua pekan kemudian. Sementara polisi Belanda terus mengembangkan kasus tersebut.

Jawad ditempatkan di tahanan ekstra pengawasan ketat. Ia hanya boleh ditemui pengacaranya saja.

Dua warga AS terluka serius ketika seorang pemuda menikam mereka pada Jumat sore di stasiun kereta api utama Amsterdam. Polisi dengan cepat ke lokasi kejadian dan menembak penyerang di bagian bawah tubuhnya sebelum dibawa ke rumah sakit.

Pejabat rumah sakit mengatakan, dua warga AS itu mengalami luka serius namun tidak membahayakan nyawa mereka.

Sebuah foto yang dibuat oleh pejalan kaki menunjukkan dua orang polisi mengarahkan senjata mereka kepada seorang lakli-laki yang mengenakan celana jeans dan bersepatu sneaker sedang terbaring di tanah dalam terowongan di stasiun kereta api utama itu.

Jawad yang diketahui berusia 19 tahun itu diedentifikasi memiliki izin tinggal di Jerman. Pihak berwenang Belanda telah meminta polisi Jerman menggeledah tempat tinggal Jawad, termasuk memeriksa komputernya.

Sumber: AFP, VOA
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Fahri Hamzah Minta Polisi Tak Larang Ceramah UAS

"Tolong lah pak polisi saling mengancam ini dihentikan, orang-orang resmi ada muka serta pendukungnya tokoh dikenal jangan dilarang-larang, janganlah diancam-ancam," kata Fahri dalam rilis yang diterima Kiblat.net, Selasa (04/09/2018).

Selasa, 04/09/2018 09:04 0

Indonesia

Penolakan Dakwah Ustaz Abdul Somad Kelewat Batas

Penolakan Dakwah Ustaz Abdul Somad Kelewat Batas

Senin, 03/09/2018 22:00 0

Indonesia

Pembela HAM Sering Jadi Korban Kekerasan Hingga Berujung Kematian

Pembela HAM Sering Jadi Korban Kekerasan, Bahkan Berujung Kematian

Senin, 03/09/2018 19:50 0

Indonesia

Penyebaran Agama Perlu Diatur dalam Undang-undang

Relawan Syiarkan Ajaran Agama Tertentu di Lokasi Bencana Harus Ditertibkan

Senin, 03/09/2018 18:54 0

Indonesia

Islamic Leadership Academy Kelima Resmi Diluncurkan

Islamic Leadership Academy (ILA) Kelima Resmi Diluncurkan

Senin, 03/09/2018 18:12 1

Opini

Menjawab Isu SARA Dalam Politik Identitas Menjelang Ijtima Ulama II

Menjawab Isu SARA Dalam Politik Identitas Menjelang Ijtima Ulama II

Senin, 03/09/2018 15:51 0

Tazkiyah

Memenangkan Pihak yang Lemah

Orang itu berkata pada khalifah,"Wahai Amirul Mukminin, sandal Rasulullah ini aku hadiahkan kepada engkau."

Senin, 03/09/2018 15:00 1

Indonesia

KOKAM Muhammadiyah Akan Ikut Amankan Jalan Sehat Umat Islam di Solo

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) menyatakan akan turut menjaga kondusifitas kegiatan Jalan Sehat Umat Islam yang akan digelar pada 9 September 2018 di Kotabarat, Solo.

Senin, 03/09/2018 14:24 0

Indonesia

Alasan Psikologis, Ustaz Abdul Somad Batalkan Ceramah di Tiga Provinsi

Alasan Psikologis, Ustaz Abdul Somad Batalkan Ceramah di Tiga Provinsi

Senin, 03/09/2018 14:09 0

Video Kajian

Inilah Keluarga yang Paling Rugi – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Banyak yang bangga anaknya sukses secara duniawi. Tapi, benarkah prestasi duniawi dari anak-anak...

Senin, 03/09/2018 12:13 0

Close