Mata Uang Iran Terjun Bebas, 130 Ribu Dihargai Satu Dolar AS

KIBLAT.NET, Teheran – Mata uang Iran terjun bebas. Pada penutupan pasar pada Senin (03/09), 130 ribu rial Iran (IRR) dihargai satu dolar di pasar gelap.

Sehari sebelumnya, nilai tukar mata uang Iran ditutup dengan IRR 117 ribu perdolar. Sementara nilai rial Iran terhadap euro, satu euro dihargai 148 ribu riyal.

Sementara harga rial Iran di pasar resmi, sektiar IRR42,9 ribu perdolar AS.

Sebagai gambaran, berdasarkan konversi yang disediakan situs coinmill.com, Selasa (04/09), IRR42.900 dihargai Rp15.000. Nilai rupiah lebih tinggi dari rial Iran.

Ancaman ekonomi yang dialami Iran meningkat sejak Mei lalu setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir.

Pada 6 Agustus, Washington memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Teheran, terkait dengan ekspor dan impor barang-barang tertentu, dan pergerakan keuangan.

Upaya bank sentral Iran gagal menahan percepatan penurunan mata uang, terutama mencegah penjualan besar-besaran mata uang Iran di pasar pusat. Upaya itu gagal kendati pemerintah Iran mengganti direktur bank sentralnya.

Pada 25 Juli, kabinet Iran menyetujui pengangkatan Abdel Nasser Hamti, gubernur Bank Sentral Iran, sebagai alternatif bagi mantan gubernur, “Waliullah Saif”.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat