Lagi, Prajurit Afghanistan Tembak Mati Tentara AS

KIBLAT.NET, Kabul – Misi pendukung pasukan koalisi NATO, Senin (03/09), mengumumkan seorang tentara Amerika Serikat tewas dan satu lainnya luka-luka akibat serangan dari pasukan yang didukung (serangan dari dalam). Kejadian ini berlangsung di Afghanistan timur.

Korban tewas yang identitasnya masih disembunyikan itu merupakan tentara AS keenam yang tewas dalam perang di Afghanistan tahun ini.

Insiden ini sendiri terjadi dua bulan setelah tewasnya seorang anggota unit pelatihan militer AS, yang ditembak mati oleh seorang tentara Afghanistan di provinsi selatan Uruzgan.

Komandan baru koalisi NATO, Jenderal Scott Millter, mengungkapkan bahwa insiden ini kerugian tragis yang dialami pasukannya.

“Pengorbanan prajurit ini, yang dengan sukarela melakukan misi ke Afghanistan untuk melindungi negaranya, merupakan kerugian yang tragis bagi semua orang yang dia kenal dan siapa yang tidak dikenalnya,” katanya.

“Serangan dari dalam” oleh anggota pasukan Afghanistan, atau individu yang mengenakan seragam tentara nasional telah terjadi berulang kali menargetkan pasukan AS atau pasukan koalisi di seluruh konflik Afghanistan. Motif pelaku pun bermacam-macam, mulai dari anggota Taliban yang menyamar hingga kekecewaan tentara lokal terhadap militer asing.

Pasukan koalisi juga memperketat langkah-langkah keamanan dan memperkuat langkah-langkah perlindungan bagi tentara mereka. Di antaranya menambah unit perlindungan khusus yang menyertai unit-unit pelatihan.

Pernyataan misi dukungan NATO itu mengatakan bahwa tentara yang terluka dalam kondisi stabil tanpa memberi rincian lebih lanjut. Identitas para korban sengaja tidak diungkap ke publik sebelum keluarga dikabari.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat