... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komnas HAM Tunggu Laporan Persekusi terhadap Gerakan 2019 Ganti Presiden

Foto: Pemakai kaos #2019GantiPresiden dirazia dan dipaksa melepas pakaiannya

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM), Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah menunggu laporan pengaduan resmi dari pihak Gerakan 2019 Ganti Presiden yang dipersekusi di berbagai tempat belakangan ini.

“Nantinya Komnas akan meminta polisi untuk memproses pelaku persekusi itu. Tapi kita kan belum melakukan pemantauan ini, kita sebetulnya masih menunggu kelompoknya Neno (Warisman) dan Rocky (Gerung) untuk mengadu,” ungkap Taufan usai melakukan dialog 20 tahun Deklarasi Pembela HAM di kantornya, Jl
Jalan Latuharhary No.4B Menteng Jakarta Pusat, Senin (03/08/2018).

Taufan menjelaskan bahwa menurut prosedur di Komnas HAM, jika ingin dilakukan monitoring atau pemantauan terhadap suatu kasus, terlebih dahulu harus ada pengaduan dari masyarakat.

“Beberapa kali mereka coba hubungi, kalau ada pengaduan resmi, kita akan memproses dengan langkah pemantauan, dan dari langkah pemantauan itu lahir rekomendasi-rekomendasi. Nah, kalau sekarang baru pernyataan sikap secara umum,” ungkapnya.

Taufan kembali menegaskan bahwa Komnas HAM masih menunggu laporan dari kelompoknya Neno Warisman. Ia juga mengaku bahwa Komnas HAM terbuka bagi siapapun untuk melaporkan dugaan pelanggaran HAM.

“Jadi sangat terbuka untuk pelaporan, bahkan akan mendukung aparat untuk memproses persekusi itu, persekusi terhadap siapa saja, bukan hanya mereka saja,” ungkapnya.

Taufan mencontohkan kasus persekusi terhadap diskusi di YLBHI, pembubaran ajang seni yang dianggap gerakan kiri, dan juga persekusi terhadap Ustadz Abdul Somad.

BACA JUGA  Hari HAM Sedunia, Muhammadiyah Soroti Petugas KPPS Meninggal dan Kekerasan Polisi

“Polisi harusnya bertindak tegas, jika memang dicurigai ada tindakan melanggar hukum di situ, yang dicurigai itu apa, itu yang diproses, bukan diskusi atau acaranya yang dibubarkan,” ungkapnya.

Terakhir, ia meminta kepada seluruh pihak untuk tidak mempersekusi siapapun, karena menurutnya, persekusi dapat memecah belah bangsa Indonesia. Siapapun tidak boleh mempersekusi siapapun.

“Itu yang mestinya kita sebagai elemen bangsa harus jelas melihat, persekusi itu tidak boleh dilakukan oleh siapapun kepada siapapun. Hentikan lah itu, karena itu bisa berbahaya sekali bagi bangsa kita, karena bisa buat bangsa ini pecah, berkeping-keping negeri ini,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Perilaku Setan yang Menyesatkan Manusia

Ide paling menonjol dari Al-Quran menyangkut setan adalah bahwa semua perbuatan setan meliputi seluruh wilayah menusia sehingga manusia harus selalu waspada dan hati-hati.

Selasa, 04/09/2018 11:57 0

Belanda

Pelecehan Islam, Motif Penikam Dua Turis AS di Amsterdam

Atas pengakuan itu, lanjut pernyataan Kejaksaan, pelaku yang belakangan diketahui bernama Jawad S. memiliki motif “terorisme”. Ia berangkat ke Belanda untuk tujuan ini.

Selasa, 04/09/2018 09:44 0

Suriah

Pemerintah Sementara Idlib Bantu Pejuang Bersenjata Buat Parit

Aksi yang diberi nama “Hati Kami Bersama Kalian” itu kembali mendesak rezim lengser

Selasa, 04/09/2018 08:30 0

Iran

Mata Uang Iran Terjun Bebas, 130 Ribu Dihargai Satu Dolar AS

nilai tukar mata uang Iran ditutup dengan IRR 117 ribu perdolar. Sementara nilai rial Iran terhadap euro, satu euro dihargai 148 ribu riyal.

Selasa, 04/09/2018 07:12 0

Afghanistan

Lagi, Prajurit Afghanistan Tembak Mati Tentara AS

Insiden ini sendiri terjadi dua bulan setelah tewasnya seorang anggota unit pelatihan militer AS, yang ditembak mati oleh seorang tentara Afghanistan di provinsi selatan Uruzgan.

Selasa, 04/09/2018 06:36 0

Suriah

Kekuatan Oposisi: De Mistura Sosok yang Tak Diinginkan di Suriah

de Mistura yang menyebut Jabhah Nusrah (baca: Hai’ah Tahrir Al-Syam) mampu membuat gas klorin memberi kesan mengadopsi tudingan Rusia.

Senin, 03/09/2018 21:22 0

Amerika

Ahli PBB: Definisi Teroris Facebook Rentan Dimanfaatkan Penguasa

Awal tahun ini, Facebook mengumumkan memblokir 1.9 juta konten “ekstremis” dan sebagian lain dilabeli peringatan konten bahaya.

Senin, 03/09/2018 16:38 0

Opini

Menjawab Isu SARA Dalam Politik Identitas Menjelang Ijtima Ulama II

Menjawab Isu SARA Dalam Politik Identitas Menjelang Ijtima Ulama II

Senin, 03/09/2018 15:51 0

Eropa

Festival Miras di Jerman Diserbu Gerombolan Tawon, 18 Luka-luka

Sebuah festival wine (miras dari anggur) di Jerman untuk merayakan minggu-minggu terakhir musim panas berakhir tragis setelah diserbu sekumpulan tawon.

Senin, 03/09/2018 15:22 0

Tazkiyah

Memenangkan Pihak yang Lemah

Orang itu berkata pada khalifah,"Wahai Amirul Mukminin, sandal Rasulullah ini aku hadiahkan kepada engkau."

Senin, 03/09/2018 15:00 1

Close