... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jalani Sidang Perdana, Syaikh Al-Audah Didakwa Terlibat Terorisme

Foto: Syaikh Salman al-Audah

KIBLAT.NET, Riyadh – Rezim Saudi mulai mengadili Syaikh Salman Al-Audah. Akun Twitter yang aktif memberitakan penangkapan dan kabar korban penangkapan oleh pemerintah Saudi, Muktaqaly Rakyi, mengungkap bahwa Syaikh Salman dituntut sebanyak 37 dakwaan terkait terorisme.

Dalam Tweet terbarunya yang dinukil Arabi21.com pada Selasa (04/09), akun aktivis tersebut menjelaskan bahwa persidangan Syaikh Salman mulai digelar pada Selasa pagi. Persidangan dilakukan rahasia.

“Jaksa penuntut umum mendakwa Syaikh sebanyak 37 dakwaan terkait terorisme,” tulis akun tersebut. Tidak dijelaskan poin-poin dakwaan itu.

Sebelumnya, putra Syaikh Salman, Abdullah Al-Audah, mengatakan bahwa ayahnya mendapat perlakuan buruk di penjara sehingga menyebabkan kesehatannya menurun.

Ia mengungkap bahwa ayahnya diberlakukan seperti teroris saat dipindahkan dari penjara Dhahban di Jeddah menuju Riyadh. Kedua tangan dan kakinya diborgol dan matanya ditutup. Syaikh dipindahkan dalam mobil tertutup rapat dengan tergesa-gesa. Kemudian diangkut dengan pesawat dalam kondisi tubuh dibugkus.

Rezim Saudi menahan Syaikh Salman awal September tahun lalu. Tidak jelas alasan ia ditangkap. Delakangan diketahui ia ditangkap setelah mendoakan Saudi dan Qatar kembali akur di akun media sosial.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Rupiah Makin Terpuruk, Fahri: Akibat Kacaunya Penegakan Hukum

Nilai tukar rupiah atas dolar AS semakin melemah. Pada Selasa (04/08/2018), nilai tukar mencapai titik Rp14.905 per dolar AS.

Selasa, 04/09/2018 16:06 0

Indonesia

Komnas HAM Tunggu Laporan Persekusi terhadap Gerakan 2019 Ganti Presiden

“Nantinya Komnas akan meminta polisi untuk memproses pelaku persekusi itu," kata Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM), Ahmad Taufan Damanik.

Selasa, 04/09/2018 13:58 0

Indonesia

Komnas HAM: Tidak Boleh Lakukan Pemurtadan Berdalih Kemanusiaan

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ahmad Taufan Damanik menegaskan bahwa pemurtadan tidak dibenarkan, karena di Indonesia, terdapat ketentuan tidak boleh menyebarkan agama kepada yang sudah beragama.

Selasa, 04/09/2018 12:04 0

Indonesia

Ada Dugaan Misionarisme di Lombok, Tapi Malah Relawan Kemanusiaan Dikriminalisasi

Banyaknya korban gempa dan kerugian materil, menarik simpati berbagai lembaga sosial kemanusiaan. Namun ironisnya, ada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab yang mengambil kesempatan dalam kesempitan, menjadikan para korban gempa, sebagai obyek kristenisasi.

Selasa, 04/09/2018 11:58 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Perilaku Setan yang Menyesatkan Manusia

Ide paling menonjol dari Al-Quran menyangkut setan adalah bahwa semua perbuatan setan meliputi seluruh wilayah menusia sehingga manusia harus selalu waspada dan hati-hati.

Selasa, 04/09/2018 11:57 0

Indonesia

Fahri Hamzah Minta Polisi Tak Larang Ceramah UAS

"Tolong lah pak polisi saling mengancam ini dihentikan, orang-orang resmi ada muka serta pendukungnya tokoh dikenal jangan dilarang-larang, janganlah diancam-ancam," kata Fahri dalam rilis yang diterima Kiblat.net, Selasa (04/09/2018).

Selasa, 04/09/2018 09:04 0

Indonesia

Penolakan Dakwah Ustaz Abdul Somad Kelewat Batas

Penolakan Dakwah Ustaz Abdul Somad Kelewat Batas

Senin, 03/09/2018 22:00 0

Indonesia

Pembela HAM Sering Jadi Korban Kekerasan Hingga Berujung Kematian

Pembela HAM Sering Jadi Korban Kekerasan, Bahkan Berujung Kematian

Senin, 03/09/2018 19:50 0

Indonesia

Penyebaran Agama Perlu Diatur dalam Undang-undang

Relawan Syiarkan Ajaran Agama Tertentu di Lokasi Bencana Harus Ditertibkan

Senin, 03/09/2018 18:54 0

Indonesia

Islamic Leadership Academy Kelima Resmi Diluncurkan

Islamic Leadership Academy (ILA) Kelima Resmi Diluncurkan

Senin, 03/09/2018 18:12 1

Close