... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki Akhirnya Masukkan HTS ke Daftar “Teroris” Setelah Menolak Bubar

Foto: Bendera HTS

KIBLAT.NET, Idlib – Pemerintah Turki akhirnya mengamini Barat dan Rusia menganggap gerakan oposisi jihadis Suriah, Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), termasuk organisasi “teroris”. Pelabelan ini dicapkan setelah HTS menolak menuruti permintaan Turki untuk bubar.

Keputusan itu berdasarkan surat putusan yang dikeluarkan oleh Kepresidenan Turki pada Jumat lalu. Surat itu sendiri dilansir oleh koran pemeirntah dan dinukil Arabi21.com

Korban plat merah tersebut juga memuat teks resolusi PBB pada Juni lalu disamping mengumumkan HTS masuk daftar organisasi “teroris”. Berdasarkan resolusi PBB itu, seluruh aset HTS baik milik organisasi atau individu dibekukan karena memiliki hubungan dengan Al-Qaidah dan ISIS.

Turki mengeluarkan keputusan ini beberapa hari setelah meminta waktu kepada Rusia untuk memaksa HTS bubar. Upaya itu ditempuh Turki sebagai syarat untuk menghindari agresi militer ke Idlib. Seperti diketahui, Turki di satu sisi dan Rusia serta Iran di sisi lain sebagai Negara penjamin gencatan di provinsi terakhir oposisi itu.

HTS menyatakan menolak permintaan Turki untuk bubar. Menurut para pemimpin HTS, tidak ada atau adanya nama HTS di Idlib, agresi militer pasti terjadi. HTS menunjukkan sebagaimana terjadi di wilayah lain, seperti Ghoutah Timur dan Daraa. Rezim dan Rusia tetap membombardir wilayah yang masuk kesepakatan zona de-eskalasi tersebut kendati HTS di wilayah itu HTS tidak berkuasa.

Dalam perkembangan terkait, militer Suriah mengumumkan pasukannya sudah berada di posisi siap menyerang Idlib. Pasukan dan kendaraan tempur telah siap siaga di pinggiran provinsi itu. Operasi penyerangan tinggal menunggu perintah presiden.

BACA JUGA  Patroli Gabungan AS-Turki di Suriah Dimulai

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Inilah Keluarga yang Paling Rugi – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Banyak yang bangga anaknya sukses secara duniawi. Tapi, benarkah prestasi duniawi dari anak-anak...

Senin, 03/09/2018 12:13 0

Indonesia

Polisi Dituntut Tak Terpengaruh Pikiran Liberal dalam Kasus Dewi Handayani

Polisi Harus Profesional dan Tak Terpengaruh Pikiran Liberal dalam Kasus Dewi Handayani

Senin, 03/09/2018 11:59 0

Indonesia

Syiar Ajaran Agama Lain Kepada Pengungsi Muslim di Lokasi Bencana Tidak Etis

Syiar Ajaran Agama Lain Kepada Pengungsi Muslim di Lokasi Bencana Tidak Etis

Senin, 03/09/2018 11:18 0

Indonesia

UBN Sebut Pemurtadan Korban Gempa Kerap Terjadi

"Mereka brainwash, dimana materi, seperti bantuan-bantuan itu sebagai pelengkapnya, itu ada di Lombok," ungkapnya.

Senin, 03/09/2018 07:23 0

Indonesia

Peduli Korban Gempa Lombok, Komunitas Taklim Jurnalistik Salurkan Sembako

Musibah yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk bencana gempa bumi berskala nasional, terbukti sudah berkali-kali gempa menguncang dan sudah ratusan korban jiwa.

Ahad, 02/09/2018 18:24 0

Indonesia

Advokat GNPF Ulama: Dewi Bisa Jadi Saksi Kunci Dugaan Pemurtadan di Lombok

Dewi seharusnya dijadikan saksi kunci, karena Dewi melihat dan mendengar secara langsung tindakan tersebut, bahkan sempat mendokumentasikannya.

Ahad, 02/09/2018 18:03 0

Indonesia

Gelar Peringatan Idhul Ghadir Syiah, IJABI Buat Tudingan ke Ahlussunnah

Ketua Umum Organisasi Syiah Ikatan Ahlul Bait Indonesia (IJABI), Jalaluddin Rahmat menuding bahwa Ahlussunnah selalu menyebarkan ujaran kebencian.

Ahad, 02/09/2018 13:09 1

Indonesia

DSKS: Jalan Sehat 9 September Sesuai UU, Tidak Boleh Dihalang-halangi

"Kami mendukung karena jelas, bahwa acara tersebut sesuai dengan aturan UUD 1945 pasal 28. Makanya tidak boleh dihalang-halangi,"

Ahad, 02/09/2018 09:28 0

Fikih

Memahami Hukum Vaksin Rubella dengan Pendekatan Fikih Klasik

Apakah vaksin Rubella yang dalam proses pembuatannya ada salah satu proses yang melibatkan unsur babi otomatis menjadi haram, sehingga haram dikonsumsi, atau ada alternatif-alternatif pilihan fikih di sana?

Sabtu, 01/09/2018 21:00 0

Manhaj

Melihat Wabah Rubella dengan Kacamata Wahyu

Wabah Rubella yang menjadi polemik belakangan ini mirip dengan wabah Thaun yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW. Beliau memberikan gambaran global seperti umat Islam menyikapi wabah yang menimpa suatu kaum.

Sabtu, 01/09/2018 18:55 0

Close