... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pembela HAM Sering Jadi Korban Kekerasan Hingga Berujung Kematian

Foto: Komnas HAM

KIBLAT.NET, Jakarta – Sebagai pihak yang memperjuangkan hak asasi manusia, pembela HAM masih sering jadi korban kekerasan. Setidaknya empat orang pembela HAM mengalami kekerasan yang berujung kematian.

Ketua Komnas HAM, Taufan Damanik menjelaskan perlu adanya pemajuan perlindungan dan keamanan pembela HAM di Indonesia. Dalam rangka itu, YPII dan Komnas HAM mengadakan dialog bertajuk Urgensitas Mekanisme Perlindungan dan Keamanan.

“Pembela HAM merupakan individu atau kelompok orang yang memajukan dan memperjuangkan perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia dan kebebasan dasar di tingkat nasional dan international,” ungkapnya dalam diskusi di Ruang Pleno Utama Lantai 3 Gedung Komnas HAM Jalan Latuharhary No.4B Menteng Jakarta Pusat, Senin (03/09/2018).

Di Indonesia, sebut Damanik, secara regulasi perlindungan dan jaminan kemanan para pembela HAM tidak memiliki payung hukum yang spesifik dan mekanik, namun secara implisit sudah ada beberapa regulasi yang dapat melindungi kerja-kerja pembela HAM.

Meskipun begitu, Damanik megungkapkan, para pembela HAM ini masih sering mengalami kekerasan yang berdampak hingga bentuk yang paling ekstrim yaitu kematian. “Sebut saja kematian Indra Pelani (Jambi, 2015), Salim Kancil (Jawa Timur, 2015), Daud Hadi (Riau, 2018) dan Poro Dukka (Sumba Barat, 2018),” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Operational YPII, Damairia Pakpahan mengungkapkan, di Indonesia, ancaman dan kekerasan terhadap Pembela HAM ternyata tidak saja di alami oleh lapisan masyarakat di level grass root maupun middle class, tetapi juga di level hight class.

BACA JUGA  Meski Pindah Tempat, UAS Tetap Isi Kajian Muslim United

Damairia mencontohkan kasus kriminalisasi Basuki Wasis pada tahun 2018, seorang ahli yang diajukan pemerintah dalam persidangan perkara korupsi. “Semua tentu tidak menduga bahwa Basuki Wasis yang notabenenya adalah representasi pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi justru mengalami kekerasan dalam bentuk kriminalisasi,” ungkapnya.

Dalam konteks yang lebih luas, lanjut Damairia, kasus kriminalisasi Basuki Wasis ini merupakan celah dan peluang bagi pihak-pihak yang berusaha untuk menghalangi perjuangan para pembela HAM dalam bentuk ancaman dan kekerasan yang lain, misalnya pembunuhan, penyerangan fisik dan lain sebagainya.

“Oleh karena itulah konsep perlindungan dan jaminan keamanan bagi Pembela HAM perlu dikembangkan lebih progres melalui mekanisme atau instrumen yang lebih operasional,” ungkapnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Ahli PBB: Definisi Teroris Facebook Rentan Dimanfaatkan Penguasa

Awal tahun ini, Facebook mengumumkan memblokir 1.9 juta konten “ekstremis” dan sebagian lain dilabeli peringatan konten bahaya.

Senin, 03/09/2018 16:38 0

Opini

Menjawab Isu SARA Dalam Politik Identitas Menjelang Ijtima Ulama II

Menjawab Isu SARA Dalam Politik Identitas Menjelang Ijtima Ulama II

Senin, 03/09/2018 15:51 0

Eropa

Festival Miras di Jerman Diserbu Gerombolan Tawon, 18 Luka-luka

Sebuah festival wine (miras dari anggur) di Jerman untuk merayakan minggu-minggu terakhir musim panas berakhir tragis setelah diserbu sekumpulan tawon.

Senin, 03/09/2018 15:22 0

Tazkiyah

Memenangkan Pihak yang Lemah

Orang itu berkata pada khalifah,"Wahai Amirul Mukminin, sandal Rasulullah ini aku hadiahkan kepada engkau."

Senin, 03/09/2018 15:00 1

Suriah

Turki Akhirnya Masukkan HTS ke Daftar “Teroris” Setelah Menolak Bubar

KIBLAT.NET, Idlib – Pemerintah Turki akhirnya mengamini Barat dan Rusia menganggap gerakan oposisi jihadis Suriah,...

Senin, 03/09/2018 13:25 0

Video Kajian

Inilah Keluarga yang Paling Rugi – Ust. Tri Asmoro Kurniawan

KIBLAT.NET – Banyak yang bangga anaknya sukses secara duniawi. Tapi, benarkah prestasi duniawi dari anak-anak...

Senin, 03/09/2018 12:13 0

Pakistan

AS Batalkan Bantuan Dana Anti Terorisme $300 Juta ke Paskitan

"Karena belum ada tindakan tegas dari pihak Pakistan untuk mendukung strategi Asia Selatan, sisa bantuan sebesar $ 300 juta telah ditransfer ke program lain," kata jubir Pentagon, Letkol Koon Faulkner, Ahad (02/08).

Senin, 03/09/2018 08:12 0

China

China Didesak Bebaskan Muslim Uighur yang Ditahan

Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial telah meminta China untuk membebaskan para Uighur yang ditahan di Xinjiang, daerah otonom di negara itu.

Ahad, 02/09/2018 18:58 0

Palestina

Israel Umbar Peluru Tajam ke Demonstran Palestina, 52 Terluka

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan orang-orang Palestina terluka di perbatasan Gaza timur.

Ahad, 02/09/2018 18:41 0

Yaman

Akui Salah Sasaran di Yaman, Koalisi Saudi Akan Adili Pelaku

Pada 9 Agustus, serangan udara yang dipimpin Saudi menargetkan sebuah bus yang membawa anak-anak di provinsi Saada barat laut Yaman. Sedikitnya 50 orang, sebagian besar anak-anak, tewas dan puluhan lainnya terluka.

Ahad, 02/09/2018 18:34 0

Close