... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Israel Umbar Peluru Tajam ke Demonstran Palestina, 52 Terluka

Foto: Abu Sabla dievakuasi setelah tabung gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel dan menancap di wajahnya saat aksi Great March of Return di sepanjang perbatasan Gaza, timur Khan Younis, pada 8 Juni 2018. (Reuters)

KIBLAT.NET, Gaza – Tentara Israel menembakkan peluru tajam ke arah para pengunjuk rasa Palestina sehingga melukai 52 orang pada Jumat 23 April daam unjuk rasa anti-pendudukan yang dimulai pada bulan Maret.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan orang-orang Palestina terluka di perbatasan Gaza timur.

“Seorang pekerja medis relawan dan seorang anak berusia 10 tahun berada dalam kondisi serius, 188 orang Palestina juga terkena dampak gas air mata,” kata Kementerian.

Para pengunjuk rasa menuntut hak atas rumah-rumah dan desa-desa mereka di Palestina yang bersejarah sejak dikuasai oleh Israel pada tahun 1948.

Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 11 tahun Israel di Jalur Gaza yang telah memusnahkan ekonomi daerah kantong itu dan merampas 2 juta penduduknya dari komoditas pokok.

Sejak demonstrasi Gaza dimulai pada 30 Maret, lebih dari 170 demonstran Palestina gugur dan ribuan lainnya terluka oleh pasukan Israel yang ditempatkan di sepanjang sisi lain dari zona penyangga.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Peduli Korban Gempa Lombok, Komunitas Taklim Jurnalistik Salurkan Sembako

Musibah yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk bencana gempa bumi berskala nasional, terbukti sudah berkali-kali gempa menguncang dan sudah ratusan korban jiwa.

Ahad, 02/09/2018 18:24 0

Indonesia

Advokat GNPF Ulama: Dewi Bisa Jadi Saksi Kunci Dugaan Pemurtadan di Lombok

Dewi seharusnya dijadikan saksi kunci, karena Dewi melihat dan mendengar secara langsung tindakan tersebut, bahkan sempat mendokumentasikannya.

Ahad, 02/09/2018 18:03 0

Indonesia

Gelar Peringatan Idhul Ghadir Syiah, IJABI Buat Tudingan ke Ahlussunnah

Ketua Umum Organisasi Syiah Ikatan Ahlul Bait Indonesia (IJABI), Jalaluddin Rahmat menuding bahwa Ahlussunnah selalu menyebarkan ujaran kebencian.

Ahad, 02/09/2018 13:09 1

Indonesia

DSKS: Jalan Sehat 9 September Sesuai UU, Tidak Boleh Dihalang-halangi

"Kami mendukung karena jelas, bahwa acara tersebut sesuai dengan aturan UUD 1945 pasal 28. Makanya tidak boleh dihalang-halangi,"

Ahad, 02/09/2018 09:28 0

Fikih

Memahami Hukum Vaksin Rubella dengan Pendekatan Fikih Klasik

Apakah vaksin Rubella yang dalam proses pembuatannya ada salah satu proses yang melibatkan unsur babi otomatis menjadi haram, sehingga haram dikonsumsi, atau ada alternatif-alternatif pilihan fikih di sana?

Sabtu, 01/09/2018 21:00 0

Manhaj

Melihat Wabah Rubella dengan Kacamata Wahyu

Wabah Rubella yang menjadi polemik belakangan ini mirip dengan wabah Thaun yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW. Beliau memberikan gambaran global seperti umat Islam menyikapi wabah yang menimpa suatu kaum.

Sabtu, 01/09/2018 18:55 0

Indonesia

Lulus Pendidikan Dokter Spesialis di UNS, Warga Gaza Ini Segera Pulang Kampung

Lulus Pendidikan Dokter Spesialis di UNS, Warga Gaza Kembali Ke Kampung Halaman

Sabtu, 01/09/2018 13:18 0

Indonesia

Pengacara Keluarga Eko Prasetio Minta Bos PT Indaco Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Pengacara Keluarga Eko Prasetio Minta Bos PT Indaco Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Sabtu, 01/09/2018 12:57 0

Foto

Rakyat Idlib Bersama Pejuang Bersenjata

KIBLAT.NET, Idlib — Jumat, 31/08/2018 menyaksikan hari bersejarah bagi pejuang Suriah. Warga di sedikitnya 60...

Sabtu, 01/09/2018 11:00 0

Indonesia

Dompet Dhuafa Bangun Ribuan Huntara untuk Korban Gempa Lombok

“Sudah dua malam kami huni Huntara ini. Enak, Nyaman, tidak seperti berada di tenda dan kandang kambing yang kami tempati sebelumnya. Apalagi sebelumnya kandang kambing ini bau sekali, berukuran 3x3 meter berisi 3 keluarga. Belum lagi ditempat pengungsian juga sangat terbatas baik fasilitas listrik, air maupun sanitasi,” ujarHarimuni.

Sabtu, 01/09/2018 08:23 1

Close