... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

China Didesak Bebaskan Muslim Uighur yang Ditahan

Foto: Muslim di Cina

KIBLAT.NET, Washington – Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial telah meminta China untuk membebaskan para Uighur yang ditahan di Xinjiang, daerah otonom di negara itu.

Laporan yang diadopsi oleh komite pada sidang ke-96 antara 6-30 Agustus, mengatakan komite mengkhawatirkan undang-undang China yang memiliki definisi terorisme yang luas dan referensi yang tidak jelas terhadap ekstremisme dan definisi separatisme yang tidak jelas.

Definisi ini mungkin memiliki potensi untuk mengkriminalisasi ekspresi sipil dan agama yang damai dan memfasilitasi pemilahan kriminal etnis dan etnis minoritas, termasuk Muslim Uighur dan Tibet Buddha dan Mongolia.

Komite menekankan bahwa ada laporan yang menyatakan orang Tibet, Uighur dan etnis minoritas lainnya, pemrotes politik yang damai dan pembela hak asasi manusia, telah disiksa atau menjadi sasaran penganiayaan.

“Ini lebih jauh prihatin dengan laporan-laporan bahwa tahanan Uighur tertentu telah ditahan tanpa operasi untuk waktu yang lama, menempatkan mereka pada risiko penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya,” katanya.

Meskipun tidak ada data resmi, diperkirakan mungkin ada hingga satu juta tahanan Muslim Uighur. Laporan mengatakan kelompok etnis Uighur menjadi target yang tidak proporsional, termasuk pemindaian ponsel, pengumpulan data biometrik yang ekstensif – sampel DNA dan pemindaian iris.

Pembatasan perjalanan untuk penduduk Xinjiang juga memiliki dampak yang tinggi, terutama bagi mereka yang ingin bepergian untuk tujuan agama, sementara orang Uighur yang meninggalkan negara itu diduga dibawa kembali ke China tanpa izin.

Komite meminta China untuk segera membebaskan individu yang saat ini ditahan dan membiarkan mereka yang ditahan secara tidak sah untuk mencari ganti rugi.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Peduli Korban Gempa Lombok, Komunitas Taklim Jurnalistik Salurkan Sembako

Musibah yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk bencana gempa bumi berskala nasional, terbukti sudah berkali-kali gempa menguncang dan sudah ratusan korban jiwa.

Ahad, 02/09/2018 18:24 0

Indonesia

Advokat GNPF Ulama: Dewi Bisa Jadi Saksi Kunci Dugaan Pemurtadan di Lombok

Dewi seharusnya dijadikan saksi kunci, karena Dewi melihat dan mendengar secara langsung tindakan tersebut, bahkan sempat mendokumentasikannya.

Ahad, 02/09/2018 18:03 0

Indonesia

Gelar Peringatan Idhul Ghadir Syiah, IJABI Buat Tudingan ke Ahlussunnah

Ketua Umum Organisasi Syiah Ikatan Ahlul Bait Indonesia (IJABI), Jalaluddin Rahmat menuding bahwa Ahlussunnah selalu menyebarkan ujaran kebencian.

Ahad, 02/09/2018 13:09 1

Indonesia

DSKS: Jalan Sehat 9 September Sesuai UU, Tidak Boleh Dihalang-halangi

"Kami mendukung karena jelas, bahwa acara tersebut sesuai dengan aturan UUD 1945 pasal 28. Makanya tidak boleh dihalang-halangi,"

Ahad, 02/09/2018 09:28 0

Fikih

Memahami Hukum Vaksin Rubella dengan Pendekatan Fikih Klasik

Apakah vaksin Rubella yang dalam proses pembuatannya ada salah satu proses yang melibatkan unsur babi otomatis menjadi haram, sehingga haram dikonsumsi, atau ada alternatif-alternatif pilihan fikih di sana?

Sabtu, 01/09/2018 21:00 0

Manhaj

Melihat Wabah Rubella dengan Kacamata Wahyu

Wabah Rubella yang menjadi polemik belakangan ini mirip dengan wabah Thaun yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW. Beliau memberikan gambaran global seperti umat Islam menyikapi wabah yang menimpa suatu kaum.

Sabtu, 01/09/2018 18:55 0

Indonesia

Lulus Pendidikan Dokter Spesialis di UNS, Warga Gaza Ini Segera Pulang Kampung

Lulus Pendidikan Dokter Spesialis di UNS, Warga Gaza Kembali Ke Kampung Halaman

Sabtu, 01/09/2018 13:18 0

Indonesia

Pengacara Keluarga Eko Prasetio Minta Bos PT Indaco Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Pengacara Keluarga Eko Prasetio Minta Bos PT Indaco Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Sabtu, 01/09/2018 12:57 0

Foto

Rakyat Idlib Bersama Pejuang Bersenjata

KIBLAT.NET, Idlib — Jumat, 31/08/2018 menyaksikan hari bersejarah bagi pejuang Suriah. Warga di sedikitnya 60...

Sabtu, 01/09/2018 11:00 0

Indonesia

Dompet Dhuafa Bangun Ribuan Huntara untuk Korban Gempa Lombok

“Sudah dua malam kami huni Huntara ini. Enak, Nyaman, tidak seperti berada di tenda dan kandang kambing yang kami tempati sebelumnya. Apalagi sebelumnya kandang kambing ini bau sekali, berukuran 3x3 meter berisi 3 keluarga. Belum lagi ditempat pengungsian juga sangat terbatas baik fasilitas listrik, air maupun sanitasi,” ujarHarimuni.

Sabtu, 01/09/2018 08:23 1

Close