... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Advokat GNPF Ulama: Dewi Bisa Jadi Saksi Kunci Dugaan Pemurtadan di Lombok

Foto: Nasrullah Nasution, pengacara dari tim advokat GNPF Ulama.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Tim Advokat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama, Nasrullah Nasution berharap kepolisian mengungkap dugaan pemurtadan yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ia kemudian menyoroti kasus Dewi Handayani, mahasiswi yang diperiksa kepolisian terkait video dugaan pemurtadan. Menurutnya, Dewi seharusnya dijadikan saksi kunci, karena Dewi melihat dan mendengar secara langsung tindakan tersebut, bahkan sempat mendokumentasikannya.

“Kami berharap, ketika diperiksa nantinya sebagai saksi dan sudah bisa disebut sebagai saksi fakta, yang melihat dengan mata kepala sendiri, yang mendengar langsung bahkan turut mendokumentasikan, bisa menjadi saksi kunci, terhadap persoalan-persoalan yang ada,” ungkapnya dalam sebuah video di Jakarta, Jumat (31/-08/2018).

“Kita harus berterima kasih kepada Dewi, karena dengan beliau memvideokan, menjadi bukti adanya dugaan pemurtadan,” lanjutnya.

Nasrullah berharap, pemanggilan Dewi dapat menguatkan dugaan pemurtadan tersebut, bukan malah sebaliknya.

“Kekhawatiran masyarakat, justru dengan adanya video tersebut menimbulkan keresahan. Nah, ini jadi kebalik-balik, seharusnya dengan adanya video tersebut menjadi bukti kuat adanya dugaan-dugaan yang selama ini dikhawatirkan kita semua,” ungkap Nasrullah.

Nasrullah juga berpesan kepada aparat penegak hukum agar bijak dalam menangani masalah ini, sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

“(Video) ini adalah bukti permulaan yang kita lihat selama ini di media sosial dan panggilan terhadap Dewi, untuk menguatkan dugaan tersebut. Harapan kita, semoga terungkapnya dugaan adanya pemurtadan ini bisa dibongkar dan bisa diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia,” ungkapnya.

BACA JUGA  Soal Indeks Kota Toleran, Eggi: Rilis Setara Institute Sangat Diskriminatif

Terakhir, Nasrullah mengapresiasi berbagai pihak yang ingin mendampingi Dewi. Menurutnya apa yang dilakukan oleh Dewi adalah tindakan yang luar biasa karena dari publikasi yang Dewi lakukan, menjadi bukti kuat adanya dugaan pemurtadan.

Sebelumnya, pengacara Dewi, Joko Jumadi meyakini kasus pemurtadan tersebut tidak akan berlanjut. Akan tetapi apabila justru Polda merubah status kliennya sebagai tersangka maka pihaknya akan bereaksi. Joko menilai, kegiatan yang kliennya rekam sangatlah meresahkan. Temuan kegiatan misionaris itu setidaknya ada dua, di video Dewi dan temuan matras, kartu dan buku ajakan aliran tertentu.

“Tetapi hingga kini belum ada kejelasan hukum larangan kegiatan misionaris, sehingga masih sulit untuk dikaitkan ke pelanggaran UU apa. Paling tidak, yang diproses itu mereka yang membuat keresahan. Pemerintahan juga seharusnya mewanti-wanti kegiatan itu juga,” ujarnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Fikih

Memahami Hukum Vaksin Rubella dengan Pendekatan Fikih Klasik

Apakah vaksin Rubella yang dalam proses pembuatannya ada salah satu proses yang melibatkan unsur babi otomatis menjadi haram, sehingga haram dikonsumsi, atau ada alternatif-alternatif pilihan fikih di sana?

Sabtu, 01/09/2018 21:00 0

Manhaj

Melihat Wabah Rubella dengan Kacamata Wahyu

Wabah Rubella yang menjadi polemik belakangan ini mirip dengan wabah Thaun yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW. Beliau memberikan gambaran global seperti umat Islam menyikapi wabah yang menimpa suatu kaum.

Sabtu, 01/09/2018 18:55 0

Mesir

Foto Bekas Diktator Mesir Husni Mubarak Hebohkan Media Sosial

Foto Bekas Diktator Mesir Husni Mubarak Hebohkan Media Sosial

Sabtu, 01/09/2018 14:41 0

Foto

Rakyat Idlib Bersama Pejuang Bersenjata

KIBLAT.NET, Idlib — Jumat, 31/08/2018 menyaksikan hari bersejarah bagi pejuang Suriah. Warga di sedikitnya 60...

Sabtu, 01/09/2018 11:00 0

Suriah

Semua Lapisan Warga Suriah Utara Turun ke Jalan Dukung Pejuang

semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam aksi tersebut. Mulai dari pria, wanita anak-anak, orang jompo bahkan yang memiliki kebutuhan khusus.

Sabtu, 01/09/2018 10:08 0

Suriah

Warga Idlib Kutuk Utusan Khusus PBB untuk Suriah

“Jangan mundur, jangan menyerah hingga rezim jatuh dan masih ada sisa-sisa zaitun. Kepada Negara penjamin, apakah kalian menjadi penjamin untuk membunuh kami?” kata massa dalam orasinya.

Sabtu, 01/09/2018 09:10 0

Feature

Sepenggal Kisah Relawan Kemanusiaan di Lombok: Menjenguk Anak-anak Kerujuk

KIBLAT.NET, Lombok – Sebelum terjadi bencana gempa bumi, Lombok dikenal dari dua sisi: pariwisata dan...

Jum'at, 31/08/2018 17:39 0

Syam

Koalisi AS Bunuh Lebih 1.000 Warga Sipil dalam Perang Kontra ISIS

Sementara menurut lembaga pemantau serangan udara Airways menunjukkan data lain yang mengejutkan. Serangan koalisi AS telah menyebabkan lebih dari 6.500 warga sipil tewas.

Jum'at, 31/08/2018 16:52 0

Suriah

PBB Usul Warga Idlib Dipindah, Oposisi Suriah: Pindah ke Planet Lain?

Juru bicara oposisi Suriah Yahya Al-Aridi menanggapi usulan PBB untuk memindahkan warga Idlib di tengah rencana serangan rezim Assad dan sekutunya ke wilayah tersebut.

Jum'at, 31/08/2018 16:03 0

Suriah

Syaikh Al-Muhaisini Seru Rakyat Suriah Turun ke Jalan Dukung Pejuang Idlib

Dia mengimbau imam dan khatib di seluruh masjid untuk menyerukan ini kepada jamaahnya.

Jum'at, 31/08/2018 14:20 0

Close