... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengacara Keluarga Eko Prasetio Minta Bos PT Indaco Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Foto: LBH Mega Bintang Solo mengunjungi dan menyampaikan belasungkawa kepada kelurga korban penabrana bos PT Indaco

KIBLAT.NET, Solo – Keluarga Eko Prasetio telah menunjuk LBH Mega Bintang sebagai tim kuasa hukum dalam kasus penabrakan maut yang dilakukan oleh bos PT Indaco, Iwan Adranacus. Penasihat hukum meminta polisi menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana.

Untuk mengawal kasus penabrakan yang dilakukan Iwan Adranacusaa, keluarg Eko Prasetio telah menunjuk tim dari LBH Mega Bintang sebagai pensihat hukum. Ketua tim penasihat hukum, Mudrick Setiawan Sangidoe mengapresiasi gerak cepat Polresta Surakarta dalam menyidik kasus bos perusahaan cat itu.

“Keluarga korban mengapresiasi tindakan penyidik Kepolisian Resor Kota Surakarta yang bertindak melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan secara cepat, tepat, profesional, transparan, dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari pihak manapun,” kata Mudrick di Polresta Surakarta, Jumat (31/08/18).

Mudrick mengungkapkan pihaknya terus mencermati perkembangan kasus penabrakan yang berujung pada kematian Eko Prasetio. Menurutnya, perbuatan yang dilakukan Iwan tak cukup hanya dikenai pasal 351 ayat 3 KUHP, tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Pasalnya, terdapat jeda waktu yang cukup bagi pelaku untuk melakukan perencanaan pembunuhan.

Pengacara LBH Mega Bintang itu menegaskan seharusnya polisi dapat menerapkan pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana dalam kasus penabrakan terhadap Eko. Jika pasal itu diterapkan, maka pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama 20 tahun. Pasal pasal 340 KUHP berbunyi: “Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.”

BACA JUGA  Ditangkap Saat Rusuh 21-22 Mei, Kader Muhammadiyah: Suruh Buka Baju dan Perut Saya Dipukul

Menurut Mudrick, unsur unsur sengaja dapat dipersamakan dengan niat, maksud, atau kehendak dari pelaku di mana niat tadi muncul kemudian ditindaklanjuti dengan perbuatan selanjutnya. Sementara unsur direncanakan lebih dahulu adalah antara timbulnya maksud untuk membunuh dengan pelaksanaannya tersebut masih terdapat jeda waktu bagi pelaku untuk berpikir dengan tenang, tentang cara bagaimana pembunuhan tersebut.

“Jeda waktu tersebut sangat relatif bagi pelaku, namun demikian cukup bagi pelaku untuk merencanakan dengan cara apa, dengan alat apa, pada saat kesempatan bagaimana pembunuhan akan dilakukan,” ujarnya.

Mudrick menyebut dengan adanya jeda waktu tersebut masih ada kesempatan bagi pelaku untuk membatalkan niat untuk melakukan pembunuhan. Namun, pada faktanya perbuatan itu akhirnya dilakukan, sehingga jelas dan nyata unsur-unsur kunci dalam pasal 340 KUHP, khususnya dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu, telah terpenuhi.

“Sehingga diharapkan benar-benar akan tercapai asas keadilan dan asas kepastian hukum dengan berdasarkan kemanusiaan,” pungkasnya.

Reporter: Reno Alfian
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Rakyat Idlib Bersama Pejuang Bersenjata

KIBLAT.NET, Idlib — Jumat, 31/08/2018 menyaksikan hari bersejarah bagi pejuang Suriah. Warga di sedikitnya 60...

Sabtu, 01/09/2018 11:00 0

Suriah

Semua Lapisan Warga Suriah Utara Turun ke Jalan Dukung Pejuang

semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam aksi tersebut. Mulai dari pria, wanita anak-anak, orang jompo bahkan yang memiliki kebutuhan khusus.

Sabtu, 01/09/2018 10:08 0

Suriah

Warga Idlib Kutuk Utusan Khusus PBB untuk Suriah

“Jangan mundur, jangan menyerah hingga rezim jatuh dan masih ada sisa-sisa zaitun. Kepada Negara penjamin, apakah kalian menjadi penjamin untuk membunuh kami?” kata massa dalam orasinya.

Sabtu, 01/09/2018 09:10 0

Feature

Sepenggal Kisah Relawan Kemanusiaan di Lombok: Menjenguk Anak-anak Kerujuk

KIBLAT.NET, Lombok – Sebelum terjadi bencana gempa bumi, Lombok dikenal dari dua sisi: pariwisata dan...

Jum'at, 31/08/2018 17:39 0

Syam

Koalisi AS Bunuh Lebih 1.000 Warga Sipil dalam Perang Kontra ISIS

Sementara menurut lembaga pemantau serangan udara Airways menunjukkan data lain yang mengejutkan. Serangan koalisi AS telah menyebabkan lebih dari 6.500 warga sipil tewas.

Jum'at, 31/08/2018 16:52 0

Suriah

PBB Usul Warga Idlib Dipindah, Oposisi Suriah: Pindah ke Planet Lain?

Juru bicara oposisi Suriah Yahya Al-Aridi menanggapi usulan PBB untuk memindahkan warga Idlib di tengah rencana serangan rezim Assad dan sekutunya ke wilayah tersebut.

Jum'at, 31/08/2018 16:03 0

Suriah

Syaikh Al-Muhaisini Seru Rakyat Suriah Turun ke Jalan Dukung Pejuang Idlib

Dia mengimbau imam dan khatib di seluruh masjid untuk menyerukan ini kepada jamaahnya.

Jum'at, 31/08/2018 14:20 0

Belanda

Diancam Dibunuh, Politikus Belanda Anti Islam Batalkan Lomba Kartun Nabi

Sebelumnya, polisi Belanda mengumumkan penangkapan seorang pria muda atas tuduhan merencanakan pembunuhan Wilders

Jum'at, 31/08/2018 09:43 0

Myanmar

Sekjen Amnesty Kutuk Kebisuan Negara Besar Atas Tragedi Rohingya

Naidu saat ini sedang melakukan kunjungan pertamanya ke Turki setelah ditunjuk untuk mengepalai Amnesty International.

Jum'at, 31/08/2018 09:03 0

Afghanistan

Taliban Seru Serang Tentara Belanda untuk Lawan Lomba Kartun Nabi

"Jika mereka percaya mereka benar-benar Muslim, mereka harus mengarahkan senjata mereka ke pasukan Belanda atau membantu pejuang Taliban menyerang mereka,” kata Mujahid.

Jum'at, 31/08/2018 08:25 0

Close