... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lulus Pendidikan Dokter Spesialis di UNS, Warga Gaza Ini Segera Pulang Kampung

Foto: dr. Mueen Al Shurafa bersama tim BSMI dan keluarganya

KIBLAT.NET, Solo – Mahasiswa Palestina peraih beasiswa Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), dr. Mueen Al Shurafa Sp An berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sebelas Maret (UNS). Usai dinyatakan lulus mengikuti program tersebut, Mueen segera bertolak ke Gaza.

Mueen beserta istri dan tujuh anaknya terbang dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/08/2018). Mereka akan singgah ke Kuala Lumpur kemudian meneruskan perjalanan ke Yordania dan berlanjut ke Mesir hingga ke kampung halamannya di Gaza.

Pria berusia 47 tahun ini berhasil menyelesaikan PPDS selama kurang lebih empat tahun. Dia mengaku harus berjibaku untuk bisa lulus dalam program dokter spesialis anastesi tersebut. “Program ini susah. Terima kasih berkat bantuan para dosen, teman dan BSMI yang sudah mendukung saya,” kata Mueen sebelum berangkat.

Menurut dia, kehadiran dokter spesialis di Gaza amat dibutuhkan. Terlebih, wilayah tersebut merupakan daerah perang. Warga Gaza yang masih berada dalam blokade Israel sungguh rentan terhadap serangan rudal atau senjata laras panjang.

Mueen mengatakan dokter-dokter asli Gaza bukannya tidak ada. Hanya, mereka berstatus sebagai dokter umum. Kemampuan mereka pun bisa dibilang terbatas saat menangani pasien, terlebih jika menangani operasi. “Karena itu tingkat kematian setelah operasi bisa dibilang 80 persen,” jelasnya.

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UNS dr. Purwoko, Sp An mengaku bangga dengan kelulusan Mueen yang berhasil lulus Program PPDS UNS. Menurut dia, ujian yang dilalui oleh Mueen murni ujian standar untuk calon dokter spesialis. “Bukan pura-pura,” tegasnya.

BACA JUGA  Anggaran Basarnas Dipotong, Anggota Komisi V DPR: Pemerintah Tak Perdulikan Nyawa Masyarakat

Purwoko mengaku dia sudah menganggap Mueen beserta istri dan anaknya sebagai keluarga sendiri. Tidak heran, kata dia, kepergian Mueen akan membuatnya kehilangan. Kepada BSMI, Purwoko berharap perhimpunan kemanusiaan ini bisa meneruskan program beasiswa khusus untuk warga Palestina. Dia mengaku akan mendukung mahasiswa-mahasiswa Palestina lainnya yang hendak belajar di Indonesia. Namun, dia berpesan agar mahasiswa yang dikirim hendaklah berusia muda. “Karena ini programnya berat,” ungkapnya.

Ketua Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) BSMI Dr. dr. Basuki Supartono Sp OT, FICS, MARS mengungkapkan, program capacity building untuk warga Gaza memang sulit dan tidak populer. Namun, jelas dia, kebermanfaatannya jelas akan lebih besar bagi warga Palestina.

Dia mengenang sebelum membuka program ini pada 2009 lalu. Ketika itu, dia bertanya kepada pengelola rumah sakit yang tidak segera merenovasi bangunan rusak akibat serangan Israel. “Ketika itu jawabannya buat apa dibangun kembali. Nanti juga akan rusak lagi karena rudal Israel. Setelah itu saya jadi berpikir jika capacity building yang harus digenjot. Bukan bangunan,” akata Basuki.

Pada tahun ini, peraih beasiswa BSMI lainnya telah berhasil menyelesaikan studinya yakni doktor politik dari Universitas Airlangga Ahmed Mohammed Omar al Madani dan dr. Abdelrahman dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). BSMI memberikan beasiswa kepada enam mahasiswa asal Palestina untuk studi di Indonesia.

BACA JUGA  KH Sobri Lubis Dipanggil Polisi Soal Dugaan Kasus Makar

Redaktur: Imam S.
Kontributor: Info BSMI

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Rakyat Idlib Bersama Pejuang Bersenjata

KIBLAT.NET, Idlib — Jumat, 31/08/2018 menyaksikan hari bersejarah bagi pejuang Suriah. Warga di sedikitnya 60...

Sabtu, 01/09/2018 11:00 0

Suriah

Semua Lapisan Warga Suriah Utara Turun ke Jalan Dukung Pejuang

semua lapisan masyarakat berpartisipasi dalam aksi tersebut. Mulai dari pria, wanita anak-anak, orang jompo bahkan yang memiliki kebutuhan khusus.

Sabtu, 01/09/2018 10:08 0

Suriah

Warga Idlib Kutuk Utusan Khusus PBB untuk Suriah

“Jangan mundur, jangan menyerah hingga rezim jatuh dan masih ada sisa-sisa zaitun. Kepada Negara penjamin, apakah kalian menjadi penjamin untuk membunuh kami?” kata massa dalam orasinya.

Sabtu, 01/09/2018 09:10 0

Feature

Sepenggal Kisah Relawan Kemanusiaan di Lombok: Menjenguk Anak-anak Kerujuk

KIBLAT.NET, Lombok – Sebelum terjadi bencana gempa bumi, Lombok dikenal dari dua sisi: pariwisata dan...

Jum'at, 31/08/2018 17:39 0

Syam

Koalisi AS Bunuh Lebih 1.000 Warga Sipil dalam Perang Kontra ISIS

Sementara menurut lembaga pemantau serangan udara Airways menunjukkan data lain yang mengejutkan. Serangan koalisi AS telah menyebabkan lebih dari 6.500 warga sipil tewas.

Jum'at, 31/08/2018 16:52 0

Suriah

PBB Usul Warga Idlib Dipindah, Oposisi Suriah: Pindah ke Planet Lain?

Juru bicara oposisi Suriah Yahya Al-Aridi menanggapi usulan PBB untuk memindahkan warga Idlib di tengah rencana serangan rezim Assad dan sekutunya ke wilayah tersebut.

Jum'at, 31/08/2018 16:03 0

Suriah

Syaikh Al-Muhaisini Seru Rakyat Suriah Turun ke Jalan Dukung Pejuang Idlib

Dia mengimbau imam dan khatib di seluruh masjid untuk menyerukan ini kepada jamaahnya.

Jum'at, 31/08/2018 14:20 0

Belanda

Diancam Dibunuh, Politikus Belanda Anti Islam Batalkan Lomba Kartun Nabi

Sebelumnya, polisi Belanda mengumumkan penangkapan seorang pria muda atas tuduhan merencanakan pembunuhan Wilders

Jum'at, 31/08/2018 09:43 0

Myanmar

Sekjen Amnesty Kutuk Kebisuan Negara Besar Atas Tragedi Rohingya

Naidu saat ini sedang melakukan kunjungan pertamanya ke Turki setelah ditunjuk untuk mengepalai Amnesty International.

Jum'at, 31/08/2018 09:03 0

Afghanistan

Taliban Seru Serang Tentara Belanda untuk Lawan Lomba Kartun Nabi

"Jika mereka percaya mereka benar-benar Muslim, mereka harus mengarahkan senjata mereka ke pasukan Belanda atau membantu pejuang Taliban menyerang mereka,” kata Mujahid.

Jum'at, 31/08/2018 08:25 0

Close