... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sepenggal Kisah Relawan Kemanusiaan di Lombok: Menjenguk Anak-anak Kerujuk

Foto: Relawan One Care bersama anak-anak Dusun Kerujuk, Desa Persiapan Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

KIBLAT.NET, Lombok – Sebelum terjadi bencana gempa bumi, Lombok dikenal dari dua sisi: pariwisata dan religi. Pantai-pantai nan elok mampu mendatangkan wisatawan. Di sisi lain, masjid-masjid yang tersebar luas di pulau ini membuat Lombok dijuluki pulau seribu masjid. Setelah gempa terjadi, bumi Lombok seakan terlihat seperti kota mati yang penuh reruntuhan bangunan.

Kini di Lombok tak ada bangunan yang indah nan menyenangkan mata, yang ada sekarang adalah tumpukan batu-bata hancur. Di balik reruntuhan bangunan ini menyisakan cerita sedih masing-masing penghuninya.
Sejak gempa pertama yang berkekuatan 7 Skala Richter, sudah cukup banyak beredar foto-foto kerusakan akibat gempa. Rumah yang hancur, masjid yang luluh lantak, sekolah yang runtuh, dan banyak pemandangan tragis lainnya.

Bencana selalu menyisakan duka, itu pasti. Namun, selambat apapun, kita harus kembali menatap masa depan. Tak hanya tentang merekonstruksi kembali bangunan yang roboh, tapi juga soal menjaga asa dan membangkitkan harapan para korban.

Kerugian berupa rumah yang hancur, atau keluarga yang menjadi korban jiwa, tentu menjadi beban pikiran bagi para korban. Di tengah-tengah kondisi inilah kegiatan trauma healing perlu dilakukan untuk memotivasi para korban.

Seperti usaha yang sedang kami lakukan untuk menjaga keceriaan anak-anak Lombok, tepatnya di Dusun Kerujuk, Desa Persiapan Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Dusun Kerujuk termasuk wilayah dengan kategori kerusakan parah. Rumah-rumah warga hancur, rata dengan tanah. Sekolah dan masjid pun ikut mengalami kerusakan parah. Di dusun inilah, One Care mendirikan salah satu masjid darurat.

Kondisi anak-anak Dusun Kerujuk riskan terhadap trauma. Apalagi mereka tidak bersekolah semenjak gempa melanda. Rasa khawatir dan takut terhadap gempa susulan masih membekas di jiwa mereka.

Sebab mempertimbangkan faktor psikis inilah, One Care bersama relawan yang tergabung dalam wadah VOICE (Volunteer of Indonesian Care) mengadakan kegiatan trauma healing di Dusun Kerujuk, untuk mencoba menghadirkan kembali kegembiraan di hati anak-anak setempat.

Anak-anak berkumpul, mendengarkan motivasi dengan seksama. Kemudian, anak-anak diajak bermain bersama dengan relawan. Keceriaan terlihat begitu nyata di wajah mereka. Ada satu sesi saat relawan One Care menyuguhkan sebuah permainan tebak-tebakan seputar pengetahuan agama, mereka mampu melahap habis pertanyaan-pertanyaan mengenai kisah sahabat Rasulullah, nama nabi dan rasul.

Tidak lupa juga relawan memberikan hadiah, yang sudah dipersiapkan, untuk anak-anak yang bisa menjawab setiap pertanyaan. Rasanya beban mereka hilang sirna tanpa sisa, begitu ceria dan terhibur mereka dengan kegiatan yang kami hadirkan di tengah tengah mereka.

Di penghujung acara, kami berpamitan kepada mereka. Kami dengar ucapan-ucapan mereka seolah masih menginginkan kegiatan dilanjutkan, dan enggan berpisah.

“Kakak, jangan pulang…,” rayu seorang anak.

“Kakak, lain kali jenguk lagi kami di sini ya,” pinta bocah lainnya.

Kami menyalami mereka satu per satu. Rasanya berat, tetapi kami harus melakukan distribusi bantuan ke tempat pengungsian lainnya.

Penulis: Faisal (Relawan One Care)

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Empat Kementerian Keluarkan Imbauan Pembatasan Penggunaan Gawai

Empat Kementerian Keluarkan Imbauan Pembatasan Penggunaan Gawai pada Anak

Jum'at, 31/08/2018 17:27 0

Indonesia

Indonesia Kecam Rencana Kontes Kartun Nabi Muhammad

Menlu Retno Marsudi menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengecam rencana pelaksanaan kontes tersebut.

Jum'at, 31/08/2018 17:09 0

Syam

Koalisi AS Bunuh Lebih 1.000 Warga Sipil dalam Perang Kontra ISIS

Sementara menurut lembaga pemantau serangan udara Airways menunjukkan data lain yang mengejutkan. Serangan koalisi AS telah menyebabkan lebih dari 6.500 warga sipil tewas.

Jum'at, 31/08/2018 16:52 0

Suriah

PBB Usul Warga Idlib Dipindah, Oposisi Suriah: Pindah ke Planet Lain?

Juru bicara oposisi Suriah Yahya Al-Aridi menanggapi usulan PBB untuk memindahkan warga Idlib di tengah rencana serangan rezim Assad dan sekutunya ke wilayah tersebut.

Jum'at, 31/08/2018 16:03 0

Indonesia

Ketua MUI NTB: Usut Tuntas Dugaan Pemurtadan di Lombok Utara

Ketua MUI NTB: Usut Tuntas Dugaan Pemurtadan di Lombok Utara

Jum'at, 31/08/2018 14:46 0

Indonesia

Meiliana dan Intoleransi Beragama

Sepertinya kita perlu belajar hakikat toleransi. Bukan mendiskriminasi satu pihak lalu menghakimi pihak yang ingin menertibkan konstitusi.

Jum'at, 31/08/2018 14:43 0

Suriah

Syaikh Al-Muhaisini Seru Rakyat Suriah Turun ke Jalan Dukung Pejuang Idlib

Dia mengimbau imam dan khatib di seluruh masjid untuk menyerukan ini kepada jamaahnya.

Jum'at, 31/08/2018 14:20 0

Indonesia

Kasus Video Dugaan Pemurtadan di Lombok, Ini Pengakuan Dewi Handayani

Kasus Video Dugaan Pemurtadan di Lombok, Ini Pengakuan Dewi Handayani

Jum'at, 31/08/2018 13:32 0

Indonesia

Diperiksa Polda NTB Terkait Video Dugaan Pemurtadan, Dewi Handayani Dikawal Puluhan Aktivis Islam

Diperiksa Polisi Terkait Video Dugaan Pemurtadan, Dewi Handayani Dikawal Puluhan Aktivis Islam

Jum'at, 31/08/2018 13:19 0

Belanda

Diancam Dibunuh, Politikus Belanda Anti Islam Batalkan Lomba Kartun Nabi

Sebelumnya, polisi Belanda mengumumkan penangkapan seorang pria muda atas tuduhan merencanakan pembunuhan Wilders

Jum'at, 31/08/2018 09:43 0

Close