... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ketua MUI NTB: Usut Tuntas Dugaan Pemurtadan di Lombok Utara

Foto: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Prof. H. Saiful Muslim

KIBLAT.NET, Mataram – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Prof. H. Saiful Muslim mendukung penuh pengusutan kasus dugaan pemurtadan yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pasca terjadinya gempa bumi.

“Kami meminta agar kasus tersebut diusut dan pelakunya diadili kalau memang itu benar adanya,” kata Prof Saiful saat melakukan pertemuan dengan sejumlah ormas Islam di kantor MUI NTB, Kota Mataram, Kamis (30/8/2018) kemarin.

Menurutnya, sejak kasus tersebut mencuatnya, MUI bersama dengan pemangku kepentingan di NTB telah melakukan pembahasan untuk mencari kebenaran informasi itu. Prof Saiful menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib, untuk mengusut benar atau tidak tidaknya dugaan kegiatan pemurtadan itu.

Dugaan adanya kegiatan pemurtadan berawal dari kegiatan trauma healing yang dilakukan sekelompok relawan penganut agama tertentu di Dusun Onggong Lauk, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Jumat (24/8/2018) lalu. Dalam video yang direkam warga dan sudah viral di media sosial tersebut, para korban gempa dikumpulkan di sebuah lokasi yang di sekelilingnya terdapat banyak pepohonan.

Tampak dalam video itu tiga orang wanita dan seorang lelaki memberikan aba-aba di depan pengungsi. Salah satu perilaku aneh terjadi, yakni seorang wanita terlihat memercikkan air kepada warga yang kebanyakan orangtua dan anak-anak.

Pada pertemuan di aula kantor MUI NTB tersebut, Forum Arimatea Pusat, lembaga yang konsen di bidang kasus gerakan pendangkalan aqidah dan pemurtadan, menduga air yang dipercikkan kepada korban itu adalah air urapan khas agama tertentu. Air sejenis itu biasanya digunakan di dalam kegiatan kebaktian atau ibadah sejenisnya.

BACA JUGA  Pakar: Crosshijaber Bisa Berubah Orientasi Seksualnya

“Ini sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam. Apalagi yang menjadi objek dalam kegiatan itu adalah umat Islam, sehingga sangat aneh dan tidak wajar karena pelakunya merupakan penganut dari luar agama Islam,” tegas Sekretaris Jenderal Forum Arimatea Pusat, Iwan Setiawan.

Di akhir pertemuan itu, sejumlah ormas Islam yang hadir menyatakan kebulatan tekad yang sama untuk mengawal kasus dugaan pemurtadan tersebut. Mereka juga dengan bulat menyatakan siap membela Dewi Handayani, warga yang merekam video itu dan saat ini menjalani pemeriksaan dengan status terlapor di Kepolisian Daerah (Polda) NTB.

“Kita akan kawal bersama. Ini tidak boleh dibiarkan,” kata H. Rizal, aktivis dari komunitas Sahabat Subuh.

Reporter: Irfan/INA
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Syaikh Al-Muhaisini Seru Rakyat Suriah Turun ke Jalan Dukung Pejuang Idlib

Dia mengimbau imam dan khatib di seluruh masjid untuk menyerukan ini kepada jamaahnya.

Jum'at, 31/08/2018 14:20 0

Belanda

Diancam Dibunuh, Politikus Belanda Anti Islam Batalkan Lomba Kartun Nabi

Sebelumnya, polisi Belanda mengumumkan penangkapan seorang pria muda atas tuduhan merencanakan pembunuhan Wilders

Jum'at, 31/08/2018 09:43 0

Myanmar

Sekjen Amnesty Kutuk Kebisuan Negara Besar Atas Tragedi Rohingya

Naidu saat ini sedang melakukan kunjungan pertamanya ke Turki setelah ditunjuk untuk mengepalai Amnesty International.

Jum'at, 31/08/2018 09:03 0

Afghanistan

Taliban Seru Serang Tentara Belanda untuk Lawan Lomba Kartun Nabi

"Jika mereka percaya mereka benar-benar Muslim, mereka harus mengarahkan senjata mereka ke pasukan Belanda atau membantu pejuang Taliban menyerang mereka,” kata Mujahid.

Jum'at, 31/08/2018 08:25 0

Suriah

Rezim Ancam Habisi Idlib, Rusia Minta Barat Tak Ikut Campur

Dia sesumbar akan melakukan yang terbaik untuk menghindari korban sipil. Ia juga tidak mengakui bahwa rezim memiliki senjata kimia dan tidak dapat menggunakannya.

Jum'at, 31/08/2018 07:43 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Mengapa Kita Harus Menegakkan Syariat

Namun dibalik harapan tegaknya keadilan, Al-Quran menjelaskan setidaknya ada dua alasan kuat mengapa kita sebagai orang mukmin wajib berjuang menegakkan syariat Islam.

Kamis, 30/08/2018 21:06 0

Myanmar

Bendungan Jebol, 63.000 Lebih Warga di Myanmar Dievakuasi

Dibangun pada tahun 2004, bendungan Swa Chaung lebih banyak menampung air dari sungai Swa. Dengan kapasitasnya 216.350 acre-feet, air disalurkan untuk mengairi lebih dari 20.000 hektar lahan pertanian.

Kamis, 30/08/2018 13:32 0

Pakistan

Ribuan Muslim Pakistan Gelar Demo Tolak Kontes Kartun Nabi

seorang mantan pemain kriket Pakistan, Khalid Latif, telah menawarkan hadiah $ 28.000 bagi siapa saja yang dapat membunuh orang Belanda yang menginisiasi kontes.

Kamis, 30/08/2018 13:02 0

Rusia

Oposisi Suriah dan Idlib Jadi Isu Penting di Pertemuan Lavrov dan Jubair

Kami juga membahas nasib Idlib dan tentu menyentuh pembahasan antara “faksi moderat” dan Jabhah Nusrah (baca: Hai’ah Tahrir Al-Syam).

Kamis, 30/08/2018 09:50 0

Afrika

Inggris Selesai Latih Ratusan Tentara Somalia

Inggris juga mendukung pengembangan mekanisme pendanaan polisi federal, yang dikembangkan bersama oleh Inggris dan Uni Eropa.

Kamis, 30/08/2018 09:00 0

Close