... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ribuan Muslim Pakistan Gelar Demo Tolak Kontes Kartun Nabi

Foto: Demo tolak kontes kartun Nabi Muhammad di Pakistan.

KIBLAT.NET, Islamabad – Ribuan Islamis di Pakistan melakukan demonstrasi ke ibu kota pada Rabu (29/08/2018) untuk memprotes kontes kartun Nabi Muhammad yang akan digelar oleh anggota Parlemen Belanda Greet Wilders akhir tahun ini.

Pemerintah baru terpilih Pakistan telah mengecam kontes karena bentuk penghinaan terhadap Islam. Penggambaran fisik Tuhan atau nabi, sekalipun positif, dilarang dalam Islam.

Protes itu diorganisir oleh kelompok-kelompok Islam yang membuat keuntungan mengejutkan dalam pemilihan Juli di Pakistan. Diperkirakan 10.000 demonstran ikut ambil bagian. Mereka meneriakkan slogan-slogan seperti “kita akan mati untuk melindungi kehormatan nabi.”

Para pengunjuk rasa menolak imbauan dari pihak berwenang untuk membatasi demonstrasi di kota timur Lahore. Mereka diperkirakan akan mencapai Islamabad pada hari Kamis.

Perdana Menteri baru Pakistan, Imran Khan, sebagian besar memihak para pengunjuk rasa, bersumpah untuk membawa masalah ini ke PBB. Pemerintahnya telah memanggil duta besar Belanda untuk mengajukan protes resmi, tetapi sejauh ini menolak seruan untuk mengusir duta besar dari negara.

Pada hari Selasa, media-media Belanda menyatakan bahwa seorang pria Pakistan ditahan karena dicurigai mengancam akan menyerang Wilders. Polisi mengatakan mereka menahan seorang tersangka berusia 26 tahun yang kemungkinan akan didakwa pada hari Jumat. Wilders, yang kerap mengeluarkan ujaran kebencian terhadap Islam mendapat perlindungan 24 jam dari pemerintah Belanda karena berulang kali mendapat ancaman pembunuhan.

BACA JUGA  BJ Habibie Wafat, Ulama dan Tokoh Sampaikan Duka Cita

Umat Islam di Pakistan telah benar-benar marah dengan adanya rencana kontes kartun Nabi. Mereka menyerukan hukuman mati bagi para penghina nabi. Bahkan, seorang mantan pemain kriket Pakistan, Khalid Latif, telah menawarkan hadiah $ 28.000 bagi siapa saja yang dapat membunuh orang Belanda yang menginisiasi kontes.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi telah berbicara dengan mitranya dari Belanda tentang “kompetisi yang buruk dan merusak” minggu ini, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian.

Dia mengatakan tindakan seperti itu harus dicegah karena mereka menyebarkan kebencian dan intoleransi dalam masyarakat.

Sumber: Stripes
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengamat Politik LIPI: Gerakan #2019GantiPresiden Tidak Boleh Diberangus

Pengamat Politik LIPI: Gerakan #2019GantiPresiden Tidak Boleh Diberangus

Kamis, 30/08/2018 12:01 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar “Membangun Negara dengan Tauhid”

Berbagai pihak mengklaim bahwa jalan dan cara yang mereka tempuh adalah cara terbaik membangun bangsa dan negara. Bagaimanakah Islam memandang hal tersebut?

Rabu, 29/08/2018 23:09 0

Indonesia

Din Syamsuddin Tegaskan Gerakan #2019GantiPresiden Tak Boleh Dihalang-halangi

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Din Syamsuddin turut menyesalkan persekusi yang menimpa beberapa aktivis gerakan #2019gantipresiden.

Rabu, 29/08/2018 22:59 0

Indonesia

Biarkan Terjadi Persekusi, Romo Syafii Minta Kapolri Copot Kapolda Riau dan Jatim

Anggota Komisi III DPR RI, Romo Syafii menekankan bahwa dengan pembiaran kasus persekusi, aparat sedang melakukan pelanggaran hukum.

Rabu, 29/08/2018 22:51 0

Indonesia

Jadi Cawapres Jokowi, KH Ma’ruf Amin Berhenti dari Ketua Umum MUI

Pasca ditetapkan sebagai Cawapres Jokowi, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma'ruf Amin dinyatakan nonaktif dari jabatan Ketua Umum MUI

Rabu, 29/08/2018 22:42 0

Indonesia

Ada Potensi Perpecahan Sosial Jelang Pemilu 2019

Ada Potensi Perpecahan Sosial Jelang Pemilu 2019

Rabu, 29/08/2018 20:04 0

Indonesia

MUI: Hukum Mubah Vaksin MR Hanya Sementara

MUI: Hukum Mubah Vaksin MR Hanya Sementara

Rabu, 29/08/2018 17:58 0

Indonesia

Pakar Hukum: Persekusi Aktivis #2019GantiPresiden Dipengaruhi Imbauan Berantem dari Jokowi

Imbauan Jokowi kepada pendukungnya untuk berani jika diajak berantem dinilai mempengaruhi persekusi yang dialami aktivis #2019GantiPresiden

Rabu, 29/08/2018 16:42 0

Indonesia

GNPF Ulama: Aktivis 2019 Ganti Presiden Diperlakukan Seperti Teroris, Dimana Keadilan?

GNPF Ulama: Aktivis 2019 Ganti Presiden Diperlakukan Seperti Teroris, Dimana Keadilan?

Rabu, 29/08/2018 16:26 0

Indonesia

Pakar Hukum Pidana: Yang Makar Itu OPM, Bukan Gerakan #2019GantiPresiden

Yang makar OPM, itu jelas, bukan gerakan 2019GantiPresiden

Rabu, 29/08/2018 16:06 0

Close