... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hampir 500 Orang Warga Palestina Gugur Akibat Penyiksaan di Penjara Rezim Suriah

Foto: Kondisi Kamp Yarmouk, kamp pengungsi warga Palestina di Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Sebanyak 3.871 warga Palestina terbunuh sepanjang konflik di Suriah yang meletus pada 2011. Dari jumlah itu, hampir 500 orang di antaranya dilaporkan gugur dalam penyiksaan rezim Bashar Assad.

Data tersebut terungkap dalam laporan organisasi yang menamakan diri sebagai Kelompok Aksi untuk Warga Palestina di Suriah, yang dirilis pekan ini. Laporan itu menyebutkan jumlah warga Palestina yang gugur akibat penyiksaan di penjara rezim mencapai 462 orang.

Data itu menyebutkan sebanyak 2.000 orang warga Palestina gugur akibat tembakan pasukan rezim, terutama di wilayah Damaskus saat puluhan ribu pengungsi Palestina melarikan diri dari kamp pengungsian Yarmouk. Kamp tersebut diketahui sebagai tempat penampungan terbesar pengungsi Palestina, yang hancur akibat pengeboman masal tentara rezim.

Rilis Kelompok Aksi untuk Warga Palestina di Suriah juga mengungkap meninggalnya ratusan pengungsi Palestina di penjara rezim Bashar Assad. Sebelum meninggal, mereka dilaporkan terlebih dahulu mengalami penyiksaan. Terbaru, dua bersaudara Mohamed Fayyad Mustafa dan Nabil Fayyad Mustafa, dikonfirmasi gugur di penjara setelah mereka tak pernah terlihat lagi sejak pertama kalia ditangkap pasukan rezim pada 2013.

Selain itu, ada juga warga Palestina yang berada di kubu rezim dan terlibat dalam konflik Suriah. Salah satu kelompok yang dikenal bergabung dalam kubu itu adalah Tentara Pembebasan Palestina. Keterlibatan dalam kubu penguasa, membuat puluhan warga Palestina tewas saat terjadi pertempuran dengan kelompok pejuang oposisi.

BACA JUGA  Ibu Asal Surabaya Ini Lihat Syiar Persatuan Umat di Muslim United

Bulan lalu Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengirimkan delegasi resminya bertemu dengan pejabat Suriah, untuk membicarakan masalah pengungsi Palestina di negara itu. Setelah memporakporandakan Kamp Yarmouk, Perdana Menteri Suriah Imad Khamis mengatakan pihaknya akan membangun kembali dan mengembalikan para pengungsi.

Sejak kamp pengungsi Palestina terbesar itu dibombardir rezim Suriah, PLO segera menyerukan para pengungsi Palestina yang melarikan diri dari konflik Suriah untuk mendaftarkan nama mereka sebagai sarana untuk mengembalikan mereka ke kamp-kamp di Suriah. Meskipun, banyak di antara pengungsi Palestina yang takut akan penangkapan atau represi dari rezim.

Jutaan pengungsi Suriah kini juga dibayangi kekhawatiran kehilangan tempat tinggal mereka secara permanen. Pasalnya, rezim Bashar Assad telah mengeluarkan undang-undang baru yang memungkinkan pemerintah menyita properti yang ditinggalkan oleh penghuninya. Undang-undang itu menimbulkan dilema bagi para pengungsi Suriah yang berpotensi menjalani kehidupan dalam pengasingan permanen, terutama bagi mereka yang bersikap menentang rezim. Sementara, bagi orang-orang yang dianggap sebagai loyalis Bashar Assad akan diberikan akses ke lokasi-lokasi tertentu sebagai ganti rumah mereka.

Sumber: MEMO
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Mengapa Kita Harus Menegakkan Syariat

Namun dibalik harapan tegaknya keadilan, Al-Quran menjelaskan setidaknya ada dua alasan kuat mengapa kita sebagai orang mukmin wajib berjuang menegakkan syariat Islam.

Kamis, 30/08/2018 21:06 0

Myanmar

Bendungan Jebol, 63.000 Lebih Warga di Myanmar Dievakuasi

Dibangun pada tahun 2004, bendungan Swa Chaung lebih banyak menampung air dari sungai Swa. Dengan kapasitasnya 216.350 acre-feet, air disalurkan untuk mengairi lebih dari 20.000 hektar lahan pertanian.

Kamis, 30/08/2018 13:32 0

Pakistan

Ribuan Muslim Pakistan Gelar Demo Tolak Kontes Kartun Nabi

seorang mantan pemain kriket Pakistan, Khalid Latif, telah menawarkan hadiah $ 28.000 bagi siapa saja yang dapat membunuh orang Belanda yang menginisiasi kontes.

Kamis, 30/08/2018 13:02 0

Rusia

Oposisi Suriah dan Idlib Jadi Isu Penting di Pertemuan Lavrov dan Jubair

Kami juga membahas nasib Idlib dan tentu menyentuh pembahasan antara “faksi moderat” dan Jabhah Nusrah (baca: Hai’ah Tahrir Al-Syam).

Kamis, 30/08/2018 09:50 0

Afrika

Inggris Selesai Latih Ratusan Tentara Somalia

Inggris juga mendukung pengembangan mekanisme pendanaan polisi federal, yang dikembangkan bersama oleh Inggris dan Uni Eropa.

Kamis, 30/08/2018 09:00 0

Rusia

Setelah Bertemu Menlu Saudi, Lavrov: Oposisi di Idlib Seperti Bisul

"Jadi dari semua sudut pandang, bisul ini harus dibersihkan," katanya.

Kamis, 30/08/2018 07:14 0

Pakistan

Puluhan Ribu Warga Pakistan Turun ke Jalan Protes Lomba Kartun Nabi

Mereka meneriakkan yel-yel di antaranya “Kami siap mati untuk melindungi kehormatan Nabi”.

Kamis, 30/08/2018 06:26 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar “Membangun Negara dengan Tauhid”

Berbagai pihak mengklaim bahwa jalan dan cara yang mereka tempuh adalah cara terbaik membangun bangsa dan negara. Bagaimanakah Islam memandang hal tersebut?

Rabu, 29/08/2018 23:09 0

Amerika

Survei: 40 Persen Orang Amerika Alami Kesulitan Ekonomi

Sekitar 39,4% orang dewasa mengatakan keluarga mereka mengalami kesulitan memenuhi setidaknya satu kebutuhan dasar dalam makanan, perawatan kesehatan, perumahan, atau utilitas tahun lalu.

Rabu, 29/08/2018 15:02 0

Amerika

Delegasi Keamanan dan Intelijen AS Kunjungi Damaskus Diam-diam

Sumber regional mengatakan kepada Reuters sebagian besar rincian dalam laporan Al-Akhbar tersebut benar.

Rabu, 29/08/2018 14:44 0

Close