... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bendungan Jebol, 63.000 Lebih Warga di Myanmar Dievakuasi

Foto: Warga daerah Bago Myanmar.

KIBLAT.NET, Bago – Air yang tumpah dari bendungan Swa Chaung di daerah Bago, Myanmar tengah-selatan membuat lebih dari 63.000 orang dari 85 desa dievakuasi. Meski ada laporan korban tewas, namun jumlahnya belum bisa dipastikan.

Menteri Sosial KWin Myat Aye mengatakan bahwa situasi telah terkendali di kota-kota yang dilanda banjir dari Swa dan Yedashe. “Semuanya berjalan lancar dengan upaya bantuan dan pemukiman kembali kami,” katanya kepada The Nation, Kamis (30/08/2018).

“Perbaikan jembatan Swa Chaung dan bendungan spillway hampir selesai. Gerakan normal telah dilanjutkan di Yangon-Mandalay Expressway,” tambahnya.

Dia mengatakan Pemerintah telah melakukan evakuasi terhadap para korban banjir ke kamp-kamp darurat di distrik Taungoo, memberi mereka makanan dan tempat tinggal. Myat Aye mengatakan 63.421 orang terkena dampak dan ada “beberapa korban” yang masih perlu diverifikasi.

“Kami belum bisa mengatakan dengan pasti berapa banyak orang yang meninggal. Kami mendapat laporan bahwa beberapa orang hilang dan kami sedang mencari orang-orang itu,” katanya.

Dibangun pada tahun 2004, bendungan Swa Chaung lebih banyak menampung air dari sungai Swa. Dengan kapasitasnya 216.350 acre-feet, air disalurkan untuk mengairi lebih dari 20.000 hektar lahan pertanian.

Kyaw Lin, wakil menteri konstruksi, mengatakan para insinyur kementerian bekerja sepanjang malam untuk memperbaiki jembatan. Dia yakin bahwa semua perbaikan yang diperlukan akan selesai dalam 24 jam.

BACA JUGA  ICC Restui Penyelidikan Kejahatan Myanmar terhadap Rohingya

Sumber: The Nation
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengamat Politik LIPI: Gerakan #2019GantiPresiden Tidak Boleh Diberangus

Pengamat Politik LIPI: Gerakan #2019GantiPresiden Tidak Boleh Diberangus

Kamis, 30/08/2018 12:01 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar “Membangun Negara dengan Tauhid”

Berbagai pihak mengklaim bahwa jalan dan cara yang mereka tempuh adalah cara terbaik membangun bangsa dan negara. Bagaimanakah Islam memandang hal tersebut?

Rabu, 29/08/2018 23:09 0

Indonesia

Din Syamsuddin Tegaskan Gerakan #2019GantiPresiden Tak Boleh Dihalang-halangi

Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Din Syamsuddin turut menyesalkan persekusi yang menimpa beberapa aktivis gerakan #2019gantipresiden.

Rabu, 29/08/2018 22:59 0

Indonesia

Biarkan Terjadi Persekusi, Romo Syafii Minta Kapolri Copot Kapolda Riau dan Jatim

Anggota Komisi III DPR RI, Romo Syafii menekankan bahwa dengan pembiaran kasus persekusi, aparat sedang melakukan pelanggaran hukum.

Rabu, 29/08/2018 22:51 0

Indonesia

Jadi Cawapres Jokowi, KH Ma’ruf Amin Berhenti dari Ketua Umum MUI

Pasca ditetapkan sebagai Cawapres Jokowi, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma'ruf Amin dinyatakan nonaktif dari jabatan Ketua Umum MUI

Rabu, 29/08/2018 22:42 0

Indonesia

Ada Potensi Perpecahan Sosial Jelang Pemilu 2019

Ada Potensi Perpecahan Sosial Jelang Pemilu 2019

Rabu, 29/08/2018 20:04 0

Indonesia

MUI: Hukum Mubah Vaksin MR Hanya Sementara

MUI: Hukum Mubah Vaksin MR Hanya Sementara

Rabu, 29/08/2018 17:58 0

Indonesia

Pakar Hukum: Persekusi Aktivis #2019GantiPresiden Dipengaruhi Imbauan Berantem dari Jokowi

Imbauan Jokowi kepada pendukungnya untuk berani jika diajak berantem dinilai mempengaruhi persekusi yang dialami aktivis #2019GantiPresiden

Rabu, 29/08/2018 16:42 0

Indonesia

GNPF Ulama: Aktivis 2019 Ganti Presiden Diperlakukan Seperti Teroris, Dimana Keadilan?

GNPF Ulama: Aktivis 2019 Ganti Presiden Diperlakukan Seperti Teroris, Dimana Keadilan?

Rabu, 29/08/2018 16:26 0

Indonesia

Pakar Hukum Pidana: Yang Makar Itu OPM, Bukan Gerakan #2019GantiPresiden

Yang makar OPM, itu jelas, bukan gerakan 2019GantiPresiden

Rabu, 29/08/2018 16:06 0

Close