... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ingin Serang Idlib, Rusia Minta DK PBB Kumpul

Foto: Rapat DK PBB/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Washington – Rusia terus melakukan upaya-upaya untuk memfasilitasi dan melegalkan operasi militer terhadap Idlib. Yang terbaru, Moskow memanfaatkan posisinya di Dewan Keamanan (DK) PBB untuk memaksa lembaga polisi dunia itu menggelar sidang darurat membahas Idlib.

Menlu Rusia, Sergei Ryakov, mengatakan dalam konferensi pers pada Selasa (28/08) bahwa negaranya meminta DK PBB menggelar pertemuan darurat untuk membahas situasi terakhir di Idlib. Pertemuan ini diagendakan digelar Selasa malam.

Agenda pertemuan ini membahas tuduhan Rusia terhadap faksi-faksi oposisi. Sekutu Assad itu menuding oposisi di Idlib tengah mempersiapkan serangan kimia.

“Organisasi Jabhah Nusrah (baca: Hai’ah Tahrir Al-Syam) yang terlarang di Suriah sedang mempersiapkan operasi berbahaya di Idlib menggunakan bahan kimia yang mengandung klorin. Kemudian Relawan White Helmet di organisasi itu akan menuduh Damaskus menggunakan senjata ini,” kata Ryakov kepada wartawan.

Dia menambahkan bahwa skenario ini bertujuan mengarahkan Barat melakukan agresi militer terhadap rezim Assad.

Moskow mempromosikan serangan kimia di pedesaan Idlib, bersamaan dengan mobilisasi pasukan pasukan Assad untuk memulai operasi militer terhadap kota itu.

Sebelumnya, Rusia juga melakukan skenario seakan-akan Barat bersiap menyerang rezim Assad. Hal serupa dilakukan dalam serangan-serangan sebelumnya ke wilayah oposisi Suriah.

Selain kekuatan militer, Rusia menggunakan kebohongan-kebohongan untuk membenarkan menyerang wilayah oposisi. PBB maupun Barat mengamini kebohongan tersebut. Tak ada reaksi dari mereka ketika Rusia dan Assad membantai oposisi, kecuali hanya pernyataan.

BACA JUGA  DK PBB Akan Voting Dua Proposal terkait Idlib

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Keputusan Komisi Fatwa MUI Soal Vaksin Maesless Rubella Tak Dapat Diintervensi

Keputusan Komisi Fatwa MUI Soal Vaksin MR Tak Dapat Diintervensi

Selasa, 28/08/2018 19:14 1

Feature

Senja Ceria di Bekas Danau Purba

Sore yang cerah. Matahari menyemburat dari langit Barat, membelai warga Sembalun Bumbung, Lombok Timur, pengujung Agustus 2018.

Selasa, 28/08/2018 18:18 0

Indonesia

Tagar 2019 Ganti Presiden Bukan Makar

Tagar 2019 Ganti Presiden Bukan Makar

Selasa, 28/08/2018 17:54 1

Indonesia

Wasekjen Demokrat: #2019GantiPresiden Gerakan Santun, Kenapa Harus Takut?

Wakil Sekjend Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menegaskan bahwa gerakan #2019GantiPresiden saat ini berjalan dengan santun.

Selasa, 28/08/2018 17:45 0

Indonesia

Mengaku Dipersekusi, Begini Kesaksian Para Aktivis #2019GantiPresiden 

Neno Warisman, Ahmad Dhani, Cak Alang dan sejumlah aktivis #2019GantiPresiden lainnya mengadukan tindakan persekusi yang mereka terima kepada anggota DPR RI.

Selasa, 28/08/2018 17:43 0

Indonesia

Gelar LDK FEST 2018, FSLDK Solo Raya Perkuat Relasi Elemen Dakwah

FSLDK Solo Raya bekerja sama dengan LDK Al Imam Stikes Kusuma Husada Surakarta menggelar LDK FEST 2018

Selasa, 28/08/2018 17:38 0

Indonesia

Warga Palestina Saja Bantu Korban Gempa Lombok, Bagaimana Kita?

Kendati gempa Lombok belum menjadi bencana nasional, sejumlah lembaga kemanusiaan internasional sudah turut andil dalam banana gempa bumi di Pulau Lombok dan Sumbawa. Tak ketinggalan, warga Gaza Palestina yang diblokade penjajah Israel turut berikan donasi kepada warga Lombok.

Selasa, 28/08/2018 17:07 0

Indonesia

KISPA Bawa Titipan Donasi Rakyat Gaza untuk Korban Gempa Lombok

“Kali pertama ketika saya ke Lombok, selain menyampaikan bantuan kaum muslimin dari dalam negeri, kami juga menyampaikan bantuan dari rakyat Gaza Palestina untuk korban gempa Lombok,” ujarnya saat ditemui wartawan Kiblat.net setibanya di Bandara Lombok Praya, Lombok tengah.

Selasa, 28/08/2018 17:01 0

Indonesia

Negara Langgar HAM Jika Biarkan Aktivis #2019GantiPresiden Dipersekusi

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menegaskan bahwa negara bisa melakukan pelanggaran HAM dalam kasus persekusi aktivis #2019GantiPresiden

Selasa, 28/08/2018 17:00 0

Indonesia

Aktivis #2019GantiPresiden Dipersekusi, Maneger: Di Mana Kepolisian?

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menanggapi persekusi yang dialami oleh aktivis gerakan #2019GantiPresiden.

Selasa, 28/08/2018 16:46 0

Close