... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ijtima GNPF Ulama Jilid II Digelar September, Bahas Kontrak Politik untuk Prabowo

Foto: Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional GNPF Ulama pada 27-29 Juli 2018

KIBLAT.NET, Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Tokoh Nasional akan kembali menggelar ijtima pada September mendatang. Acara tersebut akan membahas komitmen atau kontrak politik yang akan diajukan untuk Prabowo, sebagai calon presiden yang direkomendasikan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional pertama.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali digelar Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional jilid dua. “InsyaAllah akan ada Ijtimak ulama dua, antara awal-awal hingga pertengahan September insyaAllah,” ujarnya saat ditemui di Kantor MUI Pusat Jakarta, Selasa (28/08/2018).

Ijtima Ulama da Tokoh Nasional jilid dua nantinya akan membahas kembali rekomendasi bidang politik, yang gagal diwujudkan. Seperti diketahui, Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional lalu menelurkan rekomendasi bidang politik dengan mendukung Prabowo sebagai calon presiden, dan merekomendasikan Dr. Salim Segaf Al Jufrie atau Ustadz Abdul Shomad sebagai pendampingnya. Pada akhirnya, Prabowo justeru memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres.

“Ulama akan kembali merundingkan apa sikap yang nanti diambil umat,” ujar Yusuf Martak.

“Kita hormati mekanisme para ulama dan tokoh nasional dalam ijtima yang kedua. Nanti di situlah dibahas semuanya untuk memutuskan bagaimana kelanjutan dari dukungan yang telah diberikan kepada Capres Prabowo,” terangnya.

Ijtima kedua, lanjut Yusuf, nantinya juga akan membahas komitmen yang akan ditawarkan kepada Prabowo. “Kita akan sulit untuk memberikan dukungan tanpa orang yang kita dukung membuat suatu kesepakatan dengan para ulama dan tokoh nasional, karena itu kan menyangkut amanah para ulama dan ummat kita,” ungkapnya.

BACA JUGA  Menpora Jadi Tersangka KPK

Yusuf pun memastikan ijtimak jilid dua nanti tidak akan memunculkan calon baru. Sebab, pendaftaran pasangan calon sudah ditutup, sehingga dapat dipastikan hanya ada dua paslon yang akan bersaing pada pilpres 2019 nantinya.

GNPF Ulama tak akan menyodorkan komitmen yang disetujui dalam ijtimak jilid dua nanti kepada Jokowi dan Makruf Amin, pasangan yang jadi lawan Prabowo di Pemilu Presiden 2019. “Jadi kita membahas ulang dalam ijtimak yang kedua, hasil ijtimak yang pertama di mana capresnya adalah Prabowo,” ujar Yusuf.

“Yang jelas, ijtimak itu diadakan dengan semangat pergantian presiden di 2019,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Puluhan Ribu Lebah Kerubuti Stan Hot Dog di New York

Petugas Michael Lauriano, berusaha mendekati kumpulan lebah dengan peralatan pelindung lengkap, termasuk helm jaring. Lauriano membutuhkan 45 menit untuk mengosongkan lebah dengan hati-hati.

Rabu, 29/08/2018 10:00 0

Video Kajian

Punya Anak, Tapi Dianggap Mandul ? – Ust. Oemar Mita, Lc.

KIBLAT.NET – Ada sebuah keluarga yang punya banyak keturunan, tapi Rasulullah anggap keluarga tersebut sebagai...

Rabu, 29/08/2018 09:07 0

Suriah

Ingin Serang Idlib, Rusia Minta DK PBB Kumpul

Dia menambahkan bahwa skenario ini bertujuan mengarahkan Barat melakukan agresi militer terhadap rezim Assad.

Rabu, 29/08/2018 09:01 0

Suriah

Pejuang Idlib Mobilisasi Pasukan ke Garis Kontak dengan Militer Rezim

Tidak jelas apa tahapan selanjutnya di Idlib, karena situasinya masih belum jelas di tengah pembicaraan yang sedang berlangsung antara Rusia dan Turki.

Rabu, 29/08/2018 07:38 0

Rusia

Gandeng Cina dan Mongol, Rusia Akan Gelar Latihan Militer Terbesar

“Ini akan menjadi latihan militer terbesar yang digelar oleh Rusia sejak 1981,” kata Shoigu seperti dilansir Reuters.

Rabu, 29/08/2018 06:33 0

Amerika

Hakim Sudah Pensiun, Sidang Kasus 9/11 Belum Juga Usai

Hakim militer AS yang mengawasi jalannya persidangan kasus lima terduga pelaku serangan 9/11 telah pensiun. Demikian kata Pentagon pada Senin (27/08/2018).

Selasa, 28/08/2018 21:20 0

Amerika

AS Lanjut Penjualan Jet F-35 Jika Turki Batal Beli Rudal S-400 Rusia

Anggota parlemen AS mengatakan bahwa Rusia dapat mengumpulkan intelijen pada teknologi F-35 melalui sistem S-400.

Selasa, 28/08/2018 20:45 0

Eropa

Kekerasan terhadap Muslim Rohingya Difasilitasi Pemerintah Myanmar

Pada 25 Agustus 2017, Myanmar melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap minoritas etnis Muslim, menewaskan hampir 24.000 warga sipil dan memaksa 750.000 orang lainnya melarikan diri ke Bangladesh.

Selasa, 28/08/2018 20:20 0

Feature

Senja Ceria di Bekas Danau Purba

Sore yang cerah. Matahari menyemburat dari langit Barat, membelai warga Sembalun Bumbung, Lombok Timur, pengujung Agustus 2018.

Selasa, 28/08/2018 18:18 0

Palestina

Israel Perluas “Tembok Ratapan”, Tanah Al-Aqsha Terancam

Departemen Wakaf Islam dan Al-Aqsa pun mengutuk keputusan Israel tersebut.

Selasa, 28/08/2018 15:30 0

Close