... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Din Syamsuddin Tegaskan Gerakan #2019GantiPresiden Tak Boleh Dihalang-halangi

Foto: Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof. Din Syamsuddin

KIBLAT.NET, Jakarta- Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Din Syamsuddin turut menyesalkan persekusi yang menimpa beberapa aktivis gerakan #2019gantipresiden. Dia mengatakan, sah-sah saja jika ada kelompok masyarakat yang mengemukakan aspirasi.

“Menurut hemat saya itu sah adanya sesuai dengan konstitusi khususnya pasal 28 tenteng kebebasan berkelompok dan berserikat temasuk juga untuk menyatakan pendapat,”kata Din Syamsuddin kepada wartawan di Jakarta Pusat pada Rabu (29/08/2018).

“Maka oleh karena itu harus dimungkinkan dan tidak boleh untuk dihalang-halangi. Saya kira pelarangan, penghadangan apalagi dalam bentuk persekusi adalah hal yang bertentangan dengan konstitusi dan melanggar konstitusi kita,”lanjutnya.

Pria kelahiran Sumbawa ini juga menyebut penghadangan dan pelarangan tersebut tidak seharusnya dilakukan oleh pihak manapun. Dia kemudian berpesan kepada kedua belah pihak baik pendukung gerakan #2019gantipresiden maupun pendukung Jokowi untuk tidak saling mengumbar kebencian.

“Pemilu pilpres adalah cara beradab untuk mengatasi kebiadaban. Jangan sampai kita tempuh dengan cara yang tidak berdab semacam itu.Saya termasuk yang menyesalkan adanya persekusi, penghadangan dan penghalangan pada suatu kelompok yang ingin menyuarakan pendapatnya,”ujar Din.

Terkait keterlibatan aparat dalam penghadangan beberapa waktu lalu, Din menekankan sekali lagi bahwa aparat negara harus tetap netral dan professional.

“Jelas, aparat negara siapa pun pemerintahnya harus juga netral,”pungkas Din.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Survei: 40 Persen Orang Amerika Alami Kesulitan Ekonomi

Sekitar 39,4% orang dewasa mengatakan keluarga mereka mengalami kesulitan memenuhi setidaknya satu kebutuhan dasar dalam makanan, perawatan kesehatan, perumahan, atau utilitas tahun lalu.

Rabu, 29/08/2018 15:02 0

Amerika

Delegasi Keamanan dan Intelijen AS Kunjungi Damaskus Diam-diam

Sumber regional mengatakan kepada Reuters sebagian besar rincian dalam laporan Al-Akhbar tersebut benar.

Rabu, 29/08/2018 14:44 0

China

Begini Alasan China Karantina 1 Juta Lebih Muslim Uighur

Pemerintah Xi Jinping memutuskan untuk menyatakan Islam sebagai “penyakit ideologis menular” dan mengkarantina 1 juta orang Uighur di kamp-kamp pendidikan ulang.

Rabu, 29/08/2018 11:38 0

Amerika

Puluhan Ribu Lebah Kerubuti Stan Hot Dog di New York

Petugas Michael Lauriano, berusaha mendekati kumpulan lebah dengan peralatan pelindung lengkap, termasuk helm jaring. Lauriano membutuhkan 45 menit untuk mengosongkan lebah dengan hati-hati.

Rabu, 29/08/2018 10:00 0

Video Kajian

Punya Anak, Tapi Dianggap Mandul ? – Ust. Oemar Mita, Lc.

KIBLAT.NET – Ada sebuah keluarga yang punya banyak keturunan, tapi Rasulullah anggap keluarga tersebut sebagai...

Rabu, 29/08/2018 09:07 0

Suriah

Ingin Serang Idlib, Rusia Minta DK PBB Kumpul

Dia menambahkan bahwa skenario ini bertujuan mengarahkan Barat melakukan agresi militer terhadap rezim Assad.

Rabu, 29/08/2018 09:01 0

Suriah

Pejuang Idlib Mobilisasi Pasukan ke Garis Kontak dengan Militer Rezim

Tidak jelas apa tahapan selanjutnya di Idlib, karena situasinya masih belum jelas di tengah pembicaraan yang sedang berlangsung antara Rusia dan Turki.

Rabu, 29/08/2018 07:38 0

Rusia

Gandeng Cina dan Mongol, Rusia Akan Gelar Latihan Militer Terbesar

“Ini akan menjadi latihan militer terbesar yang digelar oleh Rusia sejak 1981,” kata Shoigu seperti dilansir Reuters.

Rabu, 29/08/2018 06:33 0

Amerika

Hakim Sudah Pensiun, Sidang Kasus 9/11 Belum Juga Usai

Hakim militer AS yang mengawasi jalannya persidangan kasus lima terduga pelaku serangan 9/11 telah pensiun. Demikian kata Pentagon pada Senin (27/08/2018).

Selasa, 28/08/2018 21:20 0

Amerika

AS Lanjut Penjualan Jet F-35 Jika Turki Batal Beli Rudal S-400 Rusia

Anggota parlemen AS mengatakan bahwa Rusia dapat mengumpulkan intelijen pada teknologi F-35 melalui sistem S-400.

Selasa, 28/08/2018 20:45 0

Close