... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hakim Sudah Pensiun, Sidang Kasus 9/11 Belum Juga Usai

Foto: Serangan 9/11

KIBLAT.NET, Washington – Hakim militer AS yang mengawasi jalannya persidangan kasus lima terduga pelaku serangan 9/11 telah pensiun. Demikian kata Pentagon pada Senin (27/08/2018).

Pensiunnya Hakim Angkatan Darat Kolonel James Pohl memungkinkan penanganan kasus akan bergerak lamban.

Lima terdakwa, ​​termasuk Khalid Sheikh Mohammed yang disebut sebagai dalang serangan, telah dikurung di penjara militer Teluk Guantanamo selama bertahun-tahun. Dia mendapat tuduhan pertama kali pada tahun 2008.

Namun, tuntutan hukum yang tak kunjung henti, masalah dengan proses pengadilan militer dan masalah yang berasal dari bukti yang diperoleh di bawah intimidasi terhadap mereka membuat proses pengadilan seolah berjalan tak berujung.

Setelah bertahun-tahun penundaan, masih belum jelas kapan persidangan mereka akan dimulai. Pohl akan digantikan oleh Kolonel Laut Keith Parrella.

“Pada tanggal 30 September, masa bakti Kolonel Pohl akan berakhir, dan dia membuat keputusan pribadi untuk tidak meminta tambahan,” kata Letnan Kolonel Chris Logan, seorang juru bicara Pentagon, kepada AFP.

Sejak lima terdakwa 9/11 pertama kali dituntut, kasus penyiksaan dan dugaan pelanggaran -termasuk klaim pemerintah memata-matai tim pertahanan- telah memperburuk proses persidangan.

Menurut Miami Herald, yang pertama kali melaporkan pensiun Pohl, Parrella telah menjadi hakim militer hanya selama tiga tahun. Dia perlu memeindai bertahun-tahun jalannya sidang dan ribuan halaman transkrip untuk menjalankan kasus yang rumit ini.

BACA JUGA  Kematian Soleimani Justru Membuat Posisi Donald Trump Terpojok

Pada bulan Mei, AS mengumumkan pemindahan pertama seorang tahanan dari pusat penahanan Teluk Guantanamo sejak Donald Trump terpilih.

Militer AS mengatakan transfer Ahmed Muhammed Haza al-Darbi ke Arab Saudi membuat populasi tahanan turun menjadi 40. Terakhir kali seorang tahanan meninggalkan fasilitas di Kuba pada 19 Januari 2017, sehari sebelum Trump dilantik.

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Keputusan Komisi Fatwa MUI Soal Vaksin Maesless Rubella Tak Dapat Diintervensi

Keputusan Komisi Fatwa MUI Soal Vaksin MR Tak Dapat Diintervensi

Selasa, 28/08/2018 19:14 1

Feature

Senja Ceria di Bekas Danau Purba

Sore yang cerah. Matahari menyemburat dari langit Barat, membelai warga Sembalun Bumbung, Lombok Timur, pengujung Agustus 2018.

Selasa, 28/08/2018 18:18 0

Indonesia

Tagar 2019 Ganti Presiden Bukan Makar

Tagar 2019 Ganti Presiden Bukan Makar

Selasa, 28/08/2018 17:54 1

Indonesia

Wasekjen Demokrat: #2019GantiPresiden Gerakan Santun, Kenapa Harus Takut?

Wakil Sekjend Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menegaskan bahwa gerakan #2019GantiPresiden saat ini berjalan dengan santun.

Selasa, 28/08/2018 17:45 0

Indonesia

Mengaku Dipersekusi, Begini Kesaksian Para Aktivis #2019GantiPresiden 

Neno Warisman, Ahmad Dhani, Cak Alang dan sejumlah aktivis #2019GantiPresiden lainnya mengadukan tindakan persekusi yang mereka terima kepada anggota DPR RI.

Selasa, 28/08/2018 17:43 0

Indonesia

Gelar LDK FEST 2018, FSLDK Solo Raya Perkuat Relasi Elemen Dakwah

FSLDK Solo Raya bekerja sama dengan LDK Al Imam Stikes Kusuma Husada Surakarta menggelar LDK FEST 2018

Selasa, 28/08/2018 17:38 0

Indonesia

Warga Palestina Saja Bantu Korban Gempa Lombok, Bagaimana Kita?

Kendati gempa Lombok belum menjadi bencana nasional, sejumlah lembaga kemanusiaan internasional sudah turut andil dalam banana gempa bumi di Pulau Lombok dan Sumbawa. Tak ketinggalan, warga Gaza Palestina yang diblokade penjajah Israel turut berikan donasi kepada warga Lombok.

Selasa, 28/08/2018 17:07 0

Indonesia

KISPA Bawa Titipan Donasi Rakyat Gaza untuk Korban Gempa Lombok

“Kali pertama ketika saya ke Lombok, selain menyampaikan bantuan kaum muslimin dari dalam negeri, kami juga menyampaikan bantuan dari rakyat Gaza Palestina untuk korban gempa Lombok,” ujarnya saat ditemui wartawan Kiblat.net setibanya di Bandara Lombok Praya, Lombok tengah.

Selasa, 28/08/2018 17:01 0

Indonesia

Negara Langgar HAM Jika Biarkan Aktivis #2019GantiPresiden Dipersekusi

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menegaskan bahwa negara bisa melakukan pelanggaran HAM dalam kasus persekusi aktivis #2019GantiPresiden

Selasa, 28/08/2018 17:00 0

Indonesia

Aktivis #2019GantiPresiden Dipersekusi, Maneger: Di Mana Kepolisian?

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menanggapi persekusi yang dialami oleh aktivis gerakan #2019GantiPresiden.

Selasa, 28/08/2018 16:46 0

Close